Solo Rayakan Imlek dengan Kreatif: Sampah Ditukar Kue Keranjang

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga memadati kawasan Pasar Gede yang dihiasi dengan lampion di Solo, Jawa Tengah, Kamis, 16 Januari 2020. Panitia Imlek Solo memasang ribuan lampion di kawasan Pasar Gede untuk memeriahkan Tahun Baru Imlek sekaligus menjadi daya tarik wisatawan berkunjung ke Kota Solo. ANTARA

    Warga memadati kawasan Pasar Gede yang dihiasi dengan lampion di Solo, Jawa Tengah, Kamis, 16 Januari 2020. Panitia Imlek Solo memasang ribuan lampion di kawasan Pasar Gede untuk memeriahkan Tahun Baru Imlek sekaligus menjadi daya tarik wisatawan berkunjung ke Kota Solo. ANTARA

    TEMPO.CO, Solo - Panitia Bersama Imlek Solo 2020 membagikan ribuan kue keranjang untuk para pengunjung Lampion Imlek, di kawasan Pasar Gede. Syaratnya, pengunjung ikut membantu mengumpulkan sampah yang berserakan.

    "Kami ingin menggugah kesadaran akan kebersihan," kata Ketua Panitia Imlek, Sumartono Hadinoto, Kamis 23 Januari 2020. Program tukar sampah dengan kue keranjang itu digelar dua malam, pada 22 dan 23 Januari.
     
    Selama lebih dari sepekan, hiasan Lampion Imlek di kawasan Pasar Gede menyedot ribuan pengunjung tiap malam. Keramaian itu menyisakan tebaran sampah jajanan yang menjadi pemandangan tak sedap usai tengah malam.
     
    "Akhirnya ide ini tercetus untuk memancing kepedulian masyarakat," katanya. Tidak tanggung-tanggung, mereka membuat lima kuintal kue keranjang untuk dibagikan selama dua hari, "Biayanya mencapai sekitar Rp 14 juta," katanya.
     
    Berdasarkan pantauan, pengunjung cukup antusias untuk mendapat kue khas Imlek itu. Mereka mengambil kantung yang dibagikan panitia dan memunguti sampah di jalan. Lantas, kantung yang telah terisi sampah itu ditukar dengan kue keranjang.
     
    Salah satu pengunjung, Suwandi mengaku cukup gembira bisa memperoleh kue keranjang, "Meski cuma dapat satu kue tapi cukup senang bisa membantu membersihkan lingkungan," katanya.
     
    Panitia Imlek Solo membagikan ribuan kue keranjang untuk relawan sampah, Rabu malam 23 Januari 2020. Ribuan pengunjung Lampion Imlek Pasar Gede menyisakan sampah hingga 4 ton tiap malam. TEMPO/Ahmad Rafiq
     
    Kepala Dinas Lingkungan Hidup Surakarta, Gatot Sutanto mengapresiasi kreativitas penyelenggara. "Mereka mampu menggugah kesadaran masyarat mengenai kebersihan lingkungan," katanya.
     
    Setiap malam, keramaian itu menyisakan sampah hingga nyaris empat ton tiap malam. Pada akhir pekan, jumlah sampah yang ditinggalkan pengunjung meningkat hingga dua kali lipat.
     
    AHMAD RAFIQ
     
     
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.