Cara Sektor Jasa Tetap Ada Pemasukan Tunai di Masa Pandemi Covid

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Hotel (pixabay.com)

    Ilustrasi Hotel (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah sektor jasa mengalami kelesuan selama pandemi Covid-19. Industri pariwisata yang sebagian besar bergerak di bidang jasa diketahui sebagai sektor yang paling terpukul.

    Salah satu sektor jasa di bidang pariwisata adalah perhotelan. Jumlah wisatawan yang menurun drastis selama pandemi Covid-19 membuat tingkat hunian hotel juga anjlok. Sementara mereka tetap membutuhkan pemasukan untuk membayar biaya operasional, seperti listrik, air, dan gaji karyawan.

    Pemilik yang juga desainer busana pengantin pria dari Wong Hang Tailor, Samuel Wongso memperhatikan bagaimana sektor jasa berusaha bertahan dalam situasi yang sulit ini. "Di bisnis hotel misalnya, mereka berjualan voucher untuk mendapatkan uang tunai agar tetap berjalan," kata Samuel Wongso dalam bincang daring OPPO Find X2 Ultimate Talks di Jakarta, Kamis 4 Juni 2020.

    Terbukti, Samuel pun termasuk salah seorang yang tergiur membeli voucher hotel yang belum terpikir kapan dia akan menggunakannya. Menurut dia, strategi pemasaran seperti itu sangat tepat sekarang karena hampir semua orang ingin keluar rumah, ingin berlibur. Dan membeli voucher hotel dengan harga yang cukup terjangkau saat ini membuat mereka bisa berjalan-jalan dengan lebih hemat di masa depan.

    "Mereka yang berkecimpung dalam bisnis perencana pernikahan, seperti gedung, fotografi, dekorasi, berjualan seperti itu (voucher) untuk sementara ini," kata dia. Itu pula strategi yang diterapkan oleh Wong Hang Tailor. "Kami terinspirasi dari bisnis hotel yang menjaring klien dengan berjualan voucher."

    Selama pandemi Covid-19, Samuel Wongso menjelaskan, Wong Hang Tailor tidak merumahkan apalagi memberhentikan karyawan dari level office boy, petugas keamanan, penjahit, sampai divisi pemasaran. Mereka tetap bekerja dan digaji seperti biasa.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    18 Lembaga akan Dibubarkan Jokowi, Moeldoko Singgung 3

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi sebut akan ada 18 lembaga yang akan dibubarkan. Di kesempatan lain, Moeldoko singgung 3 lembaga.