Toyota Bakal Membangun Kota Canggih, Seperti Apa Rupanya?

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Toyota pada 2021 mulai membangun kota modern di kaki Gunung Fuji seluas 70 hektare lebih. Dok. Toyota

    Toyota pada 2021 mulai membangun kota modern di kaki Gunung Fuji seluas 70 hektare lebih. Dok. Toyota

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan mobil Jepang, Toyota, tidak hanya berinvestasi dalam membangun gedung baru, atau bahkan kampus bergaya Lembah Silikon seperti Google atau Apple, perusahaan ini bahkan membangun seluruh kota.

    Menurut Forbes, Toyota mengumumkan akan membangun "kota masa depan" di bekas lokasi pabrik dekat Gunung Fuji di Jepang. "Woven City" akan menjadi tempat bagi orang untuk tempat tinggal, bekerja, dan membantu produsen mobil melakukan riset pasar.

    Situs 175-acre (70,82 hektare) akan diatur dengan sistem grid, menurut Forbes , dengan tiga jalur lalu lintas untuk berbagai jenis komuter: satu untuk kendaraan kecepatan tinggi seperti mobil, satu untuk kendaraan kecepatan lambat seperti skuter dan sepeda, dan satu-satunya untuk pejalan kaki.

    Bagi mereka yang senang berjalan kaki, kota ini akan memiliki jalur jalan kaki yang menyenangkan, seperti “taman” bagi siapa saja untuk berkeliling kota dengan mudah. Menurut Forbes, sistem grid akan menjadi tempat yang sempurna bagi perusahaan untuk menguji mobil otonom yang dapat dikendarai sendiri.

    Kota Toyota difungsikan sebagai tempat tinggal, perkantoran, dan uji coba produk-produk Toyota yang menggunakan kecerdasan buatan. Dok. Toyota

    Dan gedung-gedung kota juga akan menampilkan beberapa produk futuristik dari Toyota, termasuk yang membantu mobilitas dan kesehatan pribadi, lapor Forbes .

    "Membangun kota yang lengkap dari bawah ke atas, bahkan dalam skala kecil seperti ini, adalah kesempatan unik untuk mengembangkan teknologi masa depan, termasuk sistem operasi digital untuk infrastruktur kota," kata Presiden/CEO Toyota, Akio Toyoda, dalam sebuah pernyataan.

    "Dengan orang-orang, bangunan, dan kendaraan semuanya terhubung dan berkomunikasi satu sama lain melalui data dan sensor, kami akan dapat menguji teknologi AI yang terhubung ... baik dalam dunia virtual dan fisik ... memaksimalkan potensinya."

    Setiap bangunan akan dibangun dengan bahan yang berkelanjutan dan menampilkan energi terbarukan, termasuk panel surya fotovoltaik dan teknologi sel bahan bakar hidrogen perusahaan untuk memberi daya pada kota, lapor Forbes.

    Menurut The Verge, kota ini akan dapat menampung sekitar 2.000 orang, dengan banyak ruang untuk karyawan Toyota dan keluarga mereka. Akio Toyoda mengatakan dalam pernyataannya bahwa kota itu akan menyambut semua yang terinspirasi untuk meningkatkan cara hidup di masa depan.

    Kota Toyota menjadi rumah tinggal bagi karyawan yang terlibat dalam penelitian. Dok. Toyota

    Ia mengajak warga dunia mengambil kesempatan dari ekosistem penelitian yang unik tersebutm dan bergabung dengan dalam  menciptakan cara hidup yang lebih baik di masa depan. Toyota berharap pembangunan bisa dimulai pada 2021.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.