Jelang Imlek, Resto Din Tai Fung Menawarkan Menu Spesial

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menu spesial Imlek restoran Din Tai Fung, Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara,  antara lain  hidangan Chinese zodiac bun, lucky dumpling, dan yu sheng. TEMPO/Bram Setiawan

    Menu spesial Imlek restoran Din Tai Fung, Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara, antara lain hidangan Chinese zodiac bun, lucky dumpling, dan yu sheng. TEMPO/Bram Setiawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Menjelang Tahun Baru Cina atau Imlek pada 25 Januari 2020, Restoran Din Tai Fung Mall Kelapa Gading mengeluarkan beberapa menu spesial. Menu tersebut antara lain Chinese zodiac bun, lucky dumpling, dan yu sheng.

    "Menu itu akan mulai dijual pada 13 Januari hingga 2 Februari 2020," kata Asisten Manajer Umum Operasional Din Tai Fung, Suhartojo Tatang di Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat, 10 Januari 2020.

    Chinese zodiac bun adalah menu semacam bakpao yang dibentuk menyerupai tikus. Bentuk tersebut, menyesuaikan dengan shio dalam tahun baru Cina. "Kami buat kreasi Chinese zodiac bun setiap tahun," ucap Suhartojo.

    Kreasi tahun ini, menu Chinese zodiac bun berisi cokelat. Menu bakpao khusus Imlek memiliki tekstur yang kenyal. Sedangkan menu lucky dumpling semacam pangsit perpaduan warna merah dan kuning. Menu lucky dumpling yang sempat disajikan Din Tai Fung menggunakan isian daging ayam.

    Menu yang dianggap paling identik saat Imlek adalah yu sheng. Sebuah menu yang dominan sayuran, "Ada juga campuran ikan salmon," kata Suhartojo.

    Ia menjelaskan, yu sheng makanan yang dimaknai sebagai simbol memohon kemakmuran. Hidangan yu sheng bisa disantap untuk tiga orang. Sebelum menyantap yu sheng, ada tujuh tahapan permohonan, "Ketika tahap ketujuh, sumpit sudah masuk mengaduk yu sheng," tuturnya.

    Ada makna tertentu saat proses mengaduk. Saat mencampur menggunakan sumpit, adukan sayuran biasanya terus diangkat ke atas. "Semakin tinggi adukan menandakan permohonan keberkahan yang dicapai pada tahun baru," kata Suhartojo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.