Hari Ini Keraton Kasepuhan Cirebon Dibuka untuk Umum

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bangunan Keraton Kasepuhan yang dibangun oleh Panembahan Pakungwati I tahun 1529 di Cirebon, Jawa Barat, (26/1). Keraton kerajaan Islam ini merupakan perluasan dari Keraton Pakungwati yang dibangun oleh Pangeran Cakrabuana. TEMPO/Prima Mulia

    Bangunan Keraton Kasepuhan yang dibangun oleh Panembahan Pakungwati I tahun 1529 di Cirebon, Jawa Barat, (26/1). Keraton kerajaan Islam ini merupakan perluasan dari Keraton Pakungwati yang dibangun oleh Pangeran Cakrabuana. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Destinasi wisata sejarah dan budaya Keraton Kasepuhan Cirebon di Jawa Barat kembali dibuka untuk umum mulai hari ini, Sabtu 30 Mei 2020. Keraton Kasepuhan Cirebon sudah ditutup selama hampir tiga bulan karena wabah corona.

    "Keraton Kasepuhan Cirebon sudah buka kembali, baik untuk pelajar maupun umum," kata Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan Cirebon, Pangeran Raja Adipati (PRA) Arief Natadiningrat di Cirebon.

    Sultan Arief mengatakan wisatawan yang datang Keraton Kasepuhan Cirebon wajib menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus corona. Para pengunjung harus memakai masker, rajin mencuci tangan, dan membawa hand sanitizer.

    Patilasan Pangeran Cakra Buana di kawasan Keraton Kasepuhan Cirebon, Jawa Barat, (4/1). TEMPO/Rully Kesuma

    Untuk mencuci tangan, Arief Natadiningrat menjelaskan, pengurus Keraton Kasepuhan Cirebon telah menyediakan tempat cuci tangan untuk pengunjung.

    Sebelum wabah corona, hampir 1.000 wisatawan datang ke Keraton Kasepuhan Cirebon setiap hari. "Dalam sebulan jumlah wisatawan mencapai 15 ribu sampai 20 ribu orang dari berbagai daerah," kata dia.

    Arief Natadiningrat berharap pembukaan kembali Kompleks Keraton Kasepuhan Cirebon dapat membantu perekonomian masyarakat yang sehari-hari berjualan di kawasan wisata tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Benarkah Ada Jam Makan Yang Bikin Gemuk?

    Banyak cara untuk membuat berat badan menjadi ideal, contohnya waktu makan. Namun makan di jam yang salah bisa bikin gemuk.