Kapal Pesiar Dilarang Sandar di Kepulauan Seychelles Sampai 2022

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana pantai di Mah Island yang terletak di Kepulauan Seychelles, Republik Seychelles. Foto: Wikipedia

    Suasana pantai di Mah Island yang terletak di Kepulauan Seychelles, Republik Seychelles. Foto: Wikipedia

    TEMPO.CO, Jakarta - Kapal pesiar kini dilarang bersandar di Kepulauan Seychelles yang terletak di lepas pantai Afrika Timur.

    Mengutip laporan Fox News, keputusan yang diambil pemerintah Seychelles itu terkait dengan wabah corona yang terjadi di berbagai negara. "Kapal pesiar baru boleh sandar di dermaga kami pada awal 2022," kata Menteri Pariwisata, Penerbangan Sipil, Pelabuhan dan Kelautan Seychelles, Didier Dogley.

    Kapal pesiar biasanya sandar di Pelabuhan Victoria. Kepulauan Seychelles adalah destinasi wisata populer karena memiliki alam yang indah. Pariwisata adalah roda penggerak ekonomi yang utama di negara ini.

    Meski begitu, pemerintah Seychelles memastikan punya anggaran yang cukup besar untuk menambal sektor pariwisata yang kini sedang terpuruk. Pemerintah juga dianggap mampu mengendalikan wabah corona di sana. Buktinya, negara kepulauan ini dilaporkan hanya memiliki sebelas kasus positif Covid-19 dan tiada pasien yang meninggal.

    Kepulauan Seychelles memiliki populasi penduduk sekitar 96 ribu jiwa. Pimpinan Eksekutif Otoritas Pelabuhan Seychelles, Rony Brutus mengatakan mematuhi ketentuan pemerintah tentang larangan sandar bagi kapal pesiar. "Kami yakin pemerintah telah menentukan langkah yang bijaksana untuk mengurangi dampak wabah corona," kata dia.

    FOX NEWS | TRAVEL AND LEISURE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.