Di Sumatera Barat Ada Hotel Bebas Covid-19, Apa Maksudnya?

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Hotel (pixabay.com)

    Ilustrasi Hotel (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memberikan sertifikat bebas Covid-19 pada 23 hotel berbintang di sana. Sertifikat tersebut menjadi bukti seluruh karyawan di hotel tersebut telah menjalani tes swab dan hasilnya negatif Covid-19.

    "Hotel-hotel ini mendapatkan sertifikat dan dipasang stiker sebagai tanda bebas Covid-19," kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat, Novrial di Padang, Rabu 1 Juli 2020. "Dengan begitu, para tamu bisa mengetahui keamanan di hotel itu."

    Pemasangan stiker dan sertifikat bebas Covid ini, menurut Novrial, dilakukan demi memberikan rasa aman dan nyaman kepada tamu hotel dan wisatawan yang hendak menginap di Sumatera Barat. Hotel yang mendapatkan sertifikat dan dipasangi stiker bebas Covid-19 itu adalah Pangeran Beach, Pangeran City, Hotel UNP, Amaris, Daima, Whiz Prime, Rocky Plaza, ION Hotel Padang.

    Ada pula Grand Zuri, Fave, Ibis, Hotel Padang, Hayam Wuruk, Mercure, Kryad Bumiminang, The Axana, Grand Inna, Bunda, Cavery Beach, Mariani Hotel, Oxville, Imelda, dan Parkside Nuansa Maninjau. Novrial mengatakan pemerintah tidak memaksa wisatawan untuk menginap di hotel-hotel tersebut, melainkan memberi alternatif kepada wisatawan. "Kalau ingin menginap di hotel 'bebas' Covid-19 tersedia Sumatera Barat."

    Pemasangan stiker tanda karyawan hotel bebas Covid-19 di Padang, Sumatera Barat. Foto: Antaranews

    Wakil Ketua Indonesia Hotel General Manager Association atau IHGMA chapter Sumatera Barat, Fadjri Roesman mengatakan tes swab untuk pegawai hotel itu sudah dilakukan sejak Senin, 29 Juni 2020. "Ada delapan hotel yang mengirimkan seluruh karyawannya untuk mengikuti tes swab," kata Fadjri yang juga General Manager Kyriad Bumiminang.

    Sertifikat bebas Covid-19 yang diberikan kepada hotel, menurut dia, tidaklah cukup. Para pengelola hotel, Fadjri menambahkan, juga berkomitmen dalam memberikan pelayanan sesuai protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona.

    Standar itu di antaranya pengukuran suhu tubuh bagi tamu dan wisatawan yang datang, menyediakan fasilitas mancuci tangan, dan wajibme makai masker di tempat umum. Selama memasuki masa new normal, dia Fadjri mengatakan, gelombang wisatawan mulai datang. Mereka tak hanya berasal dari Provinsi Sumatera Barat, tapi ada yang dari Jakarta bahkan wisatawan mancanegara yang berselancar di Mentawai.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa Efek Buruk Asupan Gula Berlebih Selain Jadi Penyebab Diabetes dan Stroke

    Sudah banyak informasi ihwal efek buruk asupan gula berlebih. Kini ada satu penyakit lagi yang bisa ditimbulkan oleh konsumsi gula berlebihan.