Yuk Nge-Jazz di Pantai Kerandangan Lombok Barat

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penampilan Tompi dalam Konser Penggalangan dana Museum Hak Asasi Manusia Omah Munir di Auditorium Perpustakaan Nasional,  Jakarta, 5 Desember 2017. Konser Penggalangan dana tersebut digelar untuk mengembangkan gedung Omah Munir di Batu Jawa Timur untuk eksebisi multimedia museum dan ruang pendidikan HAM bagi guru dan siswa. TEMPO/Nurdiansah

    Penampilan Tompi dalam Konser Penggalangan dana Museum Hak Asasi Manusia Omah Munir di Auditorium Perpustakaan Nasional, Jakarta, 5 Desember 2017. Konser Penggalangan dana tersebut digelar untuk mengembangkan gedung Omah Munir di Batu Jawa Timur untuk eksebisi multimedia museum dan ruang pendidikan HAM bagi guru dan siswa. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Wisatawan yang sedang berada di Lombok, mampirlah ke Pantai Kerandangan. Pada Minggu, 3 November 2019, di pantai yang indah itu bakal dihelat Senggigi Sunset Jazz (SSJ) 2019.

    Perhelatan ini dihelat oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Barat (Lobar). Para musisi itu tampil mulai pukul 15.45 Waktu Indonesia Tengah hingga malam hari. Para penampil dari Jakarta itu antara lain, Ruth Sahanaya, Tompi, Tami Aulia, Suradipa dan Betelu. ''Jangan lupa datang,'' kata Raisa melalui keterangan pers yang dikirimkan Humas Pemerintah Kabupaten Lobar, Jum'at 1 Nopember 2019 pagi.

    Tontonan gratis tersebut diselenggarakan untuk kesekian kalinya oleh Pemerintah Kabupaten Lobar. "Kita bernyanyi bersama, bergalau bersama. Sampai bertemu di sana," ujar Raisa yang siap menyambut pecinta jazz dan penikmat musik di kawasan Senggigi, Lobar.

    Tompi vokalis jazz lainnya, pada pagelaran SSJ 2019 mengatakan para pengunjung bakal merasakan sedapnya bermusik di pantai. Ia sudah menyiapkan sejumlah lagu pilihan.

    Namun mereka belum bersedia merinci penampilan atau lagu-lagu yang bakal dibawakan pada perhelatan SSJ. Mereka mengajak para penikmat musik berdatangan ke SSJ. Para musisi itu berjanji akan memberi kejutan pada saat tampil nanti.

    Raisa dijadwalkan tampil pada Senggigi Sunset Jazz (SSJ) 2019. TEMPO/Nurdiansah

    Menyambut SSJ ini, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran 1 Rizki Handayani mengatakan, Lobar punya potensi wisata alam, budaya dan kuliner serta memiliki berbagai macam kegiatan festival mulai dari festival budaya hingga festival musik, "Senggigi Sunset Jazz 2019 merupakan salah satu atraksi yang dapat menarik wisatawan," ucapnya. 

    Destinasi wisata alam memang tak bisa selamanya mengandalkan panorama. Dengan adanya atraksi berupa festival, membuat wisatawan selalu ingin kembali. Atraksi bisa menggerakkan wisatawan mancanegara dan nusantara untuk berkunjung ke Lombok -- terutama Lombok Barat.

    Setelah dua tahun diselenggarakan bersama Pemkab Lombok Barat dan Nuraga, SSJ terbukti sebagai salah satu atraksi wisata yang ditunggu. Setiap kali penyelenggaraan, SSJ dihadiri ribuan penonton. Lobar dipilih sebagai venue pertunjukan karena bisa dijangkau dari manapun.

    Untuk faktor pendukung atau amenitas baik akomodasi maupun sarana pendukung lainnya, Lobar juga sangat memandai -- terutama di kawasan Senggigi 

    Project Director Senggigi Sunset Jazz, Nety Rusi, meyakini event tahun ini mampu menarik lebih banyak penonton dibanding tahun sebelumnya. Pasalnya, pihaknya menghadirkan musisi berkualitas sebagai penampil, serta lokasi Pantai Kerandangan yang dapat menampung puluhan ribu orang.

    Senggigi Sunset Jazz (SSJ) 2019

    “Setiap tahun penonton Senggigi Sunset Jazz selalu naik. Tahun ini saya optimistis akan lebih membludak. Karena itu kami cari lokasi yang lebih luas. Di samping juga memaksimalkan suasana untuk menikmati sunset,” ujarnya.

    Seperti tahun sebelumnya, penonton akan menikmati suguhan musik jazz secara gratis di Senggigi Sunset Jazz. Rencananya panitia baru akan memberlakukan ticketing pada tahun depan. Tahun ini digratiskan dalam rangka pemulihan pariwisata pascabencana gempa bumi, "Kami pengen orang berbondong-bondong dulu ke Lombok," ucap Nety.  SUPRIYANTHO KHAFID


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.