Jet Lag? Ini 5 Kiat untuk Mengatasinya

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. theepochtimes.com

    Ilustrasi. theepochtimes.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Saat bepergian ke luar negeri dengan zona waktu berbeda, tubuh perlu penyesuaian dengan lingkungan baru. Ketika tubuh tidak bisa langsung menyesuaikan diri, pelancong akan mengalami jet lag. Adapun jet lag terjadi karena tubuh memiliki jam biologis. Mengutip The Travel, berikut lima kiat untuk mengatasi jet lag.

    Kelola waktu istirahat

    Sebelum penerbangan perlu mengatur pola istirahat yang tepat. Semakin baik mengelola waktu istirahat sesuai kebutuhan tubuh, maka akan lebih mudah mengatasi jet lag. Karena tidak tepat, bila pelancong beranggapan membuat tubuh lelah serta mengurangi waktu istirahat sebelum berangkat, agar bisa tidur lama ketika di pesawat. Bila cara itu dilakukan memungkinkan pelancong tiba di tempat tujuan, dengan jet lag yang lebih sulit untuk diatasi.

    Memilih konsumsi asupan

    Pemilihan makanan dan minuman yang dikonsumsi perlu diperhatikan sejak sebelum berangkat. Selama perjalanan dan setelah tiba, asupan perlu dijaga untuk mengurangi potensi jet lag yang berlebih. Maka, ada baiknya untuk mengetahui efek makanan yang dikonsumsi selama di pesawat terkait dampak pada tubuh. Perlu diperhatikan, bahwa makanan yang berlebihan karbohidrat, cenderung membuat tubuh merasa mudah lelah.

    Pengaturan waktu sebelum penerbangan

    Untuk membantu penyesuaian waktu biologis tubuh, agaknya bisa menyetel jam sesuai dengan waktu di negara tujuan. Cara seperti itu bisa dilakukan sebelum berangkat. Dengan begitu, pelancong memiliki gambaran tentang hal yang harus dilakukan tubuh, untuk penyesuaian dengan zona waktu yang baru.

    Misalnya, jika penerbangan siang, tetapi waktu menunjukkan tengah malam di negara tujuan, maka bisa mencoba tidur di pesawat. Setidaknya cara itu membantu jika waktu tiba di negara tujuan saat pagi. Karena, pelancong akan memiliki rentang waktu yang cukup lama dalam satu hari sebelum tidur lagi.

    Singgah untuk istirahat

    Saat menyusun jadwal di negara tujuan, coba untuk tidak terlalu banyak merencanakan perjalanan saat kedatangan. Karena ketika tiba, waktu beristirahat yang banyak akan membantu pemulihan jet lag. Cara seperti itu pun akan mempengaruhi suasana hati yang lebih baik untuk pemulihan diri.

    Berada di sekitar penyinaran

    Sinar matahari mempengaruhi produksi melatonin dalam tubuh, yang berhubungan dengan keinginan untuk tidur. Jika ingin tidur selama masa jet lag,  gunakan masker. Hal itu akan membuat tidur sesuai dengan kebutuhan istirahat.

    Orang-orang berjemur di dekat air mancur Trocadéro di Paris pada hari Kamis.[Andrea Mantovani/The New York Times]

    Situs web penyedia informasi kesehatan, Healthline menjelaskan, bahwa melatonin telah dipelajari sebagai pengobatan untuk jet lag. Bahkan, termasuk beberapa gangguan tidur, seperti insomnia.

    Dalam 9 dari 10 studi yang ditinjau oleh para peneliti, melatonin dapat mengurangi jet lag bagi orang yang melintasi lima zona waktu atau lebih dari itu. Penurunan jet lag ini terlihat ketika melatonin diambil dekat dengan waktu tidur di tempat tujuan.

    THE TRAVEL | HEALTHLINE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.