Ketika Pariwisata Redup, Komunikasi Visual Cahaya Jadi Daya Tarik

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Patung Christ the Redeemer berhias cahaya bervisual negara-negara yang menghadapi pandemi virus corona. Foto: @rio4fun

    Patung Christ the Redeemer berhias cahaya bervisual negara-negara yang menghadapi pandemi virus corona. Foto: @rio4fun

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketika pandemi virus corona (Covid-19) merebak di berbagai negara, upaya pencegahan pun diterapkan. Tak sekadar aturan antara lain, karantina wilayah, pembatasan jarak fisik, dan wajib memakai masker. Beberapa negara juga menggunakan komunikasi visual cahaya, untuk menyampaikan pesan solidaritas menghadapi wabah corona. 

    Mengutip dari berbagai sumber, berikut lima negara yang menggunakan komunikasi visual cahaya sebagai aksi solidaritas.

    Swiss

    Gunung Matterhorn menyala saat malam karena diterangi proyeksi cahaya. Sorotan cahaya itu menampilkan tulisan sebagai dukungan untuk menghambat penyebaran virus corona (Covid-19), mengutip Voice of America (VOA).

    Matterhorn yang ikonis di Pegunungan Alpen itu berada di perbatasan Swiss dan Italia. Pesan yang ditampilkan itu antara lain tulisan #hope dan #stayhome, harapan dan tinggal di rumah. Seniman visual Gerry Hofstetter bermitra dengan kantor pariwisata di Zermatt, Swiss, untuk proyek seni itu

    Gunung Matterhorn menyala saat malam diterangi proyeksi cahaya. Untuk dukungan menghadapi wabah virsu corona. Foto: @mahmutgurbuz

    Brasil

    Berbagai negara juga menerapkan cara serupa untuk memberikan dukungan selama wabah Covid-19. Patung Christ the Redeemer di Brasil pun diterangi cahaya yang menampilkan gambar berbagai bendera negara yang terkena wabah virus corona. Tak cuma bendera berbagai negara menjadi tampilan sorotan cahaya ke patung setinggi 38 meter di Rio de Janeiro itu. Tagar #praytogether, diterjemahkan dalam beberapa bahasa juga ditampilkan, seperti dikutip dari Huffpost.

    Mesir

    Piramida Mesir juga dihiasi cahaya yang menampilkan pesan solidaritas. Pesan itu tertulis dalam tiga baris tegak lurus. "Stay home, Stay safe, Thank you to those keeping us safe." Artinya, "Tinggal di rumah, Tetap aman, Terima kasih untuk mereka yang menjaga kita tetap aman. Tampilan tulisan itu perpaduan cahaya biru dan hijau di seluruh struktur Piramida di daratan tertinggi kawasan Giza, barat daya ibu kota Kairo, seperti dikutip dari laporan Asharq al-Awsat.

    Uni Emirat Arab

    Beberapa hotel di Dubai menyatakan solidaritas untuk menghadapi pandemi virus corona. Pihak hotel menyalakan beberapa lampu kamar di antara gelap untuk membentuk cahaya lambang cinta. Cahaya tersusun dari berbagi lampu kamar yang menyala, pada 2 April, malam, mengutip Gulf News. Kemunculan cahaya dari jendela membentuk lambang cinta, sebagai komunikasi visual.

    Piramida Giza berhias cahaya dengan pesan-pesan solidaritas mencegah virus corona. Foto: @eldebate

    Indonesia

    Komunikasi visual lambang cinta menggunakan cahaya lampu juga dilakukan 65 hotel, terdiri atas bintang 3 hingga bintang 5 di Yogyakarta. Aksi menyalakan lampu kamar hotel untuk membentuk lambang cinta itu bertema From Jogja with Love. Aksi itu dilakukan serempak dilaksanakan pada Sabtu, 4 April 2020 mulai pukul 19.00 hingga 21.00 WIB.

    "Kami melakukan gerakan bersama dengan harapan optimisme para pelaku dan pegiat pariwisata, terutama perhotelan," kata Aris Retnowati, koordinator aksi yang mewakili seluruh hotel di Yogyakarta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.