Lombok Bakal Jadi Tuan Rumah Balap Sepeda Seceria Tour de France

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Julian Alaphilippe, pembalap Prancis pemimpin klasemen Tour de France 2019 hingga etape XIII pada Junat 19 Juli. (foxsports.com)

    Julian Alaphilippe, pembalap Prancis pemimpin klasemen Tour de France 2019 hingga etape XIII pada Junat 19 Juli. (foxsports.com)

    TEMPO.CO, Mataram - Sebanyak 1.300 orang pembalap pecinta sepeda akan melintasi jalur pariwisata di kawasan ekonomi khusus (KEK) Pariwisata Mandalika, Lombok Tengah, 5 April 2020 mendatang. Mereka mengikuti event balap sepeda L'etape Indonesia, yang merupakan bagian dari Tour de France.

    L'etape Indonesia ini bakal diikuti 18 negara, yang menawarkan dua lintasan yakni 125,2 kilometer dan 75 kilometer. Peserta balap sepeda itu berasal dari negara-negara Asia, Asia Tenggara, Australia, Afrika Utara, Amerika Latin, dan Amerika Serikat, "Peserta terbanyak dari Singapura jumlahnya 39 orang. Ini L'Etape pertama di Indonesia," kata Direktur L’Etape Indonesia, Zacky Badrudin.

    Keikutsertaan 1.300 peserta itu berpotensi mendatangkan sekitar 5.000 wisatawan mancanegara, termasuk pendamping dan keluarga peserta. "Kehadiran mereka diharapkan gaungnya mendunia," ujar Kepala Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Moh Faozal. L'Etape Indonesia di Lombok bakal berlangsung selama tiga hari. Mereka dijadwalkan mulai datang 3 April 2020 hingga 6 April 2020.
     
    Lombok sudah seringkali menjadi tuan rumah kegiatan bertaraf internasional. Sebelumnya, Tour de Lombok, Mandalika Run, dan maraton ekstrim semisal Rinjani Run 100.
       
    Perhelatan itu, mendorong tingkat hunian hotel di kawasan Kuta Mandalika, di Lombok Tengah meningkat. Bagi mereka yang belum mendapatkan hotel, diarahkan menginap di seputara kota Mataram dan Senggigi.
     
    Rute L'Etape Indonesia di Lombok, dimulai dan berakhir di Kuta Beach Park Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Mandalika. Ada tiga tanjakan di sepanjang jalur pinggir pantai kawasan tersebut, di antaranya di Mawun dan Selong Belanak. 
     
    Menurut Manajer Operasional The Mandalika Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) di Lombok, Made Pariwijaya menyebutkan rutenya sejauh 10 kilometer di dalam kawasan, "Kami menyiapkan semua fasilitas di kawasan. Termasuk di sekitar sirkuit MotoGP," ujarnya.  
     
    Terkait virus corona, Kepala Seksi Izin Tinggal Kantor Imigrasi Mataram, Bagus Aditya Nugraha mengingatkan penyelenggara agar setiap peserta memiliki surat keterangan sehat.  Ia menyebutkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 7 tahun 2020 tanggal 28 Februari 2020 yang mewaspadai orang asing yang pernah berada di Cina, "Jika tidak memenuhi syarat ditolak masuk," ucapnya.
     
    L’Etape Indonesia by Tour de France diselenggarakan oleh Tour de France A.S.O (Amaury Sport Organization), bekerja sama dengan promotor olahraga asal Indonesia, Rocca. Kabarnya, L'Etape 2020 digelar sebanyak 20 kali di 13 negara meliputi Kolombia, Swiss, Amerika Serikat, Meksiko, Cina, Australia, Thailand dan sekarang di Indonesia, yang merupakan negara kedua di ASEAN. 
      
    Rocca sebagai promotor dan sport management olahraga di Indonesia, mencoba menghadirkan sensasi balap sepeda ala Tour de France untuk pehobi dan komunitas sepeda di Indonesia melalui L’Etape Indonesia by Tour de France. 
     
    Ilustrasi Balap Sepeda. Antara/Iggoy el Fitra
     
    Menurut Zacky Badrudin, Event Direktur L'Etape Indonesia by Tour de France, sensasi balap sepeda ala Tour de France, diwujudkan mulai dari inagurasi jawara tanjakan King of Mountain (KOM).
     
    Sang kampiun tanjakan memperoleh polka dot jersey, jersey hijau untuk jawara sprint, dan pemenang lomba secara umum memperoleh jersey kuning, serta jersey putih untuk pemenang Youth Category. 
     
    “Keriaan dan sensasi ala Tour de France akan kami bawa ke Indonesia melalui L’Etape Indonesia by Tour de France,” kata Zacky. 
     
    SUPRIYANTHO KHAFID
     
     
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.