Ini Jasa Besar Didi Kempot Bagi Pariwisata Gunung Kidul

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Desa Wisata Nglanggeran memiliki kontur bertebing dan berbukit, bekas gunung api purba. Foto: @jogjaku

    Desa Wisata Nglanggeran memiliki kontur bertebing dan berbukit, bekas gunung api purba. Foto: @jogjaku

    TEMPO.CO, Jakarta - Kabar meninggalnya musisi campursari Didi Kempot, membuat pengelola obyek wisata Gunung Api Purba Nglanggeran Gunungkidul, Yogyakarta, turut berduka.

    Almarhum Didi Kempot, berjasa mempopulerkan destinasi wisata itu. Musisi yang meninggal pada Selasa 5 Mei 2020 dalam usia 52 tahun itu memang banyak menciptakan lagu, yang beberapa di antaranya berhubungan dengan lokasi wisata. 

    Salah satu lagu yang populer yakni Banyu Langit, yang berkisah tentang objek wisata Gunung Api Purba Nglanggeran. Lagu itu dinilai pengelola setempat, turut mendongkrak popularitas destinasi tersebut dan meningkatkan kunjungan wisata. Lantas bagaimana lagu Banyu Langit bis amendongkrak pariwisata Gunung Kidul?

    Sekretaris Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Gunung Api Purba Nglanggeran, Sugeng Handoko menuturkan sebelum lagu itu tercipta, pihaknya bertemu Didi Kempot di Nglanggeran tahun 2013 silam.

    Saat itu Didi diundang untuk meluncurkan gerai usaha objek wisata itu, Nglanggeran Mart yang dihelat di halaman depan Gunung Nglanggeran.

    Didi tiba di Nglanggeran sore hari atau sesaat sebelum tampil di panggung acara itu. Para pengelola objek sempat ngobrol ngalor-ngidul, penuh keakaraban dan merasa sangat dekat dengan Didi -- yang pembawaannya ramah dan murah senyum itu. Usai manggung Didi bermalam di salah satu penginapan kawasan itu.

    “Pagi harinya, beliau sudah pamit pulang, belum sempat jalan-jalan ke sekitar Nglanggeran," ujar Sugeng Selasa 5 Mei 2020. Saat pamitan pulang itulah, ujar Sugeng, Didi Kempot berkeinginan membuat satu lagu tentang Gunung Nglanggeran.

    Saat itu Sugeng bersama rekan-rekannya hanya mengamini saja ucapan pelantun Sewu Kuto itu. Tak pernah mengira atau meminta musisi tersebut membuat lagu tentang Nglanggeran, “Ternyata benar dibuatin lagu tentang Nglanggeran dan booming,” kata Sugeng.

    Sugeng tak mengetahui bagaimana musisi itu dapat menggambarkan Ngalnggeran secara eksotis dan puitis dalam liriknya. Namun Sugeng menduga, Didi merasakan benar suasana kebersamaan, sejuk dan dinginnya Nglanggeran.

    Setelah lagu yang bertema patah hati itu dikenal publik, banyak yang penasaran dan akhirnya mendatangi destinasi tersebut. Pihak pemerintah Kabupaten Gunung Kidul dan Pokdarwis juga mengimbanginya dengan menata setiap destinasi, serta menggarap program wisata untuk menarik wisatawan.

    Sugeng mengatakan seiring makin tenarnya Didi Kempot dan banyak generasi muda gandrung lagu campursari berbahasa Jawa, beberapa kelompok wisatawan sengaja datang lalu membuat video. Mereka bernyanyi dan joget bareng dengan lagu Banyu Langit berlatar Gunung dan Embung Nglanggeran.

    Video itu lantas diunggah di media sosial dan ditonton jutaan orang, yang akhirnya membantu promosi objek wisata itu signifikan.

    Sugeng mengungkapkan beberapa waktu silam para anggota Pokdarwis Nglanggeran sempat bertemu dengan Didi Kempot setelah lagu Banyu Langit itu dikenal luas.

    Warga mengusung poster ucapan duka cita untuk mengenang penyanyi campursari Dionisius Prasetyo atau Didi Kempot yang meninggal dunia di Solo, Jawa Tengah, Selasa 5 Mei 2020. Didi Kempot meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Kasih Ibu, Solo, Selasa (5/5/2020), dan rencananya akan dimakamkan di tempat kelahiran Ngawi, Jawa Timur. ANTARAFOTO/Maulana Surya

    Mereka mengucapkan terima kasih atas karya tersebut dan menyampaikan keinginan agar membuat video klip untuk lagu itu di Nglanggeran. Didi menyanggupinya kala itu dan mengatur jadwal. Sayang sebelum keinginannya terwujud, Didi sudah meninggal dunia.

    Sugeng mengatakan ia dan seluruh anggota Pokdarwis Nglanggeran ikut kehilangan sang maestro, "Semoga apa yang telah dilakukan beliau semasa hidup menjadi catatan amal jariyah, karena karyanya telah bermanfaat bagi masyarakat luas termasuk kami," ujarnya.

    PRIBADI WICAKSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.