Inilah 10 Destinasi Rekomendasi Lonely Planet untuk 2020

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lanskap kota Salzburg yang juga disebut kota gerejawi. Foto: @the.desi.nomad

    Lanskap kota Salzburg yang juga disebut kota gerejawi. Foto: @the.desi.nomad

    TEMPO.CO, Jakarta -  Salzburg, Austria, berada pada daftar pertama untuk dikunjungi pada 2020. DI sanalah kampung halaman komposer Wolfgang Amadeus Mozart. Selain kotanya indah, tahun depan kota itu merayakan 100 tahun pada 18 Juli-30 Agustus 2020. Perayaan musim panas tahunan dengan musik, teater, dan acara budaya yang berlangsung di seluruh kota.

    Salzburg merupakan kota gerejawi, lokasinya ideal di antara Eropa Utara dan Selatan. Membuat kota ini memiliki persilangan budaya Italia dan Jerman, dengan arsitektur kota bergaya Barok. Salzburg juga berpredikat sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.

    Untuk menempatkan Salzburg pada urutan teratas, editor Lonely Planet meminta para staf dan ratusan kontributor dari seluruh dunia untuk memberikan nominasi. Mereka memilih 10 kota, wilayah, negara, dan destinasi yang direkomendasikan untuk daftar Best in Travel 2020.

    Amerika Serikat terutama Washington, D.C layak dikunjungi karena menggelar Pemilu Presiden dan perayaan 100 tahun amandemen ke-19 Konstitusi AS. Foto: @wharfftl

    "Ini adalah tempat untuk menikmati tahun 2020," kata Tom Hall, Wakil Presiden Lonely Planet. "Tahun ini daftar Best in Travel kami memberikan penekanan khusus pada pengalaman berkelanjutan terbaik di seluruh dunia, memastikan wisatawan akan memiliki dampak positif ke mana pun mereka memilih untuk pergi."

    Tempat-tempat itu termasuk tempat kedua Washington, D.C., ibukota Amerika Serikat; tempat ketiga Kairo, Mesir; tempat keempat Galway, Irlandia; dan tempat kelima Bonn, Jerman.

    Washington, D.C masuk dalam daftar elit untuk dikunjungi, disebabkan pada tahun 2020, negeri adidaya itu memiliki dua hajatan besar sekaligus: Pemilu Presiden pada November 2020 dan peringatan 100 tahun Amandemen ke-19 Konstitusi AS, yang memberikan perempuan hak untuk memilih. (Sebagian besar wanita kulit putih diuntungkan dari amandemen sampai berlakunya Undang-Undang Hak Pilih 1965.)

    Washington dapat berada di daftar ini setiap tahun, kata Hall, karena banyaknya event, termasuk semua museum Smithsonian di kota, dan tren reinvention yang konstan.

    Wisatawan menaiki kereta kuda di area piramida Giza, di pinggiran Kairo, Mesir, 7 Agustus 2017. Piramida Agung Giza adalah piramida tertua dan terbesar dari tiga piramida serta merupakan satu-satunya bangunan yang masih menjadi bagian dari Tujuh Keajaiban Dunia. REUTERS/Mohamed Abd El Ghany

    Pusat Seni Pertunjukan John F. Kennedy baru saja diperluas dengan The Reach -- sebuah kampus baru di pusatnya. Lalu The Wharf destinasi liburan yang dibuka di sepanjang Sungai Potomac , yang membuat wisatawan bisa menelusuri pedalaman Washington, D.C yang asri. Dengan fasilitas modern dan suasana yang masih tenang.

    Di urutan ketiga, Lonely Planet merekomendasikan Kairo, Mesir. Pasalnya, di Giza di pinggiran Kairo, pada 2020 dibuka Egypt Great Museum. Museum seluas 5,2 juta kaki persegi ini bakal menjadi museum terbesar di dunia, dan diperuntukkan untuk satu peradaban Mesir Kuno.

    Proyek senilai Rp14 triliun itu, mencakup isi seluruh koleksi Museum Mesir -- yang ramai wisatawan di Tahrir Square, Kairo -- tetapi dengan lebih banyak ruang dan 17 laboratorium yang didedikasikan untuk menyelamatkan dan memulihkan peninggalan Mesir yang usianya berabad-abad - semua dengan pemandangan Piramida Besar.

    Muslim Sufi Mesir berdoa di depan makam cucu Nabi Muhammad, Hussein ibn Ali untuk merayakan Maulid Al-Hussein atau hari kelahiran cucu nabi, di masjid Al-Hussein, di Kairo, Mesir 1 Januari 2019. REUTERS/Mohamed Abd El Ghany

    Dan Kairo juga memiliki pesonanya sendiri, “Kairo itu besar dan ramai, layak untuk dijelajahi,” kata Hall. Sebagai editor Lonely Planet, Hall mengaku menyukai menjelajahi berbagai makanan yang berkembang di Kairo, serta Museum Seni Islam, situs Kristen Koptik, dan Bazar Tentmakers (Souk Al Khayamiya).

    Melompat ke Eropa, Lonely Planet menawarkan Galway, sebagai kota paling menarik di Irlandia. Menurut Hall, kota itu energik dengan berbagai kegiatan, mulai dari pertunjukan musik dan gaya hidup warganya. Tepat pada awal tahun, Galway menggelar festival seni, "Galway akan menampilkan pertunjukan yang hebat," kata Hall.

    Selain di pusat kota Galway, desa dan pulau-pulau di sekitarnya menggelar berbagai acara yang berkaitan dengan kalender Celtic kuno negara itu dan empat musim api, yaitu Imbloc, Bealtaine, Lughnasa dan Samhain.

    Kastil Rheinaue Bonn Jerman (Pixabay.com)

    Bergeser ke Jerman, Bonn bekas ibu kota Jerman Barat sebelum reunifikasi Jerman pada tahun 1990, Bonn bakal punya hajatan. Kota itu akan merayakan 250 tahun kelahiran Ludwig van Beethoven, dan ulang tahunnya itu dirayakan sepanjang tahun pada tahun 2020. Bonn akan dipenuhi dengan konser selama satu tahun, melengkapi pesta bir, kafe, dan bar yang meriah.

    10 kota teratas Lonely Planet

    1. Salzburg, Austria
    2. Washington, D.C., Amerika Serikat
    3. Cairo, Mesir
    4. Galway, Irlandia
    5. Bonn, Jerman
    6. La Paz, Bolivia
    7. Kochi, India
    8. Vancouver, Kanada
    9. Dubai, Uni Emirat Arab
    10. Denver, Amerika Serikat

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.