Menekan Overtourism, Amsterdam Batasi Operasional Airbnb

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pengunjung menikmati minumannya saat berada di kafe yang baru dibuka kembali setelag ditutup akibat pandemi COVID-19 di Leidseplein Square, Amsterdam, Belanda, 1 Juni 2020. REUTERS/Eva Plevier

    Sejumlah pengunjung menikmati minumannya saat berada di kafe yang baru dibuka kembali setelag ditutup akibat pandemi COVID-19 di Leidseplein Square, Amsterdam, Belanda, 1 Juni 2020. REUTERS/Eva Plevier

    TEMPO.CO, JakartaAmsterdam telah mengalami lonjakan pariwisata massal. Situasi yang biasa disebut overtourism itu menyebabkan masalah.

    Pemerintah Amsterdam lalu mengambil langkah, termasuk melarang penyewaan Airbnb di tiga kawasan pusat bersejarah atau kota tua, yaitu Burgwallen Oude Zijde, Burgwallen Nieuwe Zijde, dan Grachtengordel-Zuid, sebagaimana dikutip dari Travel and Leisure, belum lama ini.

    Bila pelancong mencari penginapan Airbnb di Amsterdam, tak akan mungkin menemukan dekat pusat kota. Pemerintah telah menetapkan larangan itu berlaku pada Rabu, 1 Juli 2020.

    Baca: Gara-Gara Turis Terlalu Bising, Amsterdam Atur Ulang Pariwisata

    Menurut pernyataan, misalnya di daerah lain kawasan Amsterdam, tuan rumah Airbnb harus mendapat izin menyewakan rumah untuk turis. Tetapi, maksimum hanya 30 hari per-tahun untuk grup pelancong tidak lebih dari empat orang, sebagaimana dilaporkan Reuters.

    Pariwisata massal dianggap menjadi beban baru untuk Amsterdam. Pemerintah kota itu pun mendorong untuk hanya menerima turis berkualitas.

    "Ada 1 dari 15 rumah di Amsterdam ditawarkan secara daring (online). Rumah di berbagai platform sewa telah meningkat lima kali lipat, menjadi sekitar 25.000 iklan per-bulan," menurut pernyataan pemerintah. Peningkatan penyewaan rumah untuk wisata dianggap berdampak semakin negatif untuk kualitas hidup di seluruh Amsterdam.

    Pilihan untuk menetapkan larangan baru untuk Airbnb bersumber jajak pendapat penduduk dan organisasi lokal. Adapun 75 persen mendukung larangan itu beberapa wilayah kota. "Sebagian dari pelarangan itu masih jauh dari cukup," kata Wakil Wali Kota Amsterdam Laurens Ivens.

    Ia menjelaskan, saat ini penyewaan rumah berbasis jaringan daring itu sudah tidak boleh lagi karena peraturan yang sudah ditetapkan. "Mereka melihat lebih banyak larangan untuk sewa liburan di seluruh kota," ujarnya.

    Setelah ada peraturan tentang larangan itu, tuan rumah Airbnb di kawasan mana pun di Amsterdam harus menyerahkan laporan kepada pemerintah. Hal itu terkait laporan setiap kali rumah mereka disewakan.

    Menurut pihak Airbnb, 95 persen daftar mitra mereka di Amsterdam berada di luar zona terlarang, yang ditetapkan oleh pemerintah kota.

    TRAVEL AND LEISURE | REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa Efek Buruk Asupan Gula Berlebih Selain Jadi Penyebab Diabetes dan Stroke

    Sudah banyak informasi ihwal efek buruk asupan gula berlebih. Kini ada satu penyakit lagi yang bisa ditimbulkan oleh konsumsi gula berlebihan.