Ini Modal Palembang Menyambut Event MICE Internasional

Politeknik Pariwisata Palembang menjadi andalan Palembang menghasilkan SDM MICE berstandar internasional. Parliza Hendrawan

TEMPO.CO, Palembang - Kota Palembang terus berbenah untuk mewujudkan mimpinya sebagai kota destinasi MICE terkemuka di Indonesia. Berbagai pengalaman menggelar hajatan berkelas lokal, nasional, dan internasional membuat industri dan kalangan professional semakin optimistis bila tidak lama lagi “Bumi Sriwijaya” ini akan menggeser kota-kota lainnya di Jawa maupun Bali.

Harapan itu bukan pepesan kosong. Zulkifli Harahap, Direktur Politeknik Pariwisata Palembang (PPP) menilai ibu kota Provinsi Sumatera Selatan ini sudah sangat siap menyandang gelar sebagai tujuan utama bagi lembaga atau instansi dalam dan luar negeri, untuk menggelar Meeting, Incentive, Conference, dan Exhibition (MICE).

Kesiapan tersebut tidak hanya sarana dan prasarananya, tapi sumber daya manusia di Palembang, sudah terlatih dengan berbagai hajatan berskala internasional.

“Palembang sudah memenuhi tiga syarat utama untuk menjadi kota MICE,” kata Zulkifli Harahap, Senin, 6 Januari 2020. Ditemui di kampusnya yang terletak di kawasan Jakabaring Sport City (JSC), dia menuturkan untuk menjadi kota MICE, daerah tersebut harus memiliki tiga kesiapan utama yang sering disebut pelaku usaha dan jasa kepariwisataan sebagai 3A (atraksi, amenitas, aksesibilitas) seperti keterbukaan dan kemudaha akses baik darat, udara maupun laut.
 
Namun Zulkifli memberi catatan penting, selain atraksi dan aksesibilitas, destinasi MICE harus memberi perhatian terhadap amenitas. Bila dilihat dari sisi amenitas atau fasilitas di luar akomodasi seperti rumah makan, restoran, toko oleh-oleh dan fasilitas umum lainnya termasuk rumah ibadah, Palembang sudah sangat memadai.
 
Fasilitas ini memungkinkan business traveler tidak akan kekurangan sarana yang dibutuhkan, “Tinggal lagi pemerintah bersama swasta dapat mengembangkan dan memperbanyak sajian atraksi yang menarik bagi wisatawan,” ujarnya.
 
Sementara soal atraksi, hendaknya menyesuaikan dengan jargon sebagai kota olahraga dunia. Maklum Palembang memiliki kawasan Jakabaring Sport City (JSC) seluas ratusan hektare yang di dalamnya terdapat belasan venue berkelas dunia seperti aquatic, tenis lapanga, panjat tebing dan panjat dinding, atletik, sepakbola, bola voli, dayung, panahan, menembak, softball, sepatu roda, pentaque.
 
Selain itu di kawasan yang sama juga terdapat wisma atlet yang memiliki fasilitas betaraf hotel bintang empat. “Bahkan mulai tahun depan hotel yang punya kami sendiri sudah bisa beroperasi dengan 110 kamar dan 6 lantai,” imbuhnya. 
 
Selain itu dari sisi sumber daya manusinya, ia menjamin Palembang sudah begitu siap karena ditopang beberapa kali menggelar hajatan berkelas dunia seperti Asian Games, SEA Games, Islamic Solidarity Games, Musabaqoh Tilawati Quran duia, pertemuan parlemen negara-negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI).
 
Zulkifli Harahap, Direktur Politeknik Pariwisata Palembang menjelaskan Palembang sudah sangat siap menjadi kota destinasi wisata MICE. TEMPO/Parliza Hendrawan
 
Selain itu kampus dibawa kementerian Pariwisata ini telah menyiapkan diri mencetak generasi yang memiliki kompetensi di bidang penyelenggaraan event lewat program studi Pengelolaan konvensi dan acara. 
 
