Bertandang ke Kastil Chateau, Rumah Ratusan Pesawat Tempur Tua

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Chteau de Savigny-ls-Beaune merupakan kastil milik Michel Pont, kolektor ratusan pesawat tempur. Foto: Arnaud 25/Atlas Obscura

    Chteau de Savigny-ls-Beaune merupakan kastil milik Michel Pont, kolektor ratusan pesawat tempur. Foto: Arnaud 25/Atlas Obscura

    TEMPO.CO, JakartaBurgundi bukan hanya terkenal anggurnya, tapi juga Chateau de Savigny-lès-Beaune. Chateau merupakan rumah pribadi, dengan lahan seluas 12 hektar. Menuju Chateau, wisatawan bisa menikmati jalan yang diapit jajaran pohon dan halaman rumput terawat. Lalu sungai yang membelah hutan dan padang rumput yang melintasi kastil. Benar-benar sebuah gambar di kartu pos.

    Namun, atraksi uatama justruk ketika Anda sampai di halaman Kastil Chateau de Savigny-lès-Beaune, ratusan pesawat tempur dipajang. Ini bukan seni instalasi tapi benar-benar jet tempur yang dikoleksi oleh mantan pilot dan pembalap Michel Pont. Ia mewarisi kastil Prancis yang sudah berusia berabad-abad. Pont juga seorang kolektor pesawat vintage.

    Dedikasinya untuk menyelamatan pesawat-pesawat itu memang tinggi. Bertahun-tahun ia gunakan untuk menyelamatkan pesawat-pesawat militer dari negara-negara di seluruh dunia -- sebagian untuk mencegah mereka dihancurkan. 

    Koleksi Michel Pont berasal dari berbagai negara, yang ingin memusnahkan pesawat tempur tua. Foto: Roland Turner/Atlas Obscura

    Nah, Kastil Chateau de Savigny-lès-Beaune Pont merupakan tempat yang sempurna untuk mengumpulkan koleksi peralatan militernya yang terus bertambah. Bahkan, saking banyaknya koleksi Pont, penduduk desa setempat yang melintasi sekitar kastil bakal melihat pesawat-pesawat itu “tumpah” di luar pagar.

    Di halaman Chateau de Savigny-lès-Beaune diparkir F-100F Super Sabre, F-16, MiG-21, dan bomber Prancis Dassault Super Mystère, hingga F-16. Pont, sekarang 87 tahun, pada Oktober 2019 diakui sebagai kolektor pesawat tempur pribadi terbesar di dunia. Pada hitungan terakhir, koleksi jet tempurnya berjumlah 110, terdaftar secara resmi oleh Guinness sebagai koleksi terbesar jet tempur.

    Tapi Chateau de Savigny-lès-Beaune tidak hanya rumah bagi pesawat tempur. Sembilan museum terpisah sekarang terletak di Château de Savigny-lès-Beaune. Pont membangun museum untuk melestarikan sejarah otomotif yang ia gemari.

    Selain helikopter Soviet dan hovercraft tahun 1970-an yang terparkir di halaman belakang, pengunjung dapat menjelajahi gudang yang penuh dengan truk pemadam kebakaran kuno, sebuah ruangan yang berisi lebih dari 200 sepeda motor antik, koleksi lebih dari 30 mobil balap Abarth, sekitar 2.500 model pesawat skala 1: