Melanggar Protokol Anti Covid-19, Pantai Bondi Ditutup

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para wisatawan berjemur di Bondi Beach di Sydney, Australia (23/5). Sydney mengalami bulan terpanas pada Mei, dimana suhu panas ini tercatat lebih panas dari 150 tahun sebelumnya. Ryan Pierse/Getty Images

    Para wisatawan berjemur di Bondi Beach di Sydney, Australia (23/5). Sydney mengalami bulan terpanas pada Mei, dimana suhu panas ini tercatat lebih panas dari 150 tahun sebelumnya. Ryan Pierse/Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Pejabat Australia menutup Pantai Bondi yang ikonis di Sydney pada hari Sabtu, 21 Maret 2020. Dinukil dari The Insider, penutupan dilakukan setelah ribuan orang bertamasya di pantai itu dalam beberapa hari terakhir. Mereka melanggar perintah sosial untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19, di tengah musim gugur yang luar biasa hangat.

    Menteri Kesehatan Greg Hunt mengatakan, kerumunan warga tersebut tidak bisa diterima pemerintah. Pasalnya, jumlah infeksi di seluruh Australia telah meningkat tajam.

    Hunt mengatakan terdapat 874 kasus paparan virus corona -- tetapi media Australia kemudian melaporkan 1.000 kasus lebih, setelah data diperbarui dari beberapa negara. Korban tewas menjadi tujuh, tidak berubah dari hari sebelumnya.

    Sementara Menteri Kepolisian Negara Bagian New South Wales, David Elliott, mengumumkan penutupan Bondi Beach, memperingatkan penutupan tersebut bakal menjadi norma baru, jika warga melanggar larangan berkumpul 500 orang pada acara yang tidak penting.

    "Ini bukan sesuatu yang kami lakukan, karena kami adalah polisi yang menyenangkan. Ini tentang menyelamatkan nyawa," kata Elliott dalam konferensi pers yang disiarkan televisi. Elliott menjelaskan, dirinya memaklumi warga yang berkumpul di Bondi Beach, karena merupakan gaya hidup warga. Tapi, virus corona mengancam nyawa manusia.

    Elliott mengatakan penjaga pantai yang berpatroli di banyak pantai negara bagian akan melakukan perhitungan jumlah karyawan dan, jika ada lebih dari 500 orang di satu lokasi, pantai akan ditutup dan warga yang sedang bersantai diperintahkan untuk pindah.

    Sebelum peristiwa tersebut terjadi, Perdana Menteri Scott Morrison mengumumkan aturan yang lebih ketat tentang bersosialisasi pada hari Jumat, 20 Maret 2020. Ia memerintahkan kepadatan manusia tidak lebih dari satu orang per 4 meter persegi. Sementara batas keseluruhan 100 orang yang berkumpul di dalam ruangan dan 500 orang di luar ruangan.

    Di Victoria, pemerintah negara bagian menanggapi tekanan publik dan mencabut pengecualian yang diberikan kepada kasino Crown Resort Ltd Melbourne, dari aturan yang lebih ketat itu, "Kami sedang mempraktikkan apa yang kami perintahkan," kata seorang perwakilan Crown kepada Reuters.

    Pesaing Crown dan Sydney Star Entertainment Group Ltd dilisensikan untuk mengoperasikan lebih dari 4.000 mesin game. Keduanya memperkenalkan langkah-langkah social distancing (Pembatasan sosial) pekan lalu. Namun hal itu tak menyelamatkan dari kejatuhan saham bisnis judi.

    Foto Pantai Bondi pada 2016 lalu saat badai datang. Pantai Bondi ditutup karena warga berdatangan menikmati musim semi, yang melanggar aturan batasan berkumpul hanya diperbolehkan 500 orang. Reuters via WPPA

    Tanggapan Australia terhadap pandemi coronavirus, walaupun belum pernah terjadi sebelumnya, tidak separah di beberapa bagian Eropa dan Amerika Utara, yang tingkat infeksi lebih tinggi dan memicu lockdown.

    Morrison misalnya tak menutup sekolah-sekolah di Australia – meskipun ia dikritik. Namun, negara bagian Victoria melanggar aturan tersebut pada Sabtu, 21 Maret 2020, dengan meliburkan sekolah dua pekan dan menguji belajar online untuk siswa. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.