5 Destinasi di Asia Ini Aman untuk Pelancong Solo Wanita

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mendengarkan musik dalam perjalanan dapat mengusir rasa bosan.

    Mendengarkan musik dalam perjalanan dapat mengusir rasa bosan.

    TEMPO.CO, Jakarta - Bepergian merupakan hak kebebasan setiap individu, termasuk wanita. Begitu menurut Sofia Levin, seorang solo traveler woman, yang dinukil dari Lonely Planet. Baginya, bepergian sendirian ke berbagai negara dan mencoba kuliner lokal, merupakan hal yang menantang.

    Levin mengingatkan, setiap destinasi membutuhkan kecerdikan dan kejelian wanita, agar tetap aman dan nyaman. Ia merekomendasikan beberapa destinasi di Asia yang aman untuk wanita yang bepergian sendirian, sebagaimana yang dinukil dari Lonely Planet.

    Singapura

    Negara kota ini tak begitu luas, sekitar 722,5 km2. Jadi, mengelilingi kota ini tak membutuhkan waktu lama. Pelancong wanita dengan aman bisa menggunakan subway MRT (Mass Rapid Transit) atau mengunduh aplikasi rideshare Grab. Sebagian besar perjalanannya membutuhkan biaya di bawah S$10 dalam pusat kota.

    Singapura bersih dan sangat aman, dengan reputasi sebagai negara yang tingkat kejahatan terendah di dunia. Berjalan-jalan saat malam bagi turis wanita setelah gelap tidak ada masalah sama sekali.

    Clarke Quay Fountain Square. Foto: William Cho/Flickr.com

    Para wanita bisa pelesiran ke taman botani di Gardens by the Bay, menyeruput Singapore sling di Raffles Hotel, hingga selfie di kolam renang Infinity yang terkenal di Marina Bay Sands, mengunjungi kawasan Pecinan dan berbelanja di Orchard Road.

    Hoi An, Vietnam

    Hoi An sangat ramah turis dan salah satu tujuan paling populer di Vietnam. Terletak di pesisir Laut China Selatan di wilayah Pesisir Tengah Selatan, di Provinsi Qung Nam. Kota nelayan ini memadukan keindahan kuil, bangunan kolonial Prancis, dan rumah kayu – yang umumnya toko -- berdampingan di sepanjang kanal.

    Pantai-pantai di sekitar kota itu bisa dijangkau dengan bersepeda atau naik taksi. Beberapa hal favorit selain menjelajahi kota kuno dengan berjalan kaki, adalah mengambil kelas memasak dan memanjakan diri dengan pijat.

    Kota Hoi An dulunya merupakan destinasi wisata massal yang gaduh, kota ini meyulap diri menjadi destinasi wisata yang nyaman dan berkelas. Foto: @patriciome

    Pastikan untuk berpakaian secara sopan, terutama ketika mengunjungi kuil, dan selalu bertanya sebelum mengambil foto orang. Saat berada di Hoi An, jangan lewatkan kuliner asli Hoi An, perpaduan hidangan Prancis dan Vietnam yang lezat dan sehat.

    Flores, Indonesia

    Menurut Sofia Levin, Flores adalah destinasi yang paling mengesankan saat ia melakukan reportase beberapa minggu di wilayah itu. Kabupaten Flores memiliki beragam pulau, dengan Labuan Bajo, sebagai basis untuk menjelajahi Taman Nasional Komodo.

    Banyak hal yang indah, menurutnya, selain di Taman Nasional Komodo. Penduduk Flores sangat ramah, Anda (kaum wanita) bisa pelesiran dengan berganti teman baru, saking ramahnya penduduk Flores. Selain Labuan Bajo, luangkan waktu melihat danau di puncak Gunung Kelimutu saat matahari terbit; berenang di gua, mata air panas dan air terjun; mengunjungi desa-desa tradisional dan mendaki gunung yang megah.

    Sekitar 45 kilometer berkendara ke tenggara dari Labuan Bajo, terdapat Air Terjun Cunca Rami yang mampu menggambarkan kedramatisan Flores. Foto: Ian Neubauer/CNN

    Agar bisa menyelam untuk membuktikan mitos keindahan alam bawah laut Taman Nasional Komodo, ambillah kursus menyelam tiga hari di Labuan Bajo. Lalu menyelam, agar para pelancong solo wanita, mendapat sudut pandang baru berwisata di Flores.

    Tokyo, Jepang

    Pecinta kuliner tentu menyukai Tokyo. Di sana terdapat ramen ramen dari mesin penjual otomatis. Juga ada master sushi yang berhadapan dengan delapan pelanggan, yang siap memilihkan apa yang Anda kudap.

    Bagi wanita pelancong solo, Tokyo adalah kota yang aman. Bila wanita sendirian di Golden Gai Shinjuku -- barisan bar kecil yang berjajar di gang-gang sempit – bisa dipastikan, Anda akan bertemu dengan sesama pelancong dan penduduk lokal. Mereka akan membantu para wanita yang mabuk, untuk mendapatkan tempat bermalam yang layak.

    Untuk pengalaman makan yang berbeda, cari Uobei, restoran sushi yang cara memesannya dengan layar sentuh. Lalu, sushi akan menghampiri Anda secara otomatis.

    Ramen Ichiran No Pork Shinjuku. Foto: Nanien Yuniar/Antara

    Instanbul, Turki

    Sofia Levin pernah bertandang ke Istanbul dua kali, “Saya masih terkejut ketika orang bertanya kepada saya apakah Istanbul aman? Dengan populasi lebih dari 15 juta orang, tentu saja Anda perlu berhati-hati di tengah orang banyak,” ujarnya.

    Namun menurut Levin, Istanbul adalah kota dengan transportasi umum, taksi dan menggunakan Uber, yang aman bagi pelancong solo wanita.

    Sebagian besar Istanbul ada di Asia, wisatawan hanya perlu menyeberangi Selat Bosphorus, untuk mencapai bagian Eropa. Istanbul memiliki destinasi wisata sejarah seperti Hagia Sofia, Masjid Biru, dan Menara Galata untuk memandang lanskap Istanbul.

    Para wanita pelancong solo bisa menjelajahi Grand Bazaar dan Spice Bazaar, tawar-menawar untuk mendapatkan harga terbaik, kemudian  berhenti untuk minum teh dengan penjaga toko.

    Museum Hagia Sophia di Istanbul, Turki. TEMPO | Astari P. Sarosa

    Atau meluangkan waktu dengan menghisap shisha di kafe yang dulunya sekolah berusia ratusan tahun, Çorlulu Ali Paa Nargile. Berpakaianlah dengan sopan saat mengunjungi tempat-tempat ibadah dan saat berkeliling di pasar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.