Misteri di Balik 'Rumah Gila' Vietnam

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rumah Gila terdiri dari bentuk-bentuk organik yang dirancang untuk mencerminkan unsur-unsur alami, seperti jamur, kerang, gua, dan sarang laba-laba. Dok. Crazy House

    Rumah Gila terdiri dari bentuk-bentuk organik yang dirancang untuk mencerminkan unsur-unsur alami, seperti jamur, kerang, gua, dan sarang laba-laba. Dok. Crazy House

    TEMPO.CO, Jakarta - Dijuluki Rumah Gila. Julukan itu tak berlebihan. Sebuah rumah di Dalat, Vietnam, mirip seni instalasi raksasa yang liar, aneh, luar biasa dan banyak metafora untuk menggambarkan Rumah Hang Nga tersebut – pemberian nama dari perancangnya.

    Dalat sebuah kota resor pegunungan yang santai di Vietnam bagian selatan memiliki lanskap yang indah. Sawah terasering, bukit, dan kelok sungai serta warganya yang ramah bisa menyeret wisatawan untuk tinggal lebih lama. Dan Rumah Hang Nga adalah landmark, kota perbukitan yang dipenuhi vila-vila kolonial Prancis.

    Mari melongok ke Rumah Gila itu. Wisma avant garde yang aneh ini tersusun dari labirin tangga spiral, kamar tidur dari seni pahatan, permukaan bergelombang, pusaran warna cerah, jembatan sempit dan celah tersembunyi. Artis di balik bangunan itu, Dang Viet Nga yang kini berusia 79 tahun, mengatakan bangunan rumahnya itu adalah ekspresi tertinggi imajinasinya.

    "Crazy House adalah puncak dari hidup dan kreativitas saya - semuanya menyatu dalam struktur ini," kata Dang, putri mantan Sekretaris Jenderal Vietnam Truong Chinh, kepada CNN Travel. Rumah Gila adalah obsesinya sebagai arsitek, "Saya ingin menciptakan sesuatu yang orisinal, pionir dan berbeda dari apa pun di dunia," ujarnya.

    Rumah Gila sangat kontras dengan vila-vila kolonial Prancis di Dalat, yang tampak berhias labirin tangga spiral dan kamar tidur dari pahatan. Dok. Crazy House

    Lika-Liku Membangun Rumah Gila

    Setelah mendapatkan gelar PhD dalam arsitektur di Moskow, Dang bekerja selama beberapa tahun di Rusia kemudian pindah ke Hanoi, di mana ia bekerja pada proyek-proyek pemerintah.

    Dalam perjalanan bisnis ke Dalat, dia jatuh cinta pada lanskap yang subur, iklim yang lebih sejuk, dan orang-orang yang baik hati dan berharap untuk akhirnya pindah ke sana – setidaknya masa pensiunnya ia ingin habiskan di Dalat. Pada tahun 1983, ia pindah ke Dalat dengan putranya yang berusia 8 tahun, Nguyen Viet Thang.

    Setelah bertahun-tahun mengerjakan proyek pembangunan milik negara, yang hanya menghasilkan sedikit kreativitas, ia merasa tertantang untuk melepaskan imajinasinya. Pada Februari 1990, dia menyusun rencana untuk Crazy House. Tetapi alih-alih cetak biru, ia menciptakan serangkaian lukisan untuk mengomunikasikan visi fantastiknya.

    Sebagai bentuk arsitektur ekspresionis, Rumah Gila tidak memiliki sudut yang tepat melainkan bentuk organik yang dirancang untuk mencerminkan elemen alami, seperti jamur, kerang, gua, dan sarang laba-laba, "Dengan bentuk ini, Anda harus mencoba membebaskan pikiran Anda," katanya. "Tidak ada aturan - selain dari prinsip-prinsip struktural dasar [untuk memastikan itu aman dan stabil] - itu semua tentang ekspresi diri."

    Crazy House memiliki 10 kamar tamu, masing-masing dinamai binatang atau tumbuhan. Interior salah satu ruangannya bernuansa dasar laut. Dok. Crazy House

    Ketika tiba saatnya untuk membangun rumah, Dang menggunakan berbagai jenis bahan, termasuk baja, kayu dan beton, "Ibu saya menggunakan banyak beton karena murah dan sangat mudah untuk dimainkan," kata putranya, Nguyen, yang kini berusia 44 tahun, "Karena dia dapat membuat bentuk apa pun yang dia inginkan, itu mencerminkan apa yang dia bayangkan dalam benaknya," imbuh Nguyen. Kurang dari setahun kemudian, wisma ini terbuka untuk bisnis dan menyambut para tamu pertamanya.

    Semangat Konservasi

    Hari ini, Crazy House terasa seperti fantasi mengenai rimba baik di daratan maupun di dasar lautan, "Saya merasakan bahwa, selama seabad terakhir, manusia telah benar-benar menghancurkan alam. Tidak hanya di Vietnam, tetapi di seluruh dunia, "kata Dang." Jadi saya ingin membuat struktur yang membuat orang lebih dekat dengan alam. "

    Rumah utama yang ditinggikan, yang terlihat seperti milik pembasmi penyihir Hansel dan Gretel, terletak di tengah halaman terbuka, dikelilingi oleh empat rumah pohon besar. "Cabang" semen yang berliku-liku, yang berfungsi ganda sebagai jembatan, belokan dan ventilasi udara di antara beberapa rumah, sehingga orang dapat berpindah dari satu rumah ke rumah lainnya.

    Salah satu bangunan dalam Rumah Gila, merupakan seni arsitektur yang rumit dan banyak bermain dengan beton. Dok. Crazy House

    Pada pandangan pertama, struktur surealis mengingat adegan-adegan yang membekas dari lukisan Salvador Dali atau bahkan mungkin karya-karya organik dari arsitek Catalan modernis Antoni Gaudi. Gaya bermain berlanjut di dalam rumah-rumah pohon, di mana 10 kamar tamu - masing-masing dinamai binatang atau jenis tanaman - penuh dengan bentuk organik, tempat tidur seperti gua, dan area tempat duduk kayu.

    "Menghubungkan kembali alam adalah salah satu pesan yang ingin saya komunikasikan dengan rumah," kata Dang. "Tapi itu juga pesan untuk orang lain untuk berpikir out of the box. Jangan membatasi dirimu dengan aturan dan harapan - bebaskan pikiranmu dan biarkan imajinasimu menjadi liar."

    Mengikuti sarannya sendiri, Dang terus memimpikan penambahan baru ke properti sementara Nguyen sekarang mengelola bisnis. Dia saat ini sedang memimpikan dua taman baru - Taman Tanah dan Taman Langit - untuk menambah lebih banyak tanaman hijau dan bunga, serta rumah pohon lainnya.

    Dang Viet Nga saat menggambar Rumah Gila pada 1990, lebih meluapkan seni lukis ketimbang arsitektur. Imajinasi Dang yang liar, masih terus berlanjut yang disebut sebagai rumah tumbuh. Dok. Crazy House

    "Saya akan mengatakan bahwa Crazy House tidak akan pernah benar-benar selesai," kata Nguyen. "Ini seperti makhluk hidup. Itu selalu berubah."

    Wisatawan bisa memesan kamar Crazy House sembari mengunjungi objek wisata Dalat dengan biaya tambahan. Meskipun tidak ada restoran, pengunjung dapat membeli minuman dan makanan ringan di sebuah kios di taman di sekitar Rumah Gila.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.