7 Kapal Pesiar untuk Pelesiran Setelah Badai Covid-19 Berlalu

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Kapal Pesiar. Mirror

    Ilustrasi Kapal Pesiar. Mirror

    TEMPO.CO, Jakarta - Kapal pesiar bertahun-tahun lalu, mendapat reputasi sebagai pelesiran mewah. Namun saat bencana wabah virus corona atau Covid-19, reputasinya anjlok. Meskipun “badai” virus corona belum reda, pelesiran dengan kapal pesiar sangat pantas masuk daftar wisata tahun depan.

    Pasalnya, berwisata dengan kapal pesiar memberikan sensasi yang tak didapatkan wisatawan di destinasi lain. Dari menikmati udara laut yang segar dan bersenang-senang di “kota terapung”, lalu menyinggahi pelabuhan dan kota-kota dengan beragam budaya.

    Kapal pesiar modern, tak hanya untuk kelas mapan dan warga senior, namun merangkul segmen remaja yang gemar petualangan semisal panjat dinding, selancar ombak, hingga olahraga ekstrem yang lain. Jadi, kapal pesiar masa kini dengan ukuran yang kian gigantis, menyediakan mal hingg alapangan golf.

    Pendek kata ia bisa dijadikan tempat liburan segala usia dan kegemaran. Berikut tujuh kapal pesiar mewah yang siap berlayar pada 2021, sebagaimana dinukil dari Relocation Target.

    1. Cruises Seabourn

    Seabourn menawarkan kemewahan di atas kapal dan keunikan kota-kota pelabuhan yang disinggahi. Layanan mereka sangat pribadi dan akomodasi yang mereka miliki, seluruhnya bertipe suite. Hal yang membuat Seabourn nyaman, adalah semua kebutuhan wisatawan di atas kapal telah dimasukkan dalam biaya paket perjalanan. Jadi tak ada tagihan untuk hal-hal kecil.

    Nancy, seorang wisatawan kapal pesiar dari Amerika mencoba meniup canting saat membuat batik tulis di Workshop Batik Semarang 16, Meteseh, Semarang, 25 Februari 2016. Di Jawa Tengah, penumpang kapal pesiar MV Amsterdam mengunjungi sejumlah lokasi wisata setempat. Budi Purwanto

    Biaya paket perjalanan sudah termasuk semua makanan, kelas, kegiatan tambahan, dan bahkan minuman beralkohol. Pemberian tip tidak diperlukan atau diharapkan. Kapal pesiar Seabourn memiliki spa dengan perawatan yang dirancang oleh ahli kesehatan terkenal Dr. Andrew Weil dan nikmati masakan lezat oleh koki gourmet Thomas Keller.

    Segala kegiatan wisata di atas kapal dan destinasi wisata di darat, dirancang agar berkelanjutan dan ramah lingkungan.

    2. Viking Ocean Cruises

    Viking memiliki armada kapal yang lebih kecil. Namun dengan kapal lebih kecil, Kapal Pesiar Viking mampu mengakses pelabuhan-pelabuhan yang tak banyak disansari kapal-kapal besar – dan justru lokasinya lebih eksotis. Meskipun lebih kecil, Viking memberikan beranda atau balkon yang indah di setiap kabin dan pengalaman kelas atas, seperti mencicipi anggur dan pertunjukan musik.

    Viking menempatkan fokusnya pada pengalaman budaya, mendorong tamu untuk belajar tentang sejarah setiap pelabuhan. Untuk itu, ada tamasya gratis, termasuk tur museum dan arsitektur, di setiap pelabuhan yang disinggahi.

    Masakan didasarkan pada lokasi yang akan Anda kunjungi, dan ada delapan restoran berbeda plus layanan kamar. Wisatawan bahkan dapat mengikuti kelas memasak dengan kepala koki kapal. Kapal Pesiar Viking menawarkan pengalaman transformatif di seluruh Eropa, Asia, Australia, Karibia, dan Amerika Selatan.

    Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati fasilitas sebuah simulator Skydiving di atas kapal pesiar Ovation of the Seas menjelang pelayaran perdananya di terminal internasional Cruise di timur laut China Tianjin Municipality, 24 Juni 2016. AP Photo

    Sebagian besar perjalanan laut Viking berlangsung antara 8-93 hari, tetapi jika wisatawan ingin melihat dunia, terdapat paket 245 hari. Satu hal yang tak ada di Kapal Pesiar Viking, yakni paket untuk anak-anak.

    3. Crystal Cruises

    Kapal Pesiar Crystal menawarkan pelayanan tamasya yang eksklusif. Setiap seorang tamu dilayani oleh satu kru. Jadi, selalu ada seseorang yang membantu tamu. Pilih antara dua kapal - Crystal Serenity dan Crystal Symphony - untuk pengalaman mewah namun tanpa kerumunan tamu.

    Kapal pesiar ini menawarkan penthouse suite yang lengkap. Di pelabuhan panggilan, wisatawan diajak berwisata secara eksklusif, seperti safari di Afrika dan berenang dengan lumba-lumba di perairan Meksiko yang jernih.

