Soal MICE, Ini Target Palembang Pada 2020

Crosser asal Spanyol Jorge Prado dari tim Red Bull KTM Factory Racing memacu motornya pada balapan seri Palembang kejuaraan dunia Motocross Grand Prix MX2 2019 di Sirkuit OPI Mall, Palembang, Sumatera Selatan, Minggu, 7 Juli 2019. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - Kota Palembang terus berbenah untuk menjadi destinasi MICE terkemuka di Indonesia. Berbagai pengalaman menggelar hajatan berkelas lokal, nasional, dan internasional membuat Palembang, mampu bersaing dengan kota-kota di Jawa maupun Bali.

Direktur Politeknik Pariwisata Palembang (PPP) Zulkifli Harahap, menilai ibu kota Provinsi Sumatera Selatan ini sangat siap menyandang gelar sebagai tujuan utama untuk menggelar Meeting, Incentive, Conference, dan Exhibition (MICE).

Kesiapan tersebut tidak hanya sarana dan prasarananya, akan tetapi sumber daya manusia yang sudah terlatih, dengan berbagai hajatan berskala internasional.
 
“Palembang sudah memenuhi tiga syarat utama untuk menjadi kota MICE,” kata Zulkifli Harahap. Ditemui di kampusnya yang terletak di kawasan Jakabaring Sport City (JSC), dia menuturkan untuk menjadi kota MICE, daerah tersebut harus memiliki tiga kesiapan utama yang sering disebut pelaku usaha dan jasa kepariwisataan sebagai 3A seperti keterbukaan dan kemudahan akses baik darat, udara, maupun laut.
 
Selain aksesibilitas, destinasi dimaksud juga harus harus memerhatikan 3 A lainnya yaitu atraksi, dan amenitas. Bila dilihat dari sisi amenitas atau fasilitas di luar akomodasi seperti rumah makan, restoran, toko oleh-oleh dan fasilitas umum lainnya termasuk rumah ibadah, Palembang sudah sangat memadai.
 
Balapan Crosser asal Spanyol Jorge Prado (kiri) dari tim Red Bull KTM Factory Racing bersama crosser asal Australia Jed Beaton (kanan) dari tim Rockstar Energy Husqvarna Factory melaju pada balapan seri Palembang kejuaraan dunia Motocross Grand Prix MX2 2019 di Sirkuit OPI Mall, Palembang, Sumatera Selatan, Minggu, 7 Juli 2019. Pembalap tim Red Bull KTM Factory Racing Jorge Prado berhasil menjuarai MX2 2019 seri Palembang setelah mengumpulkan 47 poin dalam dua sesi balapan. ANTARA
 
“Tinggal pemerintah bersama swasta dapat mengembangkan dan memperbanyak sajian atraksi yang menarik bagi wisatawan,” ujarnya.
 
Atraksi ditampilkan juga harus menyesuaikan dengan jargon sebagai kota olahraga dunia. Palembang memiliki kawasan Jakabaring Sport City (JSC) seluas ratusan hektare yang di dalamnya terdapat belasan venue berkelas dunia seperti aquatic, tenis lapangan, panjat tebing dan panjat dinding, atletik, sepakbola, bola voli, dayung, panahan, menembak, softball, sepatu roda, pentaque.
 
Selain itu di kawasan yang sama juga terdapat wisma atlet yang memiliki fasilitas hotel bertaraf bintang empat. “Bahkan mulai tahun depan hotel yang punya kami sendiri sudah bisa beroperasi dengan 110 kamar dan 6 lantai,” imbuhnya.
 
Selain itu dari sisi sumber daya manusia, ia menjamin Palembang sudah berpengalaman dengan beberapa kali menggelar hajatan berkelas dunia seperti Asian Games, SEA Games, Islamic Solidarity Games, Musabaqoh Tilawati Quran (MTQ) dunia, pertemuan parlemen Negara-negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI).
 
Selain itu kampus di bawah kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu, telah menyiapkan diri mencetak generasi yang memiliki kompetensi di bidang penyelenggaraan event lewat program studi Pengelolaan Konvensi dan Acara.
 
Sementara itu, Kepala dinas Pariwisata kota Palembang, Isnaini Madani mengatakan pihaknya telah mendapatkan pengakuan dari kementerian Pariwisata sebagai kota yang paling banyak dan kompeten dalam melaksanakan event.
 
Menurutnya, saingan terberat tahun lalu adalah Manado, selain Batam, dan Balikpapan. Pengakuan lewat penghargaan Indonesia Mice Exhibition and Conference (INAMICE) dari Kementerian Pariwisata itu, salah satunya tidak lepas setelah kota ini berhasil menjadi tuan rumah Asian Games 2018.
 
M. Lutfi Giana (kanan), Mahasiswa prodi Seni Kuliner Politeknik Pariwisata Palembang menyerahkan hasil materi ujiannya pada dosen. TEMPO/Parliza Hendrawan
 
Pada 2020 seiring telah dibukanya tol Bakauheni-Palembang, dia optimistis MICE akan semakin banyak berlangsung di Palembang mengalahkan Lampung maupun Jakarta dan Bandung. "Kami meraih meraih Juara 1 The Most Emerging In Indonesia, beberapa waktu lalu," katanya.
 
PARLIZA HENDRAWAN
 
 
 





Pemprov DKI Promosikan Industri MICE di IT&CM Asia 2022 di Thailand

4 hari lalu

Pemprov DKI Promosikan Industri MICE di IT&CM Asia 2022 di Thailand

Dinas Parekraf DKI Jakarta ikut ajang Incentive Travel & Conventions, Meetings Asia 2022 di Thailand untuk mempromosikan industri MICE


Budi Karya Sebut Pemulihan Sektor Transportasi Tunjukkan Hasil Positif, Buktinya?

10 hari lalu

Budi Karya Sebut Pemulihan Sektor Transportasi Tunjukkan Hasil Positif, Buktinya?

Menhub Budi Karya mengatakan sektor transportasi sangat terdampak oleh pandemi Covid-19.


SMB IV Ingin Bahasa Palembang Jadi Kurikulum Muatan Lokal di Sekolah

15 hari lalu

SMB IV Ingin Bahasa Palembang Jadi Kurikulum Muatan Lokal di Sekolah

Sejumlah tokoh masyarakat dan budaya di Palembang, Sumatera Selatan menilai Bahasa Palembang perlu masuk dalam kurikulum muatan lokal di sekolah.


Pimpinan Pondok Gontor Ponorogo Takziah ke Makam Santri Korban Penganiayaan di Palembang

18 hari lalu

Pimpinan Pondok Gontor Ponorogo Takziah ke Makam Santri Korban Penganiayaan di Palembang

Rombongan pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor 1, Ponorogo, Jawa Timur, bertakziah ke makam almarhum santri mereka, AM, 17 tahun.


Jenazah Santri Gontor Diautopsi, Polisi: Untuk Naikkan Kasus ke Penyidikan

20 hari lalu

Jenazah Santri Gontor Diautopsi, Polisi: Untuk Naikkan Kasus ke Penyidikan

Tim Penyidik Satreskrim Polres Ponorogo menggelar autopsi jenazah AM (17), santri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) 1 di Ponorogo.


Alasan Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kasus Penganiayaan Santri Gontor

20 hari lalu

Alasan Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kasus Penganiayaan Santri Gontor

Ponorogo belum menetapkan tersangka kasus dugaan penganiayaan yang mengakibatkan AM, 17, santri Gontor tewas


Polisi Bilang Ada Dua Korban Lain dalam Dugaan Penganiayaan di Pondok Gontor

21 hari lalu

Polisi Bilang Ada Dua Korban Lain dalam Dugaan Penganiayaan di Pondok Gontor

Polisi menemukan fakta ada dua korban lain dalam dugaan penganiayaan di Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo.


Kasus Santri Tewas Diduga Dianiaya, Keluarga Sebut Gontor Tidak Transparan

22 hari lalu

Kasus Santri Tewas Diduga Dianiaya, Keluarga Sebut Gontor Tidak Transparan

Keluarga korban menyayangkan sikap Gontor yang dinilai memanipulasi penyebab kematian AM pada 22 Agustus yang lalu itu


5 Mobil Angkot Listrik Bakal Dioperasikan di Palembang Tahun Depan

31 hari lalu

5 Mobil Angkot Listrik Bakal Dioperasikan di Palembang Tahun Depan

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) segera mengoperasikan sebanyak lima unit mobil angkot listrik di Kota Palembang pada tahun depan.


Polisi Tahan Anggota DPRD Palembang Tersangka Penganiayaan

34 hari lalu

Polisi Tahan Anggota DPRD Palembang Tersangka Penganiayaan

Syukri Zen dikenakan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.