Disneyland Resort di Hong Kong Bakal Jadi Karantina Virus Corona?

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hong Kong Disneyland Resort (HKDL)  menyiapkan berbagai atraksi seru menyambut Natal. Foto: HKDL

    Hong Kong Disneyland Resort (HKDL) menyiapkan berbagai atraksi seru menyambut Natal. Foto: HKDL

    TEMPO.CO, Jakarta - Merebaknya virus corona membuat pemerintah Cina membutuhkan lebih banyak lagi tempat karantina. Saat ini, pemerintah Cina dikabarkan mulai melirik hotel atau tempat penginapan yang berada jauh dari keramaian.

    Salah satu tempat yang disasar untuk menjadi pusat karantina korban virus corona adalah kawasan Disneyland Resort di Hong Kong. "Pemerintah bisa mempertimbangkan untuk menggunakan tempat-tempat yang jauh dari daerah perumahan, misalnya, hotel-hotel di Disneyland Resort Hong Kong sebagai fasilitas karantina," kata anggota parlemen sektor pariwisata Hong Kong, Yiu Si-wing dalam keterangan tertulis yang dikutip dari South China Morning Post, Rabu, 5 Februari 2020.

    Dalam sebuah wawancara, Yiu Si-wing mengatakan Sekretaris Perdagangan dan Pengembangan Ekonomi Cina, Edward Yau Tang-wah akan mempertimbangkan saran tadi. Yiu Si-wing mengatakan ada tiga hotel di Disneyland Resort Hong Kong yang memiliki 1.750 kamar. Dan kawasan itu berada jauh dari permukiman penduduk.

    Hong Kong Disneyland. hongkongdisneyland.com

    Yang perlu diperhatikan, menurut Yiu Si-wing, adalah apakah pihak Disneyland memiliki pertimbangan berbeda karena jika dijadikan tempat karantina korban virus corona, tentu akan berdampak pada citra perusahaan. "Bagaimana meyakinkan tamu bahwa fasilitas kawasan hiburan itu aman saat dibuka kembali untuk umum," kata dia.

    Adapun politikus yang juga mantan Ketua Sekretaris Hong Kong, Henry Tang Ying-yen menyarankan pemerintah memanfaatkan Pulau Lantau yang terpencil sebagai tempat karantina virus corona. Bagian dari People’s Liberation Army’s Shek Kong Barracks di Yuen Long dan lahan kosong di sebelah taman hiburan itu juga dapat dipertimbangkan menjadi tempat karantina.

    Kepala Eksekutif Hong Kong, Carrie Lam Cheng Yuet-ngor mengatakan perlu menambah lebih banyak fasilitas karantina di kota. Saat ini, ada tiga titik karantina di Hong Kong. Meski begitu, Carrie Lam tak menyebutkan mana saja tempat yang bakal disasar.

    SOUTH CHINA MORNING POST | VOICE OF AMERICA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.