Ganti Wesel Stasiun Gambir Rampung, Perjalanan Kereta Normal

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah petugas merevitalisasi wesel rel di Stasiun  Gambir, Jakarta, Kamis malam, 13 Februari 2020. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Sejumlah petugas merevitalisasi wesel rel di Stasiun Gambir, Jakarta, Kamis malam, 13 Februari 2020. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Penggantian konstruksi batang rel kereta atau wesel Stasiun Gambir rampung lebih awal dari perencanaan. Perjalanan kereta api KRL kembali normal, pada Senin, 17 Februari 2020, pukul 15.00.

    "Saat ini proses penggantian wesel (Stasiun) Gambir telah mencapai tahap akhir. Namun rekayasa pola operasi KRL lintas Stasiun Manggarai-Jakarta Kota sudah tidak diberlakukan," kata Executive Vice President Daerah Operasi 1 Jakarta Dadan Rudiansyah, Senin, 17 Februari 2020.

    Meskipun, ia menambahkan, jalur di Stasiun Gambir masih ada pengerjaan wesel menyilang. Proses pengerjaan wesel di Stasiun Gambir masih memasuki proses pemasangan wesel baru tambahan untuk menyilang, yakni 11A1 dan 21A1.

    Pemasangan akan dikerjakan pada malam dalam kurun waktu perawatan sebelum kereta beroperasi agar tidak berdampak pada perjalanan.

    Proses pengerjaan tahap akhir penggantian wesel Stasiun Gambir, Daerah Operasi 1 Jakarta secara bertahap juga memulai pengerjaan penggantian 4 wesel di Jakarta Kota. Pengerjaan itu ditargetkan akan rampung pada 23 Februari 2020.

    Penggantian wesel Stasiun Jakarta Kota, rekayasa pola operasi juga akan diberlakukan satu hari, pada Sabtu, 22 Februari 2020. Pada tanggal itu pekerjaan akan berdampak pada 56 nomor kereta, antara lain sejumlah 34 KA akan dilakukan rekayasa operasi. Dan, 22 KA akan dibatalkan perjalanannya.

    PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 1 Jakarta melakukan proses revitalisasi penggantian wesel 11A dan 21A di Stasiun Gambir, pada Kamis 13 Februari 2020. Penggantian wesel Stasiun Gambir yang berdampak pada perjalanan KRL dan PT KAI Daerah Operasi 1 perlu melakukan rekayasa yang direncanakan selama satu pekan, yakni target penyelesaian pada 19 Februari 2020.

    Namun, melalui percepatan proses tahapan pengerjaan, saat ini Daerah Operasi 1 Jakarta telah menyelesaikan sebagian besarnya terkait penggantian wesel Stasiun Gambir.

    Maka, PT KAI Daerah Operasi 1 Jakarta berkoordinasi dengan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI)menormalkan kembali perjalanan KRL. PT KAI Daerah Operasi 1 Jakarta kembali memberlakukan pola operasi normal tanpa rekayasa di lintas Stasiun Manggarai-Stasiun Jakarta Kota.

    "Kami akan mengupayakan tahapan pekerjaan akhir di (Stasiun) Gambir tidak berdampak pada operasional KA. PT KAI Daerah Operasi 1 Jakarta," ucap Dadan.

    Melalui kebijakan tersebut, semua perjalanan kereta dari Cikarang (Bekasi) dan Bogor dapat beroperasi normal menuju Jakarta Kota dan sebaliknya sesuai relasi. Informasi sebelumnya, bahwa dari 281 perjalanan KRL lintas Stasiun Manggarai- Stasiun Jakarta Kota, 45 di antaranya mengalami rekayasa pola operasi atau hanya sampai Stasiun Manggarai.

    Perjalanan kereta di Stasiun Gambir mulai normal. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Pihak PT KAI Daerah Operasi 1 Jakarta menjelaskan, penggantian wesel di Stasiun Gambir dan Jakarta Kota untuk keamanan perjalanan. Revitalisasi wesel juga menjadi alternatif solusi pengaturan perjalanan kereta, bila dalam kondisi tertentu terjadi kendala di jalur layang. Maka pelayanan perjalanan kereta akan terakomodir melalui penyesuaian pergantian jalur menggunakan wesel baru.

    "PT KAI Daerah Operasi 1 Jakarta menyampaikan permohonan maaf atas perjalanan kereta yang sempat terkena dampak sekitar empat hari," katanya. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.