Denyut Pariwisata Vietnam Dimulai dari Turis Domestik

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemandangan Gold Bridge atau Jembatan Emas di pegunungan Ba Na dekat Kota Danang, Vietnam, Rabu, 1 Agustus 2018. Sejak resmi dibuka untuk umum pada Juni lalu, kawasan ini langsung menjadi daya tarik utama para wisatawan. REUTERS/Kham

    Pemandangan Gold Bridge atau Jembatan Emas di pegunungan Ba Na dekat Kota Danang, Vietnam, Rabu, 1 Agustus 2018. Sejak resmi dibuka untuk umum pada Juni lalu, kawasan ini langsung menjadi daya tarik utama para wisatawan. REUTERS/Kham

    TEMPO.CO, JakartaPariwisata Vietnam mulai berdenyut. Negeri itu mulai menerima perjalanan pelancong domestik, seperti dilaporkan Channel News Asia. Sektor pariwisata bergegas memulihkan keadaan setelah merosot karena pandemi virus corona (Covid-19).

    Teluk Ha Long menjadi destinasi yang diminati para pelancong domestik ketika pembatasan dikendurkan. Ratusan orang bepergian menaiki perahu wisata, untuk mengunjungi karst yang merupakan situs warisan UNESCO di Teluk Ha Long.

    Mereka mulai pelesiran wisata alam pada, Sabtu, 16 Mei. Beberapa pelancong tetap mengikuti tata cara untuk membatasi jarak fisik.

    "Ini adalah pertama kali saya ke Ha Long setelah Covid-19. Saya datang ke sini karena ada banyak pemandangan yang indah," kata Duong Quang Hieu, 21 tahun, pelancong dari Provinsi Tuyen Quang.

    Menurut data, Vietnam memiliki 324 kasus virus corona. Tidak ada pasien yang meninggal dunia. Hal itu yang membuat para pelancong merasa aman berwisata.

    Ketika menghambat penyebaran virus corona, pariwisata Vietnam sempat anjlok dalam empat bulan tahun ini. Saat ini kegiatan pariwisata Vietnam tetap tertutup untuk turis mancanegara. Pemerintah Vietnam memanfaatkan pasar pelancong domestik karena mereka telah jenuh mengisolasi diri sekian lama.

    "Sangat menyenangkan untuk bepergian saat ini. Kami memiliki berbagai pilihan hotel," kata Phan Van Kien, pelancong dari Hanoi. Kien bersama keluarganya akan melakukan perjalanan domestik untuk sisa tahun ini. Sebab, seluruh rencana bepergian ke luar negeri telah dibatalkan karena masih sangat khawatir terkait virus corona.

    Pariwisata Vietnam telah meluncurkan promosi, yakni Vietnamese People Travel in Vietnam sejak pekan lalu. Kampanye promosi wisata domestik itu menawarkan layanan dengan harga yang wajar, menurut laporan Traveller.

    "Demi memikat pelancong domestik, hotel dan maskapai penerbangan telah memotong harga sebanyak setengahnya," kata Vu The Binh, Ketua Perhimpunan Agen Perjalanan Vietnam, yang juga Wakil Ketua Asosiasi Pariwisata Vietnam.

    Teluk Ha Long masih menjadi destinasi utama di Vietnam, usai pelonggaran karantina wilayah. Wisatawan domestik mengunjungi kawasan tersebut, usai karantina dibuka. Foto: @rjoey

    Binh menjelaskan, setelah program pelancong domestik itu, kemungkinan berlanjut untuk turis mancanegara. "Setelah program ini berakhir pada pertengahan Juli, kami akan memulai program lain. Kami mempromosikan pariwisata internasional, tergantung pada situasi virus (Covid-19)," ujarnya.

    CHANNEL NEWS ASIA | TRAVELLER


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    18 Lembaga akan Dibubarkan Jokowi, Moeldoko Singgung 3

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi sebut akan ada 18 lembaga yang akan dibubarkan. Di kesempatan lain, Moeldoko singgung 3 lembaga.