Ready for Safe Tourism, Agar Warga Patuh Protokol Kesehatan

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pelaku usaha wisata di Yogyakarta mengkampanyekan wisata aman virus corona dengan berbagai syarat menuju Ready for Safe Tourism. TEMPO | Muh. Syaifullah

    Sejumlah pelaku usaha wisata di Yogyakarta mengkampanyekan wisata aman virus corona dengan berbagai syarat menuju Ready for Safe Tourism. TEMPO | Muh. Syaifullah

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Meskipun Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih dalam tanggap darurat Covid-19, namun kegiatan wisata sudah mulai bergerak. Para pelaku wisata di DIY mengkampanyekan "Ready for Safe Tourism", agar masyarakat patuh terhadap protokol kesehatan.

    “Banyak sekali orang yang sudah mulai berkumpul untuk beraktivitas di luar, terutama di pusat-pusat kota dan objek wisata di Yogyakarta. Kami melihat adanya kerinduan masyarakat untuk dapat kembali berwisata di Yogyakarta," kata Direktur Utama PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, Edy Setijono, saat kampanye wisata aman dari virus corona di Tugu Pal Putih, Yogyakarta l, Ahad, 28 Juni 2020.

    Namun, sayangnya, kata dia masih banyak pula masyarakat yang abai dalam penerapan protokol new normal. Agar warga sadar dan menerapkan protokol kesehatan, PT TWC bekerja sama dengan Grab Indonesia dan Direktorat Pengamanan Objek Vital Polda DIY, serta didukung oleh Telkom Indonesia dan Pertamina mengadakan kegiatan kampanye "Ready for Safe Tourism".

    Baca: Bagaimana Bus Sewaan Beroperasi dengan Protokol Kesehatan

    Ready for Safe Tourism merupakan gerakan yang diinisiasi oleh TWC, untuk mengajak masyarakat berperan aktif bersama dalam penerapan protokoler kesehatan di tempat umum, terutama pada titik-titik kumpul atau objek pariwisata di Yogyakarta.

    Kampanye Ready for Safe Tourism diramaikan dengan konvoi menggunakan GrabWheels yang diikuti oleh 50 peserta dari PT TWC, Grab, PAM Obvit dan BUMN lainnya. 

    Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut menerapkan protokol kesehatan, seperti pengecekan suhu badan peserta sebelum mulai beraktivitas, wajib menggunakan masker dan tetap physical distancing.

    Rute konvoi dimulai dari Universitas Gajah Mada menuju Tugu Pal Putih, Titik Nol Yogyakarta dan berakhir di Pagelaran Alun-Alun Utara Yogyakarta. 

    Pada setiap titik pemberhentian, warga dapat  berpartisipasi untuk ikut kampanye protokol new normal dengan mengunggah foto pada virtual photobooth yang telah disediakan. Setelah itu, warga dapat mengunggahnya ke media sosial masing-masing untuk mendapatkan hadiah menarik. 

    Sejumlah pelaku usaha wisata di Yogyakarta mengkampanyekan wisata aman virus corona dengan berbagai syarat menuju Ready for Safe Tourism. TEMPO | Muh. Syaifullah

    Direktur Pengamanan Obyek Vital Polda DIY Komisaris Besar Achmadi mengajak kepada seluruh warga untuk mendukung program pemerintah dalam upaya melaksanakan New Normal di setiap sendi kehidupan, salah satunya adalah dunia pariwisata. 

    "Marilah kita turut mendukung upaya pemerintah dalam memberantas pandemi Covid-19, agar Indonesia dapat segera terbebas dari pandemi dan kehidupan berjalan normal kembali, termaksud sektor pariwisata," kata dia.

    MUH SYAIFULLAH 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    18 Lembaga akan Dibubarkan Jokowi, Moeldoko Singgung 3

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi sebut akan ada 18 lembaga yang akan dibubarkan. Di kesempatan lain, Moeldoko singgung 3 lembaga.