Landasan Rusak, Bandara Adisutjipto Yogyakarta Ditutup 2 Jam

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bandara Adisutjipto sempat ditutup dua jam akibat kerusakan pada landasan pacu. Foto: @prhiciliatamuntuan06

    Bandara Adisutjipto sempat ditutup dua jam akibat kerusakan pada landasan pacu. Foto: @prhiciliatamuntuan06

    TEMPO.CO, Jakarta - Penerbangan di Bandar Udara Internasional Adisutjipto Yogyakarta sempat ditutup selama lebih dari dua jam. Mulai pukul pukul 06.43 hingga pukul 09.30 WIB. Penutupan penebangan itu karena ada kerusakan yang disebut weakspot pada posisi 1.030 meter dari sisi utara runway 09 dan lebih dari 5 meter dari center line. Akibatnya, banyak pesawat yang tertunda keberangkatannya. Penerbangan lainnya bahkan dialihkan pendatarannya (divert).

    “Benar adanya bahwa kami melakukan penutupan landasan pagi ini, clear area perlu dilakukan mengingat keselamatan penerbangan menjadi prioritas utama. Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta telah melakukan perbaikan runway dan selesai pada pukul 08.45 WIB. Operasional penerbangan pun dibuka kembali pada pukul 09.00 WIB. Perlu dipastikan clear area terlebih dahulu, baru kemudian operasional penerbangan dapat kembali dijalankan,” jelas Agus Pandu Purnama, General Manager Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta, Jumat, 29 November 2019.

    Ia menyatakan,  pihak pengelola bandara yaitu Angkasa Pura I memprioritaskan kenyamanan keselamatan penerbangan. Akibat dari perbaikan itu, terdapat beberapa penerbangan dihentikan,  holding on ground, return to apron dan divert (pendaratannya dialihkan).

    Enam penerbangan holding on ground, antara lain Nam Air IN 274 JOG-DPS; Citilink QG 111 JOG-HLP; Wings Air IW I814 JOG-SUB; Garuda Indonesia GA 257 JOG-CGK; Garuda Indonesia GA 201 JOG-CGK; IW 1844 JOG-SUB; dan Lion Air JT 670 JOG-BPN.

    Lalu delapan penerbangan divert, antara lain Lion Air JT 273 LOP-JOG divert to SUB; JT 521 BDJ-JOG divert to SOC; JT 667 divert to SUB; Garuda Indonesia GA 202 divert to SUB; GA 251 divert to SUB; Batik Air ID 6360 divert to SOC; Air Asia QZ 7556 divert to SOC; QZ 8440 divert to SOC.

    Juga disampaikan terdapat dua penerbangan return to apron, yaitu Wings Air IW 1814 JOG-SUB dan Citilink QG 111 JOG-HLP, serta dua penerbangan holding yaitu Garuda Indonesia GA 251 DPS-JOG dan Citilink QG 785 BPN-JOG.

    Bandara Internasional Adisutjipto, Yogyakarta. Foto: @lindalinda2633

    “Operasional penerbangan sudah berjalan normal kembali sesuai dengan NOTAM B5907/19 NOTAMC B5906/19 yaitu pada pukul 09.00 WIB. Kami akan terus melakukan koordinasi dan komunikasi terkait aktivitas penerbangan pasca penutupan tersebut, khususnya terkait pelayanan terhadap penumpang di Bandara,” kata Agus Pandu Purnama.

    Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD juga menuliskan pengalamannya saat terjadi penutupan landasan pacu bandara Adisutjipto di akun Twitter-nya.

    “Kpd teman2 di Univ. Trisakti, agaknya sy akan terlambat tiba utk kuliah umum pd dies ke 56 hr ini. Jam 6 sy sdh duduk di pswt Garuda dr Yogya tp pswt tak bs terbang krn aspal landasan mengelupas dan hrs nunggu selama 2,5 jam. Silahkan diatur sj, tak hrs menunggu sy @AngkasaPura 2,” tulis Mahfud.

    MUH SYAIFULLAH



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berbagai Cara dalam Menekan Pelanggaran Batasan Bawaan Penumpang

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus berupaya menekan pelanggaran batasan bawaan penumpang dari luar negeri di pintu masuk bandara.