Maladewa Punya Resor Khusus untuk Karantina Pasien Covid-19

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kuredu Island Resort di Maladewa menjadi awal mula infeksi virus corona, yang ditularkan oleh turis Italia kepada pegawai resor tersebut. Foto: @gurutravelgroupuk

    Kuredu Island Resort di Maladewa menjadi awal mula infeksi virus corona, yang ditularkan oleh turis Italia kepada pegawai resor tersebut. Foto: @gurutravelgroupuk

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Maladewa membangun resor untuk karantina pasien virus corona Covid-19. Bangunan resor itu berada di Pulau Villivaru, Atol Kaafu, sekitar 24 kilometer sebelah utara Malé, ibu kota Maladewa, mengutip South China Morning Post. Para dokter merawat seluruh pasien di resor itu.

    Dikabarkan, bahwa resor itu memiliki 30 kamar untuk turis terinfeksi Covid-19. Seluruh kamar dilengkapi penyejuk ruangan (AC). Setiap kamar memiliki layanan makanan, televisi, serta dapur berdesain minibar yang lengkap dengan isian.

    Menurut laporan Evening Standard, akomodasi untuk karantina itu dibangun dalam kurun 10 hari. Ada 50 orang pekerja yang membangun resor di Villivaru itu.

    Pada 12 Maret 2020, diketahui ada delapan kasus Covid-19 di Maladewa. Kasus infeksi virus corona pertama kali menimpa dua orang pegawai di Kuredu Island Resort and Spa. Pegawai itu diduga tertular dari turis Italia. Kawasan hotel pun dalam karantina, para pegawai serta semua tamu tak diperbolehkan meninggalkan pulau.

    "Langkah pembatasan sementara akan berlanjut sampai waktu yang berwenang menentukan pulau itu lepas dari periode karantina," berdasarkan keterangan situs web Kuredu Island Resort and Spa, yang dikutip The Standard.

    Pada 12 Maret pula, resor di kepulauan Kuredu, Vilamendhoo, Batalaa, Kuramathi telah masuk dalam kawasan karantina.

    Pemerintah Maladewa mencegah kedatangan para pelancong yang sempat berkunjung dari Cina Daratan, Iran, Korea Selatan (Gyeongsang Utara dan Gyeongsang Selatan), Italia, dan Bangladesh dalam 14 hari belakangan. Pencegahan kunjungan itu juga termasuk transit melalui Maladewa.

    SOUTH CHINA MORNING POST | EVENING STANDARD


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Benarkah Ada Jam Makan Yang Bikin Gemuk?

    Banyak cara untuk membuat berat badan menjadi ideal, contohnya waktu makan. Namun makan di jam yang salah bisa bikin gemuk.