Inilah 7 Resor yang Turut Menyelamatkan Terumbu Karang

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Resor St. Lucian di Anse Chastanet membasmi lionfish, dan disajikan kepada tamu. Hal itu dilakukan untuk melindungi terumbu karang. Dok. Anse Chastanet

    Resor St. Lucian di Anse Chastanet membasmi lionfish, dan disajikan kepada tamu. Hal itu dilakukan untuk melindungi terumbu karang. Dok. Anse Chastanet

    TEMPO.CO, Jakarta - Terumbu karang merupakan ekosistem unik yang dihuni makhluk laut. Fungsinya sebagai penopang kehidupan, keindahan, dan nutrisi untuk lautan. Mereka melindungi garis pantai dari dampak buruk badai dan gelombang, dan sangat penting bagi kehidupan laut.

    Sayangnya, akibat polusi, perubahan iklim, penangkapan ikan yang berlebihan, dan racun memicu kematian terumbu karang dengan kecepatan yang mengkhawatirkan.

    Terumbu karang tak seperti hutan di daratan, kerusakan yang diakibatkan kadang tak tergantikan, dan sering kali mati total. Dalam industri pariwisata, penggunaan tabir surya mengakibatkan terumbu karang sekarat.

    Sebagian besar tabir surya mengandung bahan kimia oxybenzone dan octinoxate, menyebabkan mutasi pada terumbu karang atau pemutihan karang. Zai itu membunuh terumbu karang, mengelupas warnanya, dan meninggalkan kusam berupa kerangka putih.

    Banyak hotel di seluruh dunia mengambil tindakan untuk mencoba dan menyelamatkan terumbu karang dari kerusakan dan kematian. Inilah tujuh hotel yang berusaha untuk membuat perbedaan, sebagaimana dinukil dari Travel and Leisure.

    Di Playa del Carmen, Meksiko, Fairmont Mayakoba bekerja keras untuk memulihkan terumbu karang di sepanjang Mesoamerican Barrier Reef. Dok. Fairmont Mayakoba

    Fairmont Mayakoba

    Di Playa del Carmen, Meksiko, Fairmont Mayakoba bekerja keras untuk memulihkan terumbu karangnya yang berharga. Terletak di sepanjang Mesoamerican Barrier Reef, terbesar kedua di dunia, Fairmont Mayakoba menawarkan wisatawan pemandu snorkeling. Mereka diajak untuk menyaksikan penyelamatan terumbu karang.

    Program Restorasi Terumbu Karang dari Oceanus tersebut, berusahan melakukan pembibitan dan berupaya menumbuhkan kembali jaringan dan memulihkan bekas luka pada terumbu karang. Sejauh ini, resor tersebut telah menanam 1.500 terumbu karang, dan sekitar 80 persen masih hidup.

    Hotel dan Vila Round Hill

    Karang bercabang emas adalah terumbu karang utama di Jamaika sebelum tahun 1980-an. Ketika mayoritas dari mereka mati karena polusi dan penangkapan ikan berlebihan, ekosistem di perairan Jamaikan terganggu.

    Hotel dan Vila Round Hill bersama pakar kelautan menanam terumbu karang bercabang emas yang nyaris punah. Dok. Round Hill Hotel & Villas

    Lalu dimulailah proyek taman terumbu Round Hill, yang bekerja untuk mengembalikan mereka.  Hotel dan Vila Round Hill bekerja sama dengan para ilmuwan kelautan lokal, membuat resor ini menjadi "taman karang" dan sedang mencoba menanam kembali 5.000 karang ke Round Hill Reef Gardens dalam tiga tahun ke depan.

    Sejauh ini, mereka telah menanam 1.100 karang bercabang emas untuk memulihkan ekosistem. Karang ini menyediakan habitat untuk ikan, lobster, dan kepiting, dan meningkatkan jumlah kehidupan laut. “Penanam Terumbu” itu diikuti pemeliharaan dengan menyiangi alga, memetik siput dan cacing. Dengan demikian terumbu karang tumbuh dengan lebih cepat.

    Aqua-Aston Hospitality

    Hawaii menerapkan undang-undang larangan menggunakan tabir surya berbahan yang merusak karang, mulai tahun 2021. Langkah lebih awal dilakukan oleh Aqua-Aston Hospitality memiliki 40 hotel, yang menawarkan sampel, dispenser, dan produk tabir surya yang aman bagi terumbu karang. Hampir 100.000 sampel tabir surya yang aman untuk karang telah didistribusikan hingga saat ini, dan banyak properti Aqua-Aston memiliki dispenser aman untuk karang di lokasi, termasuk The Surfjack Hotel & Swim Club, Luana Waikiki Hotel & Suites, dan Aston di The Whaler di Pantai Kaanapali. Aqua Aston juga dikreditkan sebagai anggota pendiri Hari Terumbu Dunia pertama pada 1 Juli 2019.