    Kedua kapal Crystal ini memiliki kasino, spa, salon, dan pusat kebugaran, serta aktivitas menarik dan program pengayaan seperti mencicipi makanan dan anggur, kelas seni, dan lokakarya sulap. Masakan ini terinspirasi dari hidangan global yang ditawarkan di beberapa restoran khusus. Anda akan menemukan berbagai hidangan yang dibuat oleh koki-koki terkenal, seperti Nobu Matsuhisa.

    Kapal pesiar Sapphire Princess memiliki kolam di dalam dan luar ruangan. Foto: @soulsearchingjourneys

    4. Azamara Club Cruises

    Berpesiar dengan Azamara menawarkan pelesiran serasa klub eksklusif. Jalur ini memiliki tiga kapal yang semuanya memiliki batas penumpang 700, sehingga wisatawan tak menemukan para tamu yang bergerombol. Kamar suite-nya dirancang elegan dan tak membosankan, dengan beragam santapan, kasino onboard, pusat kebugaran, dan pertunjukan musik dan tari. Anda juga dapat memanfaatkan demonstrasi kuliner, kuliah, dan mencicipi anggur.

    Dengan 260 tujuan yang tersedia untuk dijelajahi,  Azamara menawarkan beberapa peluang wisata di setiap pelabuhan, untuk menyaksikan budaya lokal. Paket yang disediakan mulai dari tiga hingga 26 hari, mengunjungi destinasi di AS, Amerika Selatan, Eropa, Karibia, Australia, dan Asia.

    5. Regent Seven Seas Cruises

    Kapal Pesiar Regent Seven Seas memiliki empat kapal berfitur mewah. Semua kamar bertipe suite, yang nyaman. Tamu juga tak dibebani rupa-rupa tagihan, karena biaya paket sudah termasuk santapan hingga minuman, wisata pantai, dan wifi onboard.

    Banyak kegiatan pengayaan juga tersedia, termasuk beberapa tempat makan yang canggih, perawatan spa di Canyon Ranch Spa, dan berbagai pengalaman memasak dan wisata budaya. Perjalanan berkisar dari tujuh hingga 131 malam, dengan berhenti di ratusan pelabuhan di seluruh Afrika, Alaska, Karibia, Eropa, dan banyak lagi.

    Suasana di dalam kapal pesiar Harmony of the Seas saat bersandar di dermaga di Saint-Nazaire, Perancis, 12 Mei 2016. Kapal pesiar yang menelan biaya satu milyar dolar ini dibuat selama 32 bulan di galangan kapal di Perancis. REUTERS

    6. Oceania Cruises

    Jika hal yang benar-benar membuat Anda bersemangat tentang pelayaran adalah makanan, pertimbangkan Oceania. Kapal Pesiar Oceania didedikasikan bagi pecinta kuliner, dengan masakan gourmet, kelas memasak, dan tamasya terkait makanan di pelabuhan panggilan. Tapi itu belum semuanya. Petualangan di darat dapat mencakup menjelajahi gletser di Alaska. Kembali ke kapal, wisatawan bisa bersantai di spa, menguji keberuntungan Anda di kasino, dan kemudian mengambil kelas seni.

    Keenam kapal Oceania memiliki dekorasi yang elegan dan mayoritas mempertahankan batas penumpang di bawah 700. Wisatawan bisa selalu dapat menemukan seseorang untuk membantu, karena tamu dilayani oleh dua orang. Pelayaran kapal pesiar ini terdiri dari tujuh hingga 180 hari, ke Eropa, Alaska, Mediterania, Karibia, Amerika Selatan dan Pasifik Selatan.

    7. Cruises Silversea

    Bagi mereka yang mencari pengalaman pelayaran yang benar-benar intim, kapal-kapal pesiar kecil Silversea bisa jadi rujukan. Dengan sembilan kapal yang mengangkut antara 100 dan 596 tamu, ditambah dengan rasio satu penumpang dilayani satu kru, wisatawan bisa melakukan pelayaran yang bersifat pribadi. 

    Di atas kapal pesiar Voyager of The Seas kegiatan berselancar ombak dilakukan dengan simulator. Foto: Royal Caribbean

    Seluruh kamar Kapal Pesiar Silversea bertipe suite, dengan pemandangan laut dari setiap kamar. Fasilitasnya berlimpah, dengan beberapa kasino, pusat kebugaran, kolam renang, restoran, teater, dan spa, serta program pengayaan termasuk kuliah dari para ahli di atas kapal dalam berbagai mata pelajaran.

    Pelayaran Silversea Cruises berkisar dari tiga hingga 133 hari, dengan tujuan ke Karibia, Eropa, Amerika Selatan, dan banyak lagi. Namun, kapal ini tak memiliki program untuk anak-anak atau remaja, dan beberapa fasilitas tidak termasuk dalam tarif pesiar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.