Wishnutama: Eventori Bikin Mudah EO Membuat Acara

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana konser untuk Valor yang diisi oleh grup band Metallica saat memperingati hari veteran di National Mall, Washington, 11 November 2014.           REUTERS/Jonathan Ernst

    Suasana konser untuk Valor yang diisi oleh grup band Metallica saat memperingati hari veteran di National Mall, Washington, 11 November 2014. REUTERS/Jonathan Ernst

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyelenggara event atau EO bahkan para meeting planner kian mudah dalam menggelar Meeting, Incentive, Convention, dan Exhibition (MICE). Pasalnya, segala data mengenai penunjang event dapat dipesan melalui Eventori.

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio mengapresiasi aplikasi ‘Eventori’ yang menjadi platform 
    e-commerce untuk memfasilitasi ekosistem industri hiburan tanah air.
     
    Menparekraf Wishnutama Kusubandio saat peluncuran Eventori di M Bloc, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (2/2/2020) mengatakan, platform ini menjadi tempat bertemu dan berkolaborasi seluruh pelaku industri hiburan, baik seniman maupun profesional, dan pengguna dari event organizer, promotor, hingga periklanan atau brand.
     
    “Ide aplikasinya bagus, Ini merupakan Ide yang brilian saya berharap ini akan sukses,” kata Menparekraf Wishnutama. Ia juga sempat bercerita tentang proses panjang perjalanan kariernya yang berawal dari industri kreatif, yang kerap merasa kesulitan untuk menghubungkan dan mencari talenta, event organizer (EO), promotor, periklanan atau bahkan sponsor brand.
     
    “Sampai hari ini, saya masih merasa bingung mau nyari ini, mau nyari itu dengan keinginan-keinginan tertentu harus ke mana, enggak tahu mesti kemana. Saya ini orang yang merangkak bermodal kreativitas dari bawah. Pada saat perjalanan kreatif saya, memang hambatannya adalah bagaimana bisa mengintegrasikan elemen-elemen yang ada di aplikasi ini. Itu kesulitannya,” ujarnya.
     
    Ia juga menceritakan amanah Presiden Joko Widodo dalam beberapa kali pidatonya, untuk menyelengarakan event-event internasional baik event olahraga, musik, dan MICE sebagai upaya menarik minat wisatawan asing datang ke Indonesia.
     
    “Contohnya MotoGP yang dari satu event saja sudah ada praevent, side event, post event yang bisa dimanfaatkan, belum lagi PON, belum lagi Olimpiade 2032, belum lagi berbagai event lainnya. Saya harapkan event-event itu diisi oleh orang-orang Indonesia, sehingga meningkatkan kemampuan-kemampuan untuk kita semua,” katanya.
     
    Menparekraf juga mencatat, terdapat satu konten yang harus diperhatikan dan bisa dimasukan dalam aplikasi Eventori ini yaitu manajemen event. Ia menjelaskan manajemen event adalah suatu hal yang strategis untuk mengatur semua event. Dan di luar negeri sudah ada jurusan di bangku perkuliahan bahkan hingga jenjang S3. 
     
    “Sekarang event management digunakan untuk mengelola sisi keuangan, ticketing, marketing, dan lainnya. Jadi bukan hanya bicara soal sisi teknis atau kreatif belaka. Begitu pentingnya event management ini kalau kita bisa mengintegrasikannya dalam sebuah sistem, itu menjadi suatu hal yang luar biasa,” ujarnya.
     
    Eventori ini bisa dikatakan menjadi semacam database yang bisa digunakan banyak orang. Bagi user, database ini bisa untuk memenuhi kebutuhannya, sementara bagi talent dan pelaku industri pendukung entertainment seperti pengusaha sound system atau venue, terutama di daerah, bisa untuk memasarkan diri dan mencari peluang di panggung-panggung yang lebih luas.
     
    Menparekraf Wishnutama (Kedua dari kanan) menyebut Eventori memudahkan penyelenggara event untuk mencari supplier. Dok. Kemenparekraf
     
    Sedangkan fitur-fitur yang terdapat di platform Eventori antara lain: booking platform, talent management, dan digital advertising. Di dalam fitur booking platform terdapat daftar talenta termasuk portofolio dan honor mereka. Talenta mencakup penyanyi, penari, pesulap, MC, komedian, band, atau kelompok seni tradisional. Selain itu, juga ada daftar pelaku produksi event seperti sound system, lighting atau multimedia, dan bisnis entertainment.
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.