Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

UKM di Sekitar Destinasi Superprioritas Dapat Prioritas Pelatihan

image-gnews
Seorang pedagang menunggu wisatwan untuk membeli tenun ikat Toraja di Tongkonan Tobaran, Saddan, Toraja Utara, Sulawesi Selatan, 2 Januari 2018. Kurangnya perhatian pemerintah Toraja Utara terhadap pengrajin tenun ikat, membuat kampung tenun ini mulai sepi peminat dan wisatawan. Foto: Iqbal lubis
Seorang pedagang menunggu wisatwan untuk membeli tenun ikat Toraja di Tongkonan Tobaran, Saddan, Toraja Utara, Sulawesi Selatan, 2 Januari 2018. Kurangnya perhatian pemerintah Toraja Utara terhadap pengrajin tenun ikat, membuat kampung tenun ini mulai sepi peminat dan wisatawan. Foto: Iqbal lubis
Iklan

TEMPO.CO, Yogyakarta - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menargetkan rasio wirausaha nasional yang populasinya saat ini sebesar 3,47 persen dari jumlah penduduk, bisa bertumbuh menjadi 3,64 persen pada tahun 2021. Salah satu konsentrasi UKM, umumnya berada di destinasi superprioritas.

Populasi kelompok wirausaha di tanah air tersebut, ujar Teten, dinilai masih sangat kecil dibandingkan dengan jumlah wirausahawan, yang ada di negara maju yang kini rata rata mencapai 14 persen.

Jumlah wirausahawan Indonesia, ujar Teten, masih lebih kecil dibandingkan dengan jumlah wirausahawan yang ada di Malaysia yang mencapai 4,74 persen, dari jumlah penduduknya, Thailand 4,26 persen, dan Singapura yang mencapai 8,76 persen.

“Masa kita kalah terus dengan negara-negara tetangga, dengan bonus demografi usia produktif kita harusnya menjadi pemenang di ASEAN untuk wirausaha itu,” kata Teten saat menghadiri forum bertajuk Kolaborasi untuk #KoperasiKeren dan #UMKMNaikKelas di Sleman, Yogyakarta Senin 24 Februari 2020.

Teten menuturkan untuk mendongkrak populasi wirausaha itu, salah satunya dengan membidik pelaku usaha mikro kecil menengah atau UMKM.  Menurut Teten, mereka harus mendapatkan pendidikan dan pelatihan intens untuk membuatnya segera naik kelas.

Selain itu, untuk menumbuhkan populasi wirausahawan itu, ujar Teten dengan menggenjot program pelatihan di kawasan strategis. Seperti daerah yang menjadi kawasan wisata superprioritas. Misalnya Borobudur yang dikeliling sejumlah kabupaten mulai Sleman, Magelang, dan Purworejo.

Menurutnya, di kawasan prioritas itu, populasi wirausaha bisa meningkat secara signifikan.  Teten menambahkan dalam strategi nasional (Stranas) tentang Pengembangan UMKM pemerintah sudah berpedoman pada tiga pilar. Pertama pada peningkatan kapasitas usaha, kedua mendorong lembaga keuangan ramah UMKM serta ketiga meningkatkan koordinasi lintas sektor untuk mendukung ekosistem UMKM.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dari tiga pilar itu pemerintah baru menjalankan startegi perluasan akses pasar, meningkatkan daya saing, pengembangan kewirausahaan, akselerasi pembiayaan dan investasi, kemudahan dan kesempatan berusaha, dan koordinasi lintas sektor.

Deputi Bidang Pengembangan SDM Kementerian Koperasi dan UKM, Arif Rahman Hakim dalam kesempatan itu mengatakan target jumlah wirausaha yang mendapatkan pelatihan tahun 2020 sebanyak 57.700 orang.

Kawasan wisata super prioritas jadi target pertumbuhan wirausaha baru. Salah satunya pelaku usaha di sekitar kawasan Candi Borobudur. TEMPO/Pribadi Wicaksono

“Ini untuk meningkatkan rasio kewirausahaan dari 3,47 persen menjadi 3,64 persen dan rasio wirausaha berbasis peluang menjadi 10,30 persen yang akan dikerjakan bersama-sama dengan lintas lembaga,” katanya.

Arif mengatakan tahun 2021 pemerintah juga akan mempriotaskan pelatihan, yang mengarah kepada pemecahan masalah atau studi kasus dan mulai dilakukan langkah-langkah revitalisasi Balai Latihan Koperasi (Balatkop) sebagai UKM Centre sebaga Centre of Excellent pengembangan UMKM di setiap provinsi.

