Dong Lai Shun, Resto Tempat Makan Bung Karno

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto Presiden Soekarno dan Pemimpin Cina Maozedung bersantap di Dong Lai Shun. Foto: Antara

    Foto Presiden Soekarno dan Pemimpin Cina Maozedung bersantap di Dong Lai Shun. Foto: Antara

    TEMPO.CO, Jakarta -  Pada 30 September 1956 dalam lawatan selama 17 hari untuk menjalin kerja sama bilateral, Presiden Soekarno berada di Cina. Saat itu, Republik Indonesia baru berumur 11 tahun dan memerlukan kerja sama erat dengan neara di kawasan Asia.

    Kunjungan itu terekam dengan baik di restoran Dong Lai Shun. Sebuah foto berbingkai raksasa menempel di dinding dekat kasir. Dong Lai Shun adalah restoran halal yang ada di Jalan Wangfujing, distrik Dongcheng, Beijing.  Dalam foto sepia itu Soekarno tampak tersenyum sambil menyematkan sejenis bunga ke kantong baju Mao Zedong, sang pemimpin Cina

    Mao yang tahu Soekarno menganut Islam, memilihkan restoran yang menyediakan masakan halal. Resto itu yang terbaik dan juga terlezat di Beijing. “Di bawah lukisan itu ditulis keterangan pada 5 Oktober 1965, Ketua Mao mengundang Presiden Soekarno makan di restauran ini,” kata Tony, salah seorang warga Beijing menjelaskan kepada Antara.

    Menurut catatan kedutaan Cina,  Soekarno mengunjungi China pada 30 September 1956 dalam lawatan selama 17 hari, bukan tahun 1965 seperti yang tertera pada lukisan.

    Restoran yang sudah ada sejak tahun 1903 itu terkenal karena menyajikan hidangan hotpot domba, dengan berbagai sayuran, bakso, dan juga daging sapi, “Ini restoran paling top di sini karena kualitas daging yang dipilih memang yang paling bagus. Harganya mahal, untuk paket komplit satu orang bisa sampai US$30,” kata Tony.

    Dong Lai Shun terkenal dengan hidangan sapi dan daging domba. Foto: @dong_lai_shun

    Makanan di Dong Lai Shun sebenarnya adalah kuliner Huaiyang, akronim dari nama daerah; Huaian, Yangzhou, dan Zhejiang. Masakan Huaiyang punya cita rasa manis dan lebih memperhatikan teknik mengiris dan suhu dalam memasak. Jika ingin lebih nikmat harus ditambah kecap dan minyak wijen. Uniknya, hotpot daging ini disajikan dengan saus kacang di restoran ini.

    Restoran itu cukup nyaman untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. Para tamu yang datang umumnya keluarga atau grup turis. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.