Tren Usai Covid-19: Harga Kamar Hotel dan Tiket Pesawat Mahal

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas memeriksa kesehatan calon penumpang sebelum pemberangkatan di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat, 15 Mei 2020. Sebanyak 1486 penumpang berizin dengan 23 penerbangan diterbangkan dari Bandara Soekarno Hatta dengan dokumen syarat terbang dan surat keterangan bebas COVID-19. ANTARA

    Petugas memeriksa kesehatan calon penumpang sebelum pemberangkatan di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat, 15 Mei 2020. Sebanyak 1486 penumpang berizin dengan 23 penerbangan diterbangkan dari Bandara Soekarno Hatta dengan dokumen syarat terbang dan surat keterangan bebas COVID-19. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak hal yang bakal berubah usai Covid-19. Para pelancong yang tak sabar berwisata kembali, bakal segera pelesiran. Namun bisa dipastikan mereka menuntut kebersihan dan kenyamanan pada level yang lebih tinggi. Imbasnya harga kamar hotel dan tiket pesawat merangkak naik.

    Selain itu, untuk memenuhi permintaan tamu mengenai standar kebersihan dan pembersihan, hotel-hotel global telah membuka lapangan kerja baru: manajer higienis dan kebersihan. Mereka memastikan seluruh sudut hotel bebas bakteri dan virus. Lalu apa saja yang bakal berubah dan jadi tren pelesiran usai Covid? Berikut rangkumannya dinukil dari ANTARA.

    Wisata jarak dekat digemari
    Menurut Head of Marcomm Golden Rama Tours & Travel Ricky Hilton, perubahan yang akan dirasakan usai pandemi, adalah wisata domestik pulih lebih cepat. Pasalnya, wisatawan lebih memilih liburan ke lokasi yang tak terlalu jauh.

    "Liburan yang simpel dan jarak dekat, seperti staycation," kata Ricky dalam bincang-bincang daring di Indonesia Online Fest, Jumat, 15 Mei 2020. Jadi, staycation bakal menjadi tren pada saat new normal. 

    Wisata ke tempat non-mainstream
    Masa berdiam diri di rumah bisa jadi dimanfaatkan orang-orang untuk mempersiapkan lebih matang rencana wisata mendatang. Ricky memprediksi, orang-orang akan memilih tujuan wisata yang berbeda dari ekspektasi mereka terdahulu, "Orang bisa mencari destinasi yang lokasinya masih sepi," kata Ricky.

    Pemeriksaan keamanan dan kesehatan lebih ketat
    Pemeriksaan keamanan berevolusi dari waktu ke waktu. Menurut Chief Marketing Officer & Co-Founder tiket.com Gaery Undarsa, bila dahulu pemeriksaan keamanan pesawat jauh lebih longgar, mungkin bakal lebih ketat. Terutama untuk mendeteksi kesehatan calon penumpang.

    Perubahan tersebut membutuhkan masa adaptasi, namun setelahnya orang-orang jadi terbiasa dan menganggapnya lazim. Dia memprediksi pemeriksaan keamanan dan kesehatan ke depannya bakal lebih ketat. Awalnya mungkin konsumen merasa bingung saat beradaptasi, namun lama kelamaan semuanya terasa normal.

    "Industri healthcare dan travel akan sangat dekat, akan ada banyak standard baru dari segi kebersihan," kata dia.

    Harga naik
    Standard kebersihan yang meningkat seiring dengan keinginan konsumen dalam memastikan keamanan dan kenyamanan liburan, bisa berdampak ke harga yang semakin mahal.

    "Misalnya hotel, orang mungkin perhatian dengan kebersihannya, akan ada standar baru agar tamu merasa aman, dampaknya ke harga," kata Gaery.

    Calon penumpang mengantre sebelum pemberangkatan di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat, 15 Mei 2020. Sebanyak 1486 penumpang berizin dengan 23 penerbangan diterbangkan dari Bandara Soekarno Hatta dengan dokumen syarat terbang dan surat keterangan bebas COVID-19. ANTARA

    Biaya yang dikeluarkan untuk memenuhi standar kesehatan dan keamanan pada new normal berdampak pada keputusan untuk menaikkan harga, "Sayangnya akan ada banyak orang yang tidak bisa mendapatkannya, tapi secara garis besar akan jadi lebih sehat untuk industri travel karena orang lebih senang sesuatu yang aman dibanding murah."

    Maskapai pun bisa jadi menaikkan harga karena mereka harus mengurangi kapasitas penumpang demi alasan kesehatan dan keamanan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.