Pusat Olahraga dan Ruang Pameran Wuhan Jadi Rumah Sakit Darurat

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja menyiapkan infrastruktur untuk mengubahnya menjadi rumah sakit darurat bagi pasien yang terinfeksi virus corona di Pusat Konferensi dan Pameran Internasional Wuhan di Wuhan, provinsi Hubei, Cina 4 Februari 2020. Total kasus infeksi virus corona di China sejauh ini mencapai 31.161. cnsphoto via REUTERS

    Pekerja menyiapkan infrastruktur untuk mengubahnya menjadi rumah sakit darurat bagi pasien yang terinfeksi virus corona di Pusat Konferensi dan Pameran Internasional Wuhan di Wuhan, provinsi Hubei, Cina 4 Februari 2020. Total kasus infeksi virus corona di China sejauh ini mencapai 31.161. cnsphoto via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Wuhan membutuhkan lebih banyak rumah sakit darurat untuk menampung orang-orang yang terduga terinfeksi virus corona. Sebab itu, selain rumah sakit, sejumlah tempat non-medis disulap menjadi sentra penanganan korban virus corona, termasuk gedung pusat olahraga dan ruang pameran.

    Mengutip Business Insider, ada tiga fasilitas umum yang diubah menjadi rumah sakit sementara untuk penanganan virus corona. Tiga tempat itu adalah Hongshan Gymnasium, Pusat Konferensi dan Pameran Internasional Wuhan, serta sebuah kawasan yang sering digunakan untuk pertunjukan kebudayaan, Wuhan Living Room. Tiga tempat itu mampu menampung 3.400 pasien.

    Pada Selasa, 4 Februari 2020, pemerintah Kota Wuhan mengumumkan bakal ada delapan tempat lagi yang bakal dijadikan rumah sakit sementara untuk menangani korban virus corona. Rumah sakit tersebut digunakan untuk memberikan bantuan darurat, perawatan, dan layanan pemeriksaan klinis untuk pasien dengan gejala virus corona.

    Suasana proyek pembangunan Rumah Sakit Huoshenshan di Wuhan, Provinsi Hubei, Cina, 37 Januari 2020. Sebelumnya, Cina juga pernah membangun rumah sakit dalam waktu singkat saat virus SARS menyerang negara tersebut pada 2003. Saat itu rumah sakit Xiaotangshan dibangun di Beijing hanya dalam waktu seminggu. China Daily via REUTERS

    Sejak virus corona merebak, ada sebelas rumah sakit darurat di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Cina, dengan kapasitas mencapai 10 ribu pasien. Adapun Wuhan memiliki populasi 11 juta penduduk. Sebelumnya, ada dua rumah sakit yang telah rampung dibangun dalam waktu singkat di Wuhan, yakni Rumah Sakit Huoshenshan dan Rumah Sakit Lieshenshan. Rumah Sakit Huoshenshan yang dibuat dalam tempo 10 hari mampu menampung 1.000 pasien, sedangkan Rumah Sakit Lieshenshan berkapasitas 1.600 pasien.

    Menurut laporan New York Post, tercatat 479 orang meninggal karena virus corona di Provinsi Hubei, Cina. Dan sebanyak 16.678 orang telah terinfeksi.

    BUSINESS INSIDER | NEW YORK POST


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.