Begini Pelesiran ala Nicholas Saputra

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nicholas Saputra berpose saat proses pengambilan gambar film Ada Apa Dengan Cinta (AADC) jilid 2 di Kampung Prawirotaman, Yogyakarta, 10 November 2015. Film yang merupakan lanjutan dari film AADC pertama 14 tahun ini, mengambil latar belakang pengambilan gambar di Jakarta, Yogyakarta, dan New York. TEMPO/Pius Erlangga

    Nicholas Saputra berpose saat proses pengambilan gambar film Ada Apa Dengan Cinta (AADC) jilid 2 di Kampung Prawirotaman, Yogyakarta, 10 November 2015. Film yang merupakan lanjutan dari film AADC pertama 14 tahun ini, mengambil latar belakang pengambilan gambar di Jakarta, Yogyakarta, dan New York. TEMPO/Pius Erlangga

    TEMPO.CO, Jakarta - Nicholas Saputra dikenal sebagai aktor yang juga penghobi pelesiran. Namun, sebagai turis, Nicholas memiliki kebiasaan unik: ia tak sekadar pelesiran untuk berleha-leha. Ia memiliki tujuan tertentu saat berlibur.

    "Sebagai traveler, saya sangat menyukai bepergian. Setiap perjalanan untuk mencari pengalaman autentik yang dekat dengan kehidupan masyarakat lokal," katanya saat menghadiri peluncuran produk akomodasi Vila dan Apartemen, Traveloka, di Jakarta Selatan, Kamis, 7 November 2019.

    Nicholas berbagi cerita dalam menentukan rencana pelesiran. Menurut dia, melancong bukan hanya soal menentukan destinasi, tapi penting pula memastikan tema bepergian, "Kalau saya membedakan, liburan, eksplorasi, atau mau belajar sesuatu. Ini sangat berkaitan dengan pilihan akomodasi yang cocok saat di tempat tujuan," tuturnya.

    Untuk menentukan akomodasi atau penginapan, Nicholas selalu menyesuaikan dengan kebutuhan, "Misalnya bila ingin pemandangan yang spesifik itu di vila," katanya.

    Aktor Nicholas Saputra (kanan) saat menghadiri peluncuran produk akomodasi terbaru Traveloka, Vila dan Apartemen, di The Papilion, Jakarta Selatan, Kamis, 7 November 2019. TEMPO/Bram Setiawan

    Ia menganggap, vila adalah tempat menginap yang paling memungkinkan untuk menyesuaikan selera pribadi. "Saya meyakini ada banyak traveler yang mau mencoba mengalami hal yang dirasakan pemilik vila. Makanya menginap di vila itu," ujarnya.

    Sedangkan bila menginap di perkotaan dengan waktu liburan yang panjang, Nicholas memilih menyewa apartemen. Menurut dia, apartemen adalah tempat yang cocok untuk liburan dalam grup. "Bisa digunakan dengan banyak teman," tuturnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.