    Aqua-Aston Hospitality menawarkan produk tabir surya yang aman bagi terumbu karang. Dok. Aqua Aston-Hospitality

    Brando

    Terletak di Polinesia Prancis, The Brando bekerja untuk menyelamatkan karang dengan melihat ke masa depan. Program pengasaman laut di resor ini, dilakukan dengan analisis kimia air di sekitar karang untuk mengukur “detak jantung” harian terumbu karang, untuk menentukan kesehatan terumbu. Oksigen, pH, dan bahan kimia lainnya menunjukkan seberapa cepat karang tumbuh, dan membantu memprediksi kesehatan karang di masa depan.

    Resor ini juga bereksperimen pada sebagian terumbu untuk mensimulasikan kondisi 100 tahun dari sekarang, yang membantu memprediksi nasib terumbu karang dalam menanggapi perubahan iklim. Untuk melakukan ini, resor menggunakan air yang dipompa dari kedalaman laut menggunakan sistem pendingin udara The Brando yang berkelanjutan dan mentransfer air yang sangat asam ke wilayah kecil terumbu karang Tetiaroa.

    The Brando merekayasa perairan untuk meneliti pertumbuhan terumbu karang. Dok. The Brando

    Terumbu karang di area pengujian ini mengalami kondisi yang diperkirakan akan dialami oleh terumbu sekitar 100 tahun dari sekarang, memberi para ilmuwan dan tamu kesempatan untuk mempelajari terumbu futuristik.

    Four Seasons Koh Samui

    Ahli biologi kelautan Benjawan Sansittisakunlird (Benji) memimpin para tamu di Four Seasons Koh Samui untuk snorkeling di sepanjang terumbu karang yang bersebelahan dengan resor di Thailand. Hingga saat ini, resor ini telah menanam 16.000 fragmen karang di laut, dan terumbu dipantau secara teratur.

    Setelah snorkeling, Benji membantu tamu mengidentifikasi spesies karang, seperti karang pot bunga dan karang galaksi. Mereka yang ingin mempelajari lebih dalam mengenai konservasi karang dapat mempelajarinya dalam diskusi Coral Talk. Para tamu bisa berpartisipasi aktif dalam menyelamatkan terumbu karang dengan, membantu mengambil potongan-potongan koral dari terumbu, yang direhabilitasi di pembibitan dan kemudian dipindahkan ke anjungan bawah laut.

    Four Seasons Koh-Samui telah menanam puluhan ribu terumbu karang. Dok. Four Seasons Koh-Samui

    Banyan Tree Vabbinfaru

    Di Maladewa, Banyan Tree Vabbinfaru berkolaborasi dengan para penemu di Global Coral Reef Alliance, resor ini mengendapkan kalsium karbonat melalui proses elektrolisis air laut. Idenya adalah bahwa karang akan tumbuh lebih cepat, karena kalsium karbonat digunakan untuk kerangka karang.

    Untuk mengendapkan kalsium karbonat, mereka menggunakan arus listrik bertegangan rendah, untuk membantu pertumbuhan karang dan kesehatan karang. Sejauh ini, hasilnya positif. Struktur baja berbentuk gunung berapi di Vabbinfaru, yang disebut Lotus, memberi karang dan ikan habitat yang sehat. Dan merupakan peluang besar bagi perenang snorkel untuk melihat kelahiran terumbu karang baru.

    Banyan Tree Vabbinfaru mengendapkan kalsium karbonat untuk memicu pertumbuhan terumbu karang. Dok. Banyan Tree Vabbinfaru

    Anse Chastanet

    Resor St. Lucian ini menangani kerusakan terumbu dengan menyajikan ikan lionfish. Ikan ini adalah, salah satu spesies ikan paling merusak dan invasif yang pernah menghantam Karibia. Mereka menyebabkan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki pada terumbu karang. Lionfish menjadi predator ikan pemakan alga pada terumbu. Tanpa ikan herbivora pemakan alga, karang menjadi tidak sehat dan bisa mati.

    Anse Chastanet menyajikan menu berbahan lionfish, lengkap dengan anggur yang dipasangkan dengan pemandangan pantai. Mereka menyajikan lionfish menjadi sashimi, ceviche, dan dipanggang atau direbus dengan citarasa Karibia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.