Di Tengah Gurun Yordania, Ikan dan Udang Berlimpah

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemandangan sungai di Lembah al-Zara yang mengarah ke Laut Mati di Yordania, 5 November 2016. REUTERS/Muhammad Hamed

    Pemandangan sungai di Lembah al-Zara yang mengarah ke Laut Mati di Yordania, 5 November 2016. REUTERS/Muhammad Hamed

    TEMPO.CO, Jakarta - Yordania dengan wilayah yang didominasi gurun, memiliki ngarai subur yang terkonsentrasi di dekat laut mati. Spot yang biasa disebut sebagai widyan dalam Bahasa Arab itu, merupakan destinasi untuk hiking, mendaki, rappelling, dan bahkan memancing. Gurun Yordania itu, kini jadi destinasi wisata yang menjanjikan.

    Sumber air di widyan itu berasal dari barat, menggelegak keluar dari mata air panas atau dari salju musim dingin yang mencair. Lalu mengalir melalui Ngarai Areedh, dan menuju Laut Mati, titik terendah di Bumi.

    Perlahan namun tanpa henti melintasi batu. Setelah jutaan tahun, membentuk jurang dengan tebing-tebing yang berlapis-lapis warnanya. Hal itu bisa didapati di Wadi Mujib, Wadi Zarqa Ma'in, dan Wadi Himara.

    Pada musim dingin dan awal musim semi, air sangat berlimpah di ngarai dan cukup berbahaya untuk menjelajahinya. Hal yang menarik, bukan hanya air di tengah padang yang tandus, namun di sekitar ngarai yang subur terdapat hewan-hewan yang unik.

    Wadi Zarqa Ma'in salah satu ngarai dengan sungai di Yordania. Foto: Rebecca Byrne/Atlas Obscura

    Jika Anda memeriksa celah berlumut pada dinding batu ngarai, sangat mungkin untuk melihat kepiting air tawar yang menempel pada batu. Sementara pada air bersih yang mengalir di bebatuan, wisatawan bisa melihat sekelompok ikan. Di permukaan sungai, bisa dijumpai kucing gunung, ibex, dan lebih dari 300 spesies tanaman.

    Keberadaan widyan itu, menciptakan kelembaban di ngarai, yang kemudian menumbuhkan vegetasi. Vegetasi kemudian menciptakan piramida makanan, menyediakan makanan bagi manusia dan hewan liar.

    Suku Badui masih pergi ke widyan untuk berburu mamalia, burung, dan ikan kecil. Jadi, di sekitar ngarai, wisatawan bisa menemukan selongsong peluru kecil, milik para pemburu. Sisa-sisa panggangan burung atau ikan yang mereka tangkap, bisa didapati di sekitar ngarai.

    Ngarai yang subur ini sama pentingnya bagi penduduk setempat di masa lalu hingga saat ini. Alkitab bahkan menyebut Wadi Mujib identik dengan Sungai Arnon dalam Perjanjian Lama.

    Seorang pria mengajak anaknya berenang di sungai yang berada di Lembah al-Zara yang mengarah ke Laut Mati di Yordania, 5 November 2016. REUTERS/Muhammad Hamed

    Pelesiran di ngarai – bila wisatawan bersabar menjelajahinya hingga ujung – bisa menemukan air terjun. Air terjun di tengan gurun itu, bisa didapati di Wadi Mujib, Wadi Hidan, Wadi Balou’, dan Wadi Zarqa Ma'in.

    Menjelajahi ngarai di Yordania, wisatawan dapat menemukan keajaiban alam, yang sama memukaunya dengan situs Petra dan Jerash. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.