Ganjar Tak Revisi Target Wisman, Ini Kiatnya Hadapi Virus Corona

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengingatkan kepada masyarakat untuk mewaspadai beragambentuk investasi yang menjanjikan keuntungan besar dan tidak masuk akal lantaran hanya akanmerugikan dirinya sendiri.

    Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengingatkan kepada masyarakat untuk mewaspadai beragambentuk investasi yang menjanjikan keuntungan besar dan tidak masuk akal lantaran hanya akanmerugikan dirinya sendiri.

    TEMPO.CO, Jakarta - Wabah virus Corona yang terjadi di beberapa negara, diperkirakan bakal memukul sektor pariwisata dunia. Meski demikian, Jawa Tengah masih enggan untuk merevisi target wisatawan di tahun ini.

    Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menyebut besar kemungkinan ekonomi di Jawa Tengah akan terdampak dengan mewabahnya virus tersebut, "Terutama industri yang menggunakan bahan baku dari Cina," katanya di Solo, Rabu, 26 Februari 2020.

    Industri pariwisata juga menjadi sektor yang kemungkinan besar terdampak wabah tersebut. Meski demikian, Ganjar enggan untuk merevisi target kunjungan wisatawan ke provinsi tersebut.

    "Saya kira tidak perlu terburu-buru untuk melakukan revisi," kata Ganjar. Pihaknya memilih untuk menyusun strategi agar dampak itu tidak meluas, termasuk ke sektor pariwisata.

    "Kami terus berkoordinasi, baik dengan Bank Indonesia maupun dinas-dinas yang terkait," katanya. Mereka juga tengah mengumpulkan bahan-bahan untuk dijadikan dasar dalam menyusun strategi penanggulangan dampak ekonomi atas virus Corona.

    Menurut Ganjar, penyebaran virus yang berujung pada merosotnya industri pariwisata bukan hanya kali ini terjadi. "Dulu juga ada SARS dan bahkan Ebola," katanya. Ganjar ingin mencari arsip-arsip terkait penanganan dampak dari penyebaran virus di masa lalu.

    "Arsip ini penting untuk dasar penyusunan kebijakan," katanya. Dia berharap kebijakan yang diputuskan bisa tepat sehingga dampak dari mewabahnya virus Corona bisa diminimalisir, khususnya untuk industri pariwisata.

    Foto udara sebuah resor dengan fasilitas kolam renang yang masih dalam tahap pembangunan di Pulau Tengah, Taman Nasional Karimunjawa (TNKJ), Jepara, Jawa Tengah, Senin, 29 Juli 2019. Warga yang tergabung di dalam Komunitas lingkungan Alam Karimun (Akar) berharap kepada Balai Taman Nasional Karimunjawa untuk meninjau ulang pembangunan penginapan di pulau tersebut karena dinilai menyalahi asas konservasi di kawasan konservasi kepulauan wisata bahari Karimun Jawa. ANTARA

    Di 2020 ini, 250 event wisata digelar di 35 kabupaten dan kota di provinsi itu. Mereka berharap event itu bisa mendongkrak jumlah wisatawan domestik di Jawa Tengah yang ditarget mencapai 49,5 juta dan wisatawan asing sebesar 850 ribu di tahun ini.

    AHMAD RAFIQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.