Ini Alasan Lonely Planet Pilih Dubai Jadi Destinasi Terbaik 2020

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • EXO di Dubai (Soompi)

    EXO di Dubai (Soompi)

    TEMPO.CO, Jakarta - Lonely Planet menobatkan Dubai sebagai salah satu kota terbaik dunia, untuk dikunjungi wisatawan pada tahun 2020. Tim editor dan komunitas pakar perjalanannya -- sebagai kurator -- memasukkan Dubai dalam daftar Best in Travel 2020.

    Menurut editorial mereka, Dubai sebagai salah satu di antara 10 kota 'wajib dikunjungi' untuk para wisawatan global di tahun mendatang. Alasannya, kota terebsar kedua di Uni Emirat Arab itu memiliki kombinasi unik dari tempat-tempat wisata dan tujuan hiburan yang ikonik, atraksi outdoor dan budaya, serta proyek luar biasa yang terus memperkuat posisi Dubai sebagai tujuan destinasi liburan.

    “Diakui sebagai tujuan perjalanan terkemuka oleh Lonely Planet adalah bukti evolusi yang dinamis dari proposisi pariwisata Dubai," ujar Issam Kazim, CEO, Dubai Corporation for Tourism and Commerce Marketing (DCTCM). Issam menjelaskan dukungan Lonely Planet meningkatkan pertimbangan dan daya tarik wisatawan untuk mengunjungi Dubai.

    Widi Mulia dan Dwi Sasono dengan ketiga anaknya menikmati Kite Beach di Dubai. Uni Emirat Arat. (Instagram @widimulia)

    "Ini sejalan dengan tujuan kami, untuk menjadi kota nomor satu yang paling banyak dikunjungi, kami akan terus membangun relevansi yang lebih besar untuk Dubai di antara para wisawatan global melalui inisiatif inovatif, berdampak dan strategis pada tahun 2020 dan seterusnya,” imbuh Kazim.

    Tom Hall, Vice President, Experience, Lonely Planet, mengatakan, Dubai terkenal karena keinginannya untuk terus mencari rekor dunia baru, untuk mendatangkan wisatawan.

    "Makanannya luar biasa, pusat perbelanjaan dan kehidupan malamnya berkelas dunia. Ditambah lagi, menjelang Expo 2020, Dubai telah memperluas portofolio atraksinya, yang sekarang ditambah dengan kincir raksasa Ain Dubai, Museum Al Shindagha dan Jameel Arts Centre,” kata Tom Hall.

    Menarik khalayak global yang beragam, Dubai menjanjikan sesuatu untuk semua orang - mulai dari wisatawan yang ingin melepas kepenatan dari kesibukan kota, liburan romantis, atau liburan keluarga, hingga mereka yang mencari petualangan budaya atau gastronomi.

    Atraksi Wisata 2020

    Kurator dan editor Lonely Planet merekomendasikan Expo 2020 yang sedang dipersiapkan untuk menyambut 25 juta pengunjung. Acara ini merupakan bagian dari World Expo yang dihadiri paviliun negara-negara lain, yang dihelat antara 20 Oktober 2020 hingga 10 April 2021.

    Museum Etihad, Dubai (visitdubai.com)

    Spot wisata yang patut dikunjungi pada 2020 adalah Museum of the Future, seperti biasa Dubai menghadirkan arsitektur yang unik dan menakjubkan. Konsep museum ini adalah inkubator yang mengeksplorasi masa depan sains, teknologi dan inovasi - sebuah konsep yang diwujudkan oleh struktur torus stainless steell berhiaskan kaligrafi Arab.

    Hal menarik lainnya adalah kincir angin tertinggi di dunia, Ain Dubai, yang tingginya lebih dari 250 meter di Pulau Bluewaters. Tempat ini menjanjikan pemandangan yang menakjubkan dari garis pantai kota yang indah dan landmark terkenal seperti Burj Al Arab, Palm Jumeirah dan Burj Khalifa.

    Seni Budaya
    Memenuhi permintaan yang meningkat untuk pengalaman budaya, Al Seef yang berlokasi di Dubai Creek terus dikembangkan. Di desa nelayan wisatawan bisa menemukan kehidupan nelayan tradisional Dubai. Untuk menjelaskan sejarah ribuan tahun Al Seef, didirikan Al Shindagha Museum, yang memiliki multimedia canggih. 

    Selain multimedia canggih, museum itu memiliki koleksi barang yang berasal dari 3.000 SM. Museum yang dikenal juga sebagai Dubai Museum itu terletak di salah satu bangunan tertua di kota ini, Al Fahidi Fort.

    Orang-orang berbelanja di Souq, Dubai, Uni Emirat Arab, 28 Mei 2014. Berbeda dengan Dubai Creek yang hampir seluruhnya dirubah namun Souq tak tersentuh pembangunan oleh pengembang. (AP/Kamran Jebreili)

    Souks, merupakan pasar tradisional yang berada di Old Dubai. Cara pedagang menjaja barangnya, tak berubah dari zaman ke zaman. Pasar tradisional masih menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari warga Dubai.

    Spot terpenting Souks berupa Spice Souk, tempat dari berbagai macam bumbu dan rempah-rempah. Sementara Gold Souk menawarkan kerajinan terbaik dari emas, perak, dan batu mulia. Pecinta parfum bisa mengunjungi Perfume Souk untuk menjelajahi aroma-aroma Arab, atau Textile Souk untuk kain, sutra halus, dan katun. 

    Situs bersejarah yang patut dikunjungi adalah Masjid Jumeirah yang dibangun oleh Dinasti Fatimiyah di abad pertengahan. Masjid ini memiliki menara kembar menjulang yang membingkai pusat kubah besar Masjid Jumeirah, yang memberikan kesempatan unik untuk melihat seni Islam intrinsik dari jarak dekat.

    Dubai Creek merupakan wilayah urban di bibir pantai. Lokasi ini kerap dijadikan tempat bersantai keluarga. TEMPO/Zeno Group.

    Bagi penggemar seni dan ingin memiliki koleksei barang seni, bisa datang di Pusat Seni Jameel. Pusat seni ini memiliki 10 ruang galeri di tiga lantai - terhubung oleh halaman, teras, dan taman gurun.

    Sementara bagi para penggemar kuliner dapat merasakan kelezatan gastronomi yang tersembunyi di Dubai, dengan menjelajahi lorong-lorong berliku di Old Dubai dengan Frying Pan Adventures.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbandingan Kebutuhan Pria dan Wanita akan Protein per Hari

    Penelitian DRI menyebutkan kebutuhan rata-rata pria akan protein sekitar 56 gram per hari. Mudahnya, dibutuhkan 0,8 gram protein per kg berat tubuh.