Matterhorn Swiss Berhias Cahaya untuk Dukungan Hadapi Covid-19

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gunung Matterhorn menyala saat malam diterangi proyeksi cahaya. Untuk dukungan menghadapi wabah virsu corona. Foto: @mahmutgurbuz

    Gunung Matterhorn menyala saat malam diterangi proyeksi cahaya. Untuk dukungan menghadapi wabah virsu corona. Foto: @mahmutgurbuz

    TEMPO.CO, JakartaGunung Matterhorn menyala saat malam karena diterangi proyeksi cahaya. Sorotan cahaya itu menampilkan tulisan sebagai dukungan untuk menghambat penyebaran virus corona (Covid-19).

    "Itu akan sangat berarti untuk memberi pesan harapan dan solidaritas selama masa sulit ini," kata Direktur kantor pariwisata Zermatt, Daniel Luggen, sebagaimana dilaporkan Voice of America (VOA), belum lama ini. Luggen menambahkan, Matterhorn adalah simbol penting dari Swiss.

    Seniman visual Gerry Hofstetter bermitra dengan kantor pariwisata di Zermatt, Swiss, untuk proyek seni itu. Ketika matahari terbenam, gunung itu mulai diterangi sorotan cahaya.

    Matterhorn yang ikonis di Pegunungan Alpen itu berada di perbatasan Swiss dan Italia. Pesan yang ditampilkan itu antara lain tulisan #hope dan #stayhome, harapan dan tinggal di rumah.

    Berbagai tampilan proyeksi itu dibagikan akun Instagram resmi Zermatt Matterhorn. "Kuat seperti gunung," dalam sebuah keterangan akun Instagram itu, seperti dikutip dari laporan Daily Hive.

    Menurut Universitas Johns Hopkins, Swiss memiliki 16.186 kasus Covid-19, pada 31 Maret. Adapun jumlah pasien meninggal 395 orang. Sedangkan data terbaru, diketahui 21.100 kasus Covid-19, pada 6 April. Jumlah pasien meninggal 724. Sementara jumlah pasien yang sembuh 7.298.

    Pesan dukungan dari Swiss juga untuk Italia, karena banyak jumlah kasus Covid-19 dan pasien meninggal dunia. Karena berbagi perbatasan, Swiss telah menerapkan berbagai upaya untuk menghambat penyebaran virus corona. Keadaan darurat untuk Swiss telah diumumkan pada 16 Maret karena jumlah kasus yang terus meningkat.

    Berbagai negara juga menerapkan cara serupa untuk memberikan dukungan selama wabah Covid-19. Patung Christ the Redeemer di Brasil pun diterangi cahaya, yang menampilkan gambar berbagai bendera negara yang terkena wabah virus corona.

    Matterhorn yang ikonis di Pegunungan Alpen disorot cahaya dengan tulisan #hope dan #stayhome. Foto: @mahmutgurbuz

    Piramida Mesir juga dihiasi cahaya yang menampilkan pesan solidaritas. Pesan itu tertulis dalam tiga baris tegak lurus. "Stay home, stay safe, thank you to those keeping us safe." Artinya, "Tinggal di rumah, tetap aman, terima kasih untuk mereka yang menjaga kita tetap aman.

    VOA | DAILY HIVE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.