Bila Traveling, Ernest Prakasa Wajib Bawa Barang Ini

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komika Ernest Prakasa saat menghadiri pemutaran perdana film Milly dan Mamet (Ini Bukan Cinta dan Rangga) di XXI Cinema Epicentrum, Jakarta, Selasa, 11 Desember 2018. Film ini disutradarai Ernest dan dibantu oleh sang istri Meira Anastasia sebagai penulis skenario. TEMPO/Nurdiansah

    Komika Ernest Prakasa saat menghadiri pemutaran perdana film Milly dan Mamet (Ini Bukan Cinta dan Rangga) di XXI Cinema Epicentrum, Jakarta, Selasa, 11 Desember 2018. Film ini disutradarai Ernest dan dibantu oleh sang istri Meira Anastasia sebagai penulis skenario. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Traveling butuh rasa nyaman. Dan itu bisa dimulai dengan membawa barang-barang yang membuat Anda nyaman, saat pelesiran.

    Penulis sekaligus Sutradara, Ernest Prakasa berbagi tips mengenai barang apa saja yang wajib dibawa saat Traveling. Kiat itu ia bagikan melaluiakun instagramnnya @ernestprakasa.

    Barang yang wajib dibawa Ernest, pertama berupa earphone. Ia sangat merekomendasikan earphone dan bukan headphone. Ukuran headphone memang lebih besar dibandingkan dengan earphone. Menurutnya, ukuran headphone yang besar, menyusahkan bila akan tidur, mengganjal. 

    Sejumlah earphone ditampilkan dalam pameran Ultimate Sound Fair 2014 di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, 27 September 2014. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Beda halnya dengan earphone, yang ujungnya masuk lubang telinga, sehingga memblok suara dari luar, dan lebih gampang bila ingin tidur. Sutradara film Imperfect ini mengatakan, bahwa yang didengarkan haruslah comfort zone bagi masing-masing individu. Ernest lebih memilih mendengarkan suara air mengalir atau hujan, untuk membantunya cepat tidur. 

    Pelengkapan berikutnya adalah penutup mata. Menurunya, penutup mata yang benar dan efektif adalah penutup yang memilliki ganjalan di bagian bawah mata. Di pasaran, menurutnya 99 persen penutup mata hanya menutup bagian matanya saja. “Jadi ketika dipakai gelap semua,” ujarnya. Gelap itu penting baginya. Mengapa? Menurut Ernest, tubuh manusia memiliki hormon yang bernama melatonin. Melatonin ini membuat seseorang mengantuk, dan muncul pada saat gelap.

    Selanjutnya adalah bantal leher. Ernest mengaku telah mencoba puluhan bantal leher, dan akhirnya menemukan bantal leher yang efektif. Bantal leher ini bisa ditiup, jadi tak banyak memakan tempat saat dibawa bepergian, “Simpel, tinggal dimasukkan ke pouch, gampang gitu,” imbuhnya.

    Bantal leher. Foto: @ webarebearsindonesia.official

    Ernest juga memiliki syarat khusus untuk bantal leher. Pertama adalah bagian belakang leher itu harus tipis. Kedua adalah bagian kanan dan kiri leher harus yang tinggi. Menurutnya, bila bagian kanan dan kiri tak tinggi, akibatnya kepala malah bergerak-gerak tak nyaman.

    "Elemen penting yang ketiga adalah bantal leher harus memiliki strip untuk mengaitkan sisi kanan dan kiri, dari ujung bantal leher tersebut, “Karena kalau enggak, kepala tidak ada penyangganya,” begitu paparnya.

    NURUL FARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.