Taman Hiburan Jepang Berumur 94 Tahun Akan Ditutup, Ini Gantinya

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kelompok sirkus sedang menggelar pertunjukan di area Taman Toshimaen. Foto: @toshimaen_official

    Kelompok sirkus sedang menggelar pertunjukan di area Taman Toshimaen. Foto: @toshimaen_official

    TEMPO.CO, JakartaTaman hiburan Toshimaen Jepang akan ditutup pada akhir Agustus tahun ini. Tempat rekreasi akan diubah menjadi taman hiburan Harry Potter pada 2023, sebagaimana dilaporkan Japan Times.

    Ketika Toshimaen ditutup nanti, tidak termasuk fasilitas sumber air panas. Taman hiburan yang berumur 94 tahun itu pun sempat ditutup sementara terkait pandemi virus corona (Covid-19). Kini taman hiburan itu sudah buka lagi, namun area berenang populer di taman hiburan itu masih ditutup.

    Taman hiburan itu terkenal dengan berbagai kolam renang, termasuk kolam yang luasnya 350 meter. Bentuknya seperti donat yang dianggap sebagai kolam renang pertama dunia yang airnya mengalir.

    Taman hiburan Toshimaen berdiri sebagai kawasan rekreasi pada 1926. Toshimaen termasuk salah satu taman hiburan terbesar di Tokyo. Ada sekitar 30 wahana dan atraksi, termasuk koleksi kuda-kudaan kayu yang dibuat di Jerman pada 1907. Kemudian dibawa ke taman itu tahun 1971.

    Menurut laporan Kyodo News, hanya sebagian dari area taman hiburan itu yang diubah bertema Harry Potter. Taman hiburan baru nanti berdasarkan film Harry Potter. Rencana akan dibuka sekitar pertengahan tahun 2023.

    Perusahaan bidang kereta api, Seibu Railway Company telah menandatangani kesepakatan untuk menjual sebagian besar dari area yang luasnya 22 hektare itu kepada Pemerintah Metropolitan Tokyo. Langkah itu sebagai rencana membangun taman baru yang juga akan digunakan sebagai ruang perlindungan darurat jika terjadi bencana.

    Perusahaan kereta api akan menyewakan sebagian tanah ke Itochu Corporation dan Warner Bros Entertainment Inc. mengelola taman hiburan Harry Potter.

    JAPAN TIMES | KYODO NEWS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.