Rayakan Imlek di Solo, Nikmati Mandi Cahaya Lampion di Pasar Gede

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Masyarakat memadati jalan di kawasan Pasar Gede Solo saat uji coba penyalaan lampion Imlek, Selasa malam 14 Januari 2020. Lampion Imlek itu akan dipasang hingga sebulan ke depan. TEMPO | Ahmad Rafiq

    Masyarakat memadati jalan di kawasan Pasar Gede Solo saat uji coba penyalaan lampion Imlek, Selasa malam 14 Januari 2020. Lampion Imlek itu akan dipasang hingga sebulan ke depan. TEMPO | Ahmad Rafiq

    TEMPO.CO, Solo - Panitia Imlek Bersama Kota Solo mulai menyalakan lampu-lampu pada lampion yang dipasang di sekitar kawasan Pasar Gede, Selasa malam, 14 Januari 2020. Kendati baru uji coba, penyalaan lampu itu menyedot perhatian sehingga masyarakat memadati kawasan tersebut.

    Sebagian besar lampion sudah menyala warna warni. Hanya beberapa bagian yang masih perlu diperbaiki. Beberapa pekerja terlihat sibuk membereskan instalasi listriknya.

    "Lampu ini akan kami nyalakan mulai 15 Januari hingga 15 Februari," kata Sumartono Hadinoto, Ketua Panitia Bersama Imlek Solo. Masyarakat tampaknya tak sabar ingin menikmati suasana malam bermandi cahaya ribuan lampion itu. Mereka langsung memadati kawasan di sekitaran Pasar Gede.

    Ribuan lampion dipasang dan menyala di kawasan Pasar Gede Solo untuk merayakan Imlek. TEMPO | Ahmad Rafiq

    Banyak di antaranya yang berfoto dengan latar lampion. Penjaja makanan dan minuman memanfaatkan keramaian dengan berkeliling menawarkan jualannya. Sejumlah kendaraan yang melintas kesulitan menerobos kepadatan pengunjung di sana. Sebagian besar memilih untuk berbelok menghindari jalan yang padat.

    Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengatakan Imlek terbukti mampu menggeliatkan wisata di kota itu selama beberapa tahun terakhir. "Bukan hanya warga Solo, banyak wisatawan yang ingin menikmati suasana Imlek di sini," katanya.

    Dia meyakini berbagai kegiatan yang digelar menyambut Imlek akan membawa dampak ekonomi kepada masyarakat. "Imlek sudah menjadi milik bersama bagi warga Solo," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.