PRIBADI WICAKSONO

Iklan

Berita Selanjutnya




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Badan Otorita Borobudur Targetkan 277,7 Juta Wisatawan di Jawa Tengah dan DIY: Butuh Strategi Pemasaran yang Tepat

11 hari lalu

Badan Otorita Borobudur garap event sport tourism Kejurnas Indonesia Enduro Championship Seri Pertama di kawasan perbukitan Menoreh Sabtu-Minggu, 7-8 Maret 2020. TEMPO/Pribadi Wicaksono
Badan Otorita Borobudur Targetkan 277,7 Juta Wisatawan di Jawa Tengah dan DIY: Butuh Strategi Pemasaran yang Tepat

Badan Otorita Borobudur menargetkan pergerakan wisatawan ke tiga kawasan wisata mencapai 277,7 juta orang pada 2023.


Ketua MPR RI Bamsoet Dorong Sanksi Bagi Perusahaan Tidak Lakukan CSR

12 hari lalu

Ketua MPR RI Bamsoet Dorong Sanksi Bagi Perusahaan Tidak Lakukan CSR

Diperlukan peraturan dengan level undang-undang untuk mengubah paradigma perusahaan agar jangan memandang CSR sebagai beban


Jelang Piala Dunia U-17, PUPR dan Kemenparekraf Siap Bangun Sarhunta Homestay di Kawasan Borobudur

29 hari lalu

Homestay di kawasan Borobudur yang sedang ramai dikunjungi masyarakat (TEMPO/Arimbihp)
Jelang Piala Dunia U-17, PUPR dan Kemenparekraf Siap Bangun Sarhunta Homestay di Kawasan Borobudur

PUPR menyiapkan Sarhunta homestay kawasan wisata Borobudur untuk menyambut Piala Dunia U-17 di Indonesia pada 10 November hingga Desember 2023


Melanie Putria Turut Meramaikan Borobudur Playon Run For Charity 2023

29 hari lalu

Melanie Putria menjadi pembicara di Borobudur Playon Run For Charity 2023, Sabtu 8 Juli 2023 (TEMPO/Arimbihp)
Melanie Putria Turut Meramaikan Borobudur Playon Run For Charity 2023

Model sekaligus runners, Melanie Putria turut memeriahkan event Borobudur Playon Run For Charity 2023, Sabtu 8 Juli 2023


Libur Sekolah, Ajak Anak Memasuki Dunia Jataka di Candi Borobudur

35 hari lalu

Candi Borobudur menyiapkan program Kumpul Bocah saat musim liburan sekolah. Tempo/Arimbihp
Libur Sekolah, Ajak Anak Memasuki Dunia Jataka di Candi Borobudur

Liburan Seru Kumpul Bocah bertema Memasuki Dunia Jataka digelar selama libur sekolah di halaman Museum Kapal Samudraraksa Candi Borobudur.


Tanda Tanya Kajian Amdal Proyek IKN

37 hari lalu

Tanda Tanya Kajian Amdal Proyek IKN

Pemerintah menolak membuka informasi tentang kajian lingkungan atau Amdal proyek ibu kota negara atau IKN.


Ke Borobudur Tak Hanya Lihat Candi, Bisa Belajar Tentang Madu di Sentra Penangkaran Lebah

38 hari lalu

Penangkaran lebah madu Ashaf Borobudur. Tempo.co/Arimbihp
Ke Borobudur Tak Hanya Lihat Candi, Bisa Belajar Tentang Madu di Sentra Penangkaran Lebah

Mengunjungi wisata edukasi Madu Ashfa Borobudur, para wisatawan bisa melihat proses mengolah madu mulai dari ternak lebahnya.


Serunya Wisata Edukasi Membuat Gerabah di Arum Art Borobudur

39 hari lalu

Mengunjungi Arum Art, wisata edukasi membuat gerabah di Borobudur. Tempo.co/Arimbihp
Serunya Wisata Edukasi Membuat Gerabah di Arum Art Borobudur

Arum Art besutan Supoyo di Borobudur awalnya adalah usaha pengrajin grabah turun temurun yang diwariskan oleh keluarganya.


Mangut Beong, Santapan Wajib Pecinta Pedas Saat Singgah di Borobudur

40 hari lalu

Mangut beong khas Borobudur di Rumah Makan Sehati. Tempo.co/Arimbihp
Mangut Beong, Santapan Wajib Pecinta Pedas Saat Singgah di Borobudur

Salah satu kuliner legendaris khas Borobudur adalah Mangut Beong Sehati yang berada di Dusun Bumen.


Mengunjungi Tempat Produksi Gula Kelapa di Borobudur yang Diminati Turis Asing

46 hari lalu

Pembuatan Gula Kelapa khas Karangrejo Borobudur yang diminati wisatawan mancanegara. Tempo./Arimbihp
Mengunjungi Tempat Produksi Gula Kelapa di Borobudur yang Diminati Turis Asing

Salah satu alternatif wisata sekitar Candi Borobudur yang menarik untuk dikunjungi adalah Gubuk Kopi yang terletak di Desa Karangrejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang