Sepi Penumpang, Maskapai Penerbangan Rusia Ini Buka Katering

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat milik Ural Airlines. Foto: @ural_airlines

    Pesawat milik Ural Airlines. Foto: @ural_airlines

    TEMPO.CO, JakartaMaskapai penerbangan Rusia, Ural Airlines menyediakan layanan pengiriman makanan untuk warga yang menjalani karantina. Layanan pengiriman makanan Ural Airlines itu, karena sepi penumpang dan kekurangan penerbangan selama pandemi virus corona (Covid-19), sebagaimana dilaporkan The Moscow Times.

    Warga di beberapa kota Rusia, yaitu Moskow, St. Petersburg, Yekaterinburg, bisa menikmati layanan itu. Layanan pengiriman makanan terdiri dari menu bersantap dalam penerbangan Ural Airlines, yang kini bisa dinikmati di rumah warga.

    Pesanan makanan akan diantarkan langsung sampai ke depan pintu rumah, "Semuanya seperti itu di pesawat, kecuali untuk tampilan jendela," menurut keterangan Ural Airlines.

    Layanan pengiriman daring menawarkan menu autentik di pesawat. Menu yang disediakan berbahan daging sapi, ayam, dan ikan. Dari menu kelas bisnis dan ekonomi. Harga makanan berkisar dari 550 rubel (Rp112.000) hingga 1.700 rubel (Rp348.000). Pilihan jus juga tersedia sesuai pesanan.

    "Makanan disiapkan dengan bahan-bahan segar sesuai dengan prosedur katering sebelum pengiriman."

    Menurut keterangan Ural Airlines, 5 persen dari setiap pembelian akan dikreditkan dengan bonus kepada pembeli, yang memiliki kartu penumpang setia maskapai itu. Membeli makanan dari maskapai tersebut, berarti calon penumpang bisa berhemat dengan bonus perjalanan selanjutnya, sebagaimana dikutip dari Centre for Aviation.

    Badan Transportasi Udara Federal, menjelaskan, hampir setiap pusat layanan udara di seluruh Rusia telah mengalami penurunan lalu lintas penumpang dalam sebulan belakangan. Perusahaan penerbangan Rusia akan kehilangan lebih dari 100 miliar rubel (Rp20 triliun) pada akhir tahun jika situasi itu tidak membaik.

    THE MOSCOW TIMES | CENTRE FOR AVIATION


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terselip Dissenting Opinion dalam Keputusan MK Menolak Uji Formil UU KPK

    Mahkamah Konsituti menolak permohonan uji formil UU KP. Seorang hakim memberikan dissenting opinion dalam keputusan itu.