Dan yang penting soal SDM MICE, Politeknik Pariwisata Palembang (PPP) telah bekerja sama dengan lembaga-lembaga pendidikan internasional, yang memungkinkan lulusan PPP memiliki standar kemampuan MICE dunia.
 
PARLIZA HENDRAWAN





Pemprov DKI Promosikan Industri MICE di IT&CM Asia 2022 di Thailand

3 hari lalu

Pemprov DKI Promosikan Industri MICE di IT&CM Asia 2022 di Thailand

Dinas Parekraf DKI Jakarta ikut ajang Incentive Travel & Conventions, Meetings Asia 2022 di Thailand untuk mempromosikan industri MICE


Budi Karya Sebut Pemulihan Sektor Transportasi Tunjukkan Hasil Positif, Buktinya?

10 hari lalu

Budi Karya Sebut Pemulihan Sektor Transportasi Tunjukkan Hasil Positif, Buktinya?

Menhub Budi Karya mengatakan sektor transportasi sangat terdampak oleh pandemi Covid-19.


SMB IV Ingin Bahasa Palembang Jadi Kurikulum Muatan Lokal di Sekolah

14 hari lalu

SMB IV Ingin Bahasa Palembang Jadi Kurikulum Muatan Lokal di Sekolah

Sejumlah tokoh masyarakat dan budaya di Palembang, Sumatera Selatan menilai Bahasa Palembang perlu masuk dalam kurikulum muatan lokal di sekolah.


Pimpinan Pondok Gontor Ponorogo Takziah ke Makam Santri Korban Penganiayaan di Palembang

18 hari lalu

Pimpinan Pondok Gontor Ponorogo Takziah ke Makam Santri Korban Penganiayaan di Palembang

Rombongan pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor 1, Ponorogo, Jawa Timur, bertakziah ke makam almarhum santri mereka, AM, 17 tahun.


Jenazah Santri Gontor Diautopsi, Polisi: Untuk Naikkan Kasus ke Penyidikan

19 hari lalu

Jenazah Santri Gontor Diautopsi, Polisi: Untuk Naikkan Kasus ke Penyidikan

Tim Penyidik Satreskrim Polres Ponorogo menggelar autopsi jenazah AM (17), santri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) 1 di Ponorogo.


Alasan Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kasus Penganiayaan Santri Gontor

19 hari lalu

Alasan Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kasus Penganiayaan Santri Gontor

Ponorogo belum menetapkan tersangka kasus dugaan penganiayaan yang mengakibatkan AM, 17, santri Gontor tewas


Polisi Bilang Ada Dua Korban Lain dalam Dugaan Penganiayaan di Pondok Gontor

21 hari lalu

Polisi Bilang Ada Dua Korban Lain dalam Dugaan Penganiayaan di Pondok Gontor

Polisi menemukan fakta ada dua korban lain dalam dugaan penganiayaan di Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo.


Kasus Santri Tewas Diduga Dianiaya, Keluarga Sebut Gontor Tidak Transparan

21 hari lalu

Kasus Santri Tewas Diduga Dianiaya, Keluarga Sebut Gontor Tidak Transparan

Keluarga korban menyayangkan sikap Gontor yang dinilai memanipulasi penyebab kematian AM pada 22 Agustus yang lalu itu


5 Mobil Angkot Listrik Bakal Dioperasikan di Palembang Tahun Depan

30 hari lalu

5 Mobil Angkot Listrik Bakal Dioperasikan di Palembang Tahun Depan

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) segera mengoperasikan sebanyak lima unit mobil angkot listrik di Kota Palembang pada tahun depan.


Polisi Tahan Anggota DPRD Palembang Tersangka Penganiayaan

33 hari lalu

Polisi Tahan Anggota DPRD Palembang Tersangka Penganiayaan

Syukri Zen dikenakan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.