Candi Borobudur Buka 8 Juni 2020: The New Normal Pariwisata, CHS

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto suasana Taman Wisata Candi Prambanan di Sleman, DI Yogyakarta, Jumat 20 Maret 2020. Pihak PT Taman Wisata Candi (TWC) menutup sementara Candi Borobudur, Candi Prambanan dan Candi Ratu Boko menutup sementara dari hari Jumat (20/3/2020) hingga Minggu (29/3/2020) untuk mencegah penyebaran virus Corona atau COVID-19 di destinasi pariwisata. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah

    Foto suasana Taman Wisata Candi Prambanan di Sleman, DI Yogyakarta, Jumat 20 Maret 2020. Pihak PT Taman Wisata Candi (TWC) menutup sementara Candi Borobudur, Candi Prambanan dan Candi Ratu Boko menutup sementara dari hari Jumat (20/3/2020) hingga Minggu (29/3/2020) untuk mencegah penyebaran virus Corona atau COVID-19 di destinasi pariwisata. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Wisata Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Candi Ratu Boko akan kembali dibuka pada 8 Juni 2020. Tiga candi yang dikelola oleh PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (Persero) ini sudah ditutup selama tiga bulan lebih akibat wabah corona.

    Pengelola menerapkan protokol kesehatan dengan ketat seiring dengan dibukanya kegiatan wisata di tiga candi tersebut. "Kami melakukan The New Normal Pariwisata," kata Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Candi Prambanan dan Candi Ratu Boko (Persero) Edy Setijono di kawasan Candi Prambanan, Senin, 18 Mei 2020.

    The New Normal Pariwisata, menurut dia, di antaranya mensyaratkan wisatawan harus memakai masker. "Yang tidak pakai masker dilarang masuk," katanya. Pengunjung dengan suhu tubuh di atas 37,5 derajat Celcius akan diarahkan ke klinik. Pengelola juga menempatkan tempat cuci tangan beserta sabun di setiap jarak 100 meter.

    Diterapkan pula visitor management yang mengatur jarak antar-individu atau physical distancing, memasang papan informasi protokol Covid-19. Termasuk menugaskan pelayan pelanggan atau customer service yang andal dan aktif mengarahkan wisatawan untuk menjalankan protokol yang sudah ditetapkan.

    Wisatawan sedang menikmati keindahan matahari terbit di Candi Borobudur. Dok. Kemenparekraf

    Pembukaan wisata Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Candi Ratu Boko ini juga memperhatikan imbauan dari pemerintah pusat, khususnya Kementerian BUMN. Saat dibuka nanti, Taman Wisata Candi telah siap menuju The New Normal Pariwisata.

    Saat ini berbagai persiapan telah dilakukan dengan memperbaiki dan meningkatkan standar kualitas pelayanan menuju pariwisata yang bersih, sehat, dan aman. Langkah itu sesuai dengan arahan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang akan menerapkan program CHS atau Cleanliness, Health, and Safety di setiap destinasi wisata.

    Program CHS dianggap penting karena wabah corona telah membuat perilaku manusia berubah. Masyarakat kini lebih peduli terhadap kebersihan, kesehatan, dan keamanan termasuk saat berwisata.

    Candi Ratu Boko Yogyakarta. Tempo/MUH SYAIFULLAH

    Untuk mengurangi interaksi antara petugas dan wisatawan, PT Taman Wisata Candi menerapkan pembayaran tanpa uang tunai atau cashless di sebagian loket. Di kawasan kios pedagang juga menjaga kenyamanan, kebersihan lingkungan, dan tetap menerapkan protokol Covid-19.

    Sebelum resmi dibuka pada 8 Juni 2020, PT TWC akan melakukan kegiatan pre-operasional dengan mengadakan tur bersama media serta agen travel. Mereka dilibatkan untuk menyebarkan informasi perubahan yang dilakukan di dalam kawasan wisata. "Kami berharap The New Normal Pariwisata dapat membangun kepercayaan wisatawan, sehingga dunia pariwisata dan perekonomian di kawasan ini dapat bangkit kembali," kata Edy Setijono.

    Selama tiga bulan tutup, Edy mengatakan tidak ada pemasukan sama sekali. Padahal dalam satu tahun tiga kawasan wisata candi ini ditargetkan menyumbang pendapatan hingga Rp 600 miliar. Edy berharap saat mulai beroperasi pada 8 Juni 2020 nanti, lambat laun jumlah pengunjung semakin bertambah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.