Wisata ke Sumenep Tak Perlu Uang Tunai, Pakai Kartu Wisata

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang  wisatawan berjalan menyusuri pasir putih di Pantai Slopeng yang berada di Kecamatan Dasuk, Sumenep, Madura.  Jika datang pada akhir pekan dan hari libur, pengunjung bisa menikmati pantai dengan menunggang kuda di sepanjang pantai berpasir putih. Tempo/Rully Kesuma

    Seorang wisatawan berjalan menyusuri pasir putih di Pantai Slopeng yang berada di Kecamatan Dasuk, Sumenep, Madura. Jika datang pada akhir pekan dan hari libur, pengunjung bisa menikmati pantai dengan menunggang kuda di sepanjang pantai berpasir putih. Tempo/Rully Kesuma

    TEMPO.CO, Sumenep - Tak lama lagi, tidak perlu bawa uang tunai jika berwisata ke Sumenep, Jawa Timur. Pemerintah Kabupaten Sumenep segera menerbitkan kartu wisata berlangganan bagi para pelancong yang kerap berkunjung ke kabupaten di Pulau Madura, itu.

    Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemerintah Kabupaten Sumenep, Bambang Irianto mengatakan kartu wisata berlangganan dibuat untuk membudahkan akses wisata. "Kartu ini diterbitkan bekerja sama dengan sejumlah bank," kata dia. Bank yang dimaksud adalah Bank Jatim, BRI, dan beberapa bank yang memiliki kantor cabang di Sumenep.

    Dengan Kartu Wisata Berlangganan, Bambang menjelaskan, wisatawan yang hendak berkunjung ke sejumlah tempat wisata di Sumenep tidak perlu lagi mengeluarkan uang tunai. "Mereka dapat memanfaatkan Kartu Wisata Berlangganan tersebut," kata Bambang.

    Peluncuran Calendar of Event Sumenep, Selasa, 5 November 2017, di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jakarta Pusat. Tempo/ Francisca Christy Rosana

    Kartu Wisata Belangganan ini, menurut dia, memudahkan wisatawan saat berbelanja dan mencicipi kuliner tradisional di sejumlah tempat di Sumenep. Bambang menambahkan, sejak program 'Visit to Sumenep' diluncurkan, kunjungan wisatawan cenderung meningkat.

    Sebelum 2019, tercatat jumlah wisatawan yang datang ke Sumenep sekitar ratusan orang, saat 2019 meningkat menjadi ribuan orang. "Catatan kami sampai lebih dari seribu wisatawan domestik maupun wisatawan mencanegara," katanya.

    Wisatawan yang datang ke Sumenep, menurut Bambang, lebih tertarik dengan atraksi budaya dan keindahan alam di sana.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.