Orang Jepang Contoh Gedung di Jakarta Saat Bangun Pencakar Langit

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana Car Free Day pertama di masa pandemi di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Ahad, 21 Juni 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Suasana Car Free Day pertama di masa pandemi di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Ahad, 21 Juni 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Negara Jepang diketahui memiliki teknologi yang mumpuni. Di sana akses internet begitu cepat, sarana transportasi yang memadai dan tepat waktu, serta berbagai fasilitas mutakhir. Namun ada satu hal di mana Jepang mencontoh apa yang ada di Indonesia.

    Pemandu tur virtual Agnes Felicia mengatakan ada satu gedung di Jakarta yang menjadi contoh bagi orang Jepang saat akan membuat gedung pencakar langit di sana. Gedung itu adalah Wisma Nusantara yang merupakan proyek pencakar langit pertama dengan ketinggian mencapai 117 meter.

    "Wisma Nusantara ini menjadi proyek percontohan Jepang untuk membangun pencakar langit," kata Agnes Felicia dalam tur virtual peringatan Hari Ulang Tahun atau HUT DKI Jakarta ke-493 bersama perusahaan teknologi pariwisata Atourin dan Wisata Kreatif pada Kamis, 25 Juni 2020.

    Wisma Nusantara dibangun atas gagasan Presiden Soekarno pada 1963. Pembangunannya menggunakan biaya dari pemerintah Jepang setelah masa kolonial. "Ini cikal bakal kontribusi Jepang ke Indonesia," ucap Agnes Felicia.

    Salah satu hal yang menjadikan gedung ini contoh bagi orang Jepang adalah aspek ketahanan terhadap gempa. Letak Gedung Wisma Nusantara bersebelahan dengan Hotel Pullman Jakarta. "Dulu namanya President Hotel dan sebagian besar tamunya adalah pebisnis Jepang," tutur Agnes.

    Selain menjadi percontohan bagi orang Jepang, Wisma Nusantara adalah gedung tertinggi pertama di Indonesia. Dari sana pengunjung bisa menikmati pemandangan Jakarta dan ada ruang observasi untuk mengamati Jakarta dari ketinggian.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.