Taiwan Promosikan Destinasi Wisata Ramah Muslim

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemandangan penuh warna ini bisa ditemukan di Zhengbin Fishing Port Nostalgia Pier yang terletak di Keelung City. Foto: @taiwantourismbureauid

    Pemandangan penuh warna ini bisa ditemukan di Zhengbin Fishing Port Nostalgia Pier yang terletak di Keelung City. Foto: @taiwantourismbureauid

    TEMPO.CO, Jakarta - Pusat Informasi Pariwisata Taiwan di Jakarta memperkenalkan potensi wisata halal untuk pelancong Indonesia. Untuk menarik minat wisatawan Indonesia khususnya pelancong milenial, Pusat Informasi Pariwisata Taiwan menggelar event Taiwan the Muslim Friendly Destination.

    “Kami (pariwisata Taiwan) memiliki lebih dari 200 restoran atau hotel dengan sertifikat halal. Bahkan juga rumah sakit dengan sertifikat halal," kata Direktur Pusat Informasi Pariwisata Taiwan Jakarta Fanny Low, Senin, 14 Oktober 2019.

    Acara Taiwan the Muslim Friendly Destination akan diadakan di UnionSPACE, Satrio Tower, pada Rabu, 16 Oktober 2019. Para narasumber yang akan mengisi acara ini antara lain Aiman Ricky, Aditya Suryo Saputro, Nessa Salvyana, Richa Etiqa Ulhaq, dan Suwarni Widjaja.

    Menurut Fanny, para pelaku industri pariwisata di Taiwan optimistis dengan potensi wisata ramah muslim ini. "Dengan mengunduh aplikasi ‘Halal Taiwan’, turis Indonesia bisa menemukan hotel, restoran (sertifikat halal), dan musala dalam Bahasa Indonesia,” tuturnya.

    Waktu tempuh Indonesia ke Taiwan sekitar 4,5 jam penerbangan. Pelaku bisnis pariwisata menganggap Taiwan bisa sebagai tujuan baru yang cepat dijangkau oleh wisatawan Indonesia. Taiwan pun kian menarik wisatawan Indonesia karena memiliki empat musim: semi, panas, gugur, dan dingin.

    National Center for Traditional Arts merupakan ruang untuk melestarikan seni tradisional Taiwan. Foto: @taiwantourismbureauid

    Pusat Informasi Pariwisata Taiwan menjelaskan, Taiwan memiliki jaringan  transportasi yang baik, sehingga memudahkan akses untuk menjelajahi destinasi wisata hingga jauh ke pedalaman.

    Untuk visa, Taiwan menawarkan visa gratis untuk wisatawan Indonesia yang pernah bepergian ke Kanada, Amerika, Jepang, Korea Selatan, Australia, Selandia Baru, Eropa, dan Inggris. Sedangkan untuk mengajukan izin masuk Taiwan secara online dengan menjawab 10 pertanyaan.

    “Berbagai kemudahan ini menunjukkan Taiwan memiliki keunggulan dibandingkan destinasi wisata di Asia lainnya," ucap Fanny. Ia membandingkan dengan Hong Kong, Korea, dan Jepang, "Belanja pengeluaran makan dan transportasi kami (Taiwan) lebih murah,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.