Tunggu Oktober ke Jepang, Taman Gundam di Yokohama Resmi Dibuka

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Robot Gundam mempercantik pemandangan Tokyo. Foto: Kris McCracken/Atlas Obscura

    Robot Gundam mempercantik pemandangan Tokyo. Foto: Kris McCracken/Atlas Obscura

    TEMPO.CO, Jakarta - Anda penggemar Gundam? Bersiaplah ke Jepang pada Oktober nanti. Pasalnya, robot Gundam setinggi 18 meter sedang dibangun di Jepang dan akan dibuka untuk umum pada tahun ini, untuk merayakan lebih dari 40 tahun serial anime "Mobile Suit Gundam".

    Dilansir IGN, Japan Times melaporkan bahwa robot tersebut memiliki 24 sendi yang berfungsi penuh untuk digerakkan. Tentu, ini lebih mutakhir dibanding robot raksasa Gundam sebelumnya. Robot akan setinggi 18 meter itu didukung oleh Gundam Dock 25 meter, yang akan bertindak sebagai situs perawatannya. Robot tersebut akan dibangun di Gundam Factory, Yokohama di atas fasilitas seluas 9.000 meter persegi.

    Rencananya, robot itu akan dibuka untuk umum di Dermaga Yamashita pada tanggal 1 Oktober 2020. Sementara, tiketnya akan mulai dijual pada bulan Juli. Proyek Gundam Global Challenge dimulai kembali pada tahun 2014 sebagai bagian dari perayaan menjelang peringatan 40 tahun anime "Mobile Suit Gundam" pada tahun 2019.

    Pembuat anime "Gundam", Yoshiyuki Tomino, telah mengerjakan proyek bersama tim insinyur dan peneliti guna membangun robot Gundam yang bisa bergerak. Tahun lalu, dilaporkan bahwa film live-action "Gundam" sedang dikerjakan bersama penulis skenario Brian K. Vaughn.

    Sebelumnya, robot Gundam, setinggi 20 meter yang berdiri di taman Mal Diver City, menghadap ke pelabuhan Tokyo. Setelah beberapa kali dicopot, pada Agustus 2018, replika Gundam itu dipasang di depan mal. Gundam yang kembali ini, sedikit lebih canggih. Senjatanya bisa menembakkan laser dan mengeluarkan berasap. Sementara tanggannya mampu bergerak mengikuti musik.

    Robot Gundam berdiri di depan sebuah mal, menghadap ke Teluk Tokyo. Foto: Jason Rost/Atlas Obscura

    Sementara yang bakal dipamerkan nantinya, merupakan robot yang bergerak dengan 24 persendian. Keberadaannya diharapkan mampu memikat wisatawan kembali, usai penyelenggaraan Olimpiade di Jepang. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.