8 Destinasi Wisata Terbaik di Asia Tenggara

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana atap pura dan pepohonan di kawasan Pura Besakih yang sempat dilanda hujan abu vulkanik Gunung Agung, Karangasem, Bali, 3 Desember 2017. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    Suasana atap pura dan pepohonan di kawasan Pura Besakih yang sempat dilanda hujan abu vulkanik Gunung Agung, Karangasem, Bali, 3 Desember 2017. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua abad yang lalu, perjalanan ke Asia Tenggara hanya diperuntukkan bagi para pedagang kaya, duta besar, dan elit kolonial yang mampu membayar pelayaran besar dan mahal. Tapi kisah perjalanan itu sudah terbalik.

    Dengan semakin terjangkaunya biaya penerbangan, akomodasi murah, kereta api dan berbagai konektivitas internasional yang meningkat, kini jauh lebih mudah untuk mengunjungi Asia Tenggara. Asia Tenggara merupakan alternative destinasi berbiaya terjangkau, di kalangan backpacker hingga turis kelas atas dari Amerika Utara, Australia, Eropa, dan Timur Tengah.

    Walhasil, meskipun dunia dilanda krisis ekonomi berkepanjangan, pelesiran ke Asia Tenggara merupakan pilihan terbaik: biaya terjangkau, destinasi kelas satu, lanskap indah, dan atraksi budaya yang memukau. Berikut 8 destinasi terbaik di Asia Tenggara versi CNN Travel. 

    Penang merupakan titik temu tiga budaya: Melayu, India, dan Cina. Foto: @i.love.penang

    Penang, Malaysia

    Terletak di lepas pantai barat Malaysia, pulau Penang adalah kiblat bagi pecinta makanan dan arsitektur. George Town, kota utama pulau itu, merupakan kota persilangan budaya Melayu, India, dan Cina. Keindahan budaya itu terwujud arsitektur kolonial Inggris, kuil Budha, dan rumah bangsawan Cina yang berukir.

    Kota tepi laut ini dikenal sebagai salah satu destinasi makanan top dunia, menyajikan perpaduan lezat masakan Melayu, Cina, dan India. Wisatawan dapat menemukan mie hokkian (mie udang goreng), roti canai (hidangan roti datar yang dipengaruhi India dengan dal atau kari) dan laksa penang yang meraup berbagai cita rasa Asia. 

    Pantai sepi, laguna, dan tebing laut ditawarkan oleh El Nido, yang dijuluki surga tersembunyi. Foto: El Nido

    El Nido, Filipina

    Mencari surga tropis? Anda akan menemukannya di El Nido. Terletak di ujung utara Pulau Palawan, di Filipina barat daya. Kepulauan ini memiliki perairan hijau toska nan bening, laguna sunyi, puluhan pantai, dan gua rahasia. 

    Dikelilingi oleh tebing batu kapur yang dramatis, Bacuit Bay adalah permata El Nido. Di sinilah Anda dapat menjelajahi laguna dengan kayak. Wisatawan menghabiskan hari-hari mereka dengan snorkeling dan menyelam, atau menjelajahi pantai-pantai terpencil dan tersembunyi di seluruh kepulauan.

    Banyak operator tur yang mengatur perjalanan berperahu penuh petualangan, lengkap dengan makan siang seafood bakar yang disajikan di kapal. 

    Warga bersembahyang bersama saat ritual Pekelem yang merupakan rangkaian dari Pembukaan Nusa Penida Festival 2019 di Pantai Banjar Nyuh, Nusa Penida, Klungkung, Bali, Ahad, 6 Oktober 2019. Festival ini digelar demi meningkatkan kunjungan wisatawan ke daerah tersebut. ANTARA/Fikri Yusuf

    Bali, Indonesia

    Bali memiliki panorama dan budaya yang indah, serta menjadi pusat yoga dunia. Bali hanya salah satu keindahan di antara 17.000-an pulau yang ada di Indonesia. Keindhannya memikat 5,6 juta pengunjung asing setiap tahun.

    Bahkan di tengah popularitasnya, pulau ini menghadirkan relaksasi dan religi sekaligus. Hal ini dapat dirasakan di seluruh wilayah - di tebing yang megah di Uluwatu, ombak yang tenang di Nusa Dua, klub pantai yang trendi di Seminyak dan sawah dan pura yang dramatis di Ubud.

    Bagi mereka yang menyukai petualangan, Bali memiliki Ngarai Buleleng dan berbagai spot yang belum terjelajahi. Usai bertualang, nikmati aneka minuman herbal, jus, hingga panggangan seafood di tepi pantai.

    Wisatawan menikmati keindahan komplek kuil Ta Prohm saat mengunjunginya di provinsi Siem Reap, Kamboja, 16 Maret 2019. REUTERS/Samrang Pring

    Siem Reap, Kamboja

    Lebih dari 2,5 juta wisatawan turun ke kota Siem Reap di Kamboja setiap tahun dengan tujuan yang sama: untuk melihat Angkor Wat. Berasal dari abad ke-12, kuil Khmer yang terdaftar sebagai situs warisan budaya UNESCO ini, memiliki kompleks Angkor Wat. Meskipun berupa candi, banyak yang menyebut Angkor Wat adalah kota.

    Arsitekturnya yang luar biasa menampilkan menara-menara yang berbeda, ukiran yang rumit dan koridor batu yang terasa sejuk di bawah permukaan tanah. Dan di dalam Taman Arkeologi Angkor, Anda juga akan menemukan dua kuil besar lainnya - Angkor Thom dan Kuil Bayon - semuanya dikelilingi oleh hutan lebat. 

    Bila masih penasaran, kunjungi Banteay Srei (dijuluki "Kuil Merah Muda" karena struktur batunya) atau Beng Mealea dari abad ke-12. Akar-akar pepohonan dan tumbuhan merambat, memeluk candi-candi itu menciptakan suasana yang menakutkan dan misterius.

    Hanoi memiliki kota tua berarsitektur Prancis, yang diramaikan motor yang menderu-deru. Foto: Christope Archambault/AFP/AFP/Getty Images

    Hanoi dan Phu Quoc, Vietnam

    Sebagai ibu kota Vietnam, Hanoi adalah pusat sejarah, budaya, dan nasionalisme. Untuk pelancong pertama kali, Old Quarter adalah tempat terbaik untuk memulai. Kota tua yang memiliki banyak koridor ini arsitektur kolonial Prancis, yang memiliki lanskap para pekerja kerasa, pajangan berbagai kerajinan tangan dan restoran. 

    Jalanannya riuh oleh sepeda motor, menciptakan kesenangan kecil. Setelah menyerap sejarah Hanoi, wisatawan dapat mengejar matahari ke Phu Quoc. Distrik ini terletak di lepas pantai Kamboja tetapi masih bagian dari Vietnam.

    Disebut-sebut sebagai pantai terindah di Asia Tenggara yang terpanjang di dunia. Apakah Anda ingin berlibur di Pulau Phu Quoc yang lebih maju atau Hon Xuong yang sangat terpencil: keduanya wisata pulau, snorkeling, menyelam, pantai berpasir, dan banyak lagi. 

    Kuil Putih dari abad ke-14 merupakan ikon Chiang Rai. Foto: Taylor Weidman/Getty Images AsiaPac/Getty Images

    Chiang Rai, Thailand

    Terletak di dekat Segitiga Emas (di pertemuan Thailand, Myanmar dan Laos) di Thailand utara, kota Chiang Rai sering dibayangi oleh tetangganya, Chiang Mai. Tetapi bagi mereka yang menghargai pemandangan alam yang alami dan gaya hidup yang lambat, Chiang Mai memang pas. 

    Di antara hal-hal menarik di sekitar kota, Kuil Biru dan Kuil Wat Phra Kaew dari abad ke-14 memamerkan arsitektur Lanna yang bersejarah. Sementara Wat Rong Khun (alias "Kuil Putih") yang fotogenik berfungsi sebagai pelengkap keindahan.

    Fasad putih menyilaukan ditutupi dengan cermin berkilauan, dibangun dengan cita rasa seni kontemporer. Chiang Rai juga menarik wisatawan untuk mencicipi makanan Thailand gaya utara, paling enak dinikmati di restoran dan pasar lokal. Sajian sosis babi panggang, khao soi (kari mie utara) dan gaeng hung lay (kari babi dengan jahe), menjadi hidangan khas Thailand bagian utara.

    Pemandangan kota Luang Prabang yang terlihat dari atas Gunung Phousi, di Kota tua Luang Prabang, Laos, 31 Juli 2016. Luang Prabang merupakan sebuah kota yang terletak di utara pusat Laos. REUTERS

    Luang Prabang, Laos

    Bekas ibukota Laos, Luang Prabang yang indah adalah rumah bagi kuil-kuil yang penuh warna dan pemandangan alam yang dramatis. Sulit untuk tidak jatuh cinta Luang Prabang. Dikelilingi oleh pegunungan, ibu kota kuno Kerajaan Lan Xang yang dilindungi UNESCO memberikan ketenangan jiwa.

    Anda dikelilingi oleh sungai-sungai keramat dan wihara emas, biarawan berjubah, dan meditasi sunyi - sebuah liburan ideal bagi mereka yang ingin melarikan diri dari kesibukan. Selain wisata religi, kuliner Laos tak kalah indahnya. Masakan Laos terkenal segar dan diambil dari bahan-bahan lokal.

    Hidangan yang paling populer termasuk laap ikan atau babi (mirip dengan salad daging pedas), khao jee pa-tay (sandwich gaya mi), paeng pet (daging bebek goreng pedas dicampur dengan darah, jeroan, dan bumbu), sosis dan dendeng kerbau.

    awur Agung Kesanga di Candi Prambanan Rabu, 6 Maret 2019 11:10 WIB Sejumlah umat Hindu melakukan pradaksina saat prosesi upacara Tawur Agung Kesanga 2019 di Candi Prambanan, Sleman, DI Yogyakarta, Rabu (6/3/2019). Prosesi Tawur Agung yag dihadiri oleh ribuan umat Hindu itu merupakan rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1941. ANTARA FOTO

    Yogyakarta, Indonesia

    Terletak di pulau Jawa, kota kuno ini dianggap sebagai ibu kota budaya Jawa, berkat pemandangan seni yang semarak, butik indie, ritual yang berakar dalam, dan situs-situs keagamaan. Di sinilah Anda akan menemukan dua situs arkeologi paling penting yang terdaftar di UNESCO: Prambanan dan candi Borobudur.

    Dibangun pada abad ke-9, Borobudur yang indah dikatakan sebagai candi Budha terbesar di dunia dan sangat megah saat matahari terbit. Sementara itu, Prambanan berbentuk menara berukir dan elemen arsitektur Hindu. 

    Sebagai tradisi lama, Prambanan menjadi tuan rumah pertunjukan sendratari Ramayana setiap malam - sebuah drama tari yang tak terlupakan yang menyentuh akar budaya Jawa - yang memperkaya sekaligus menghibur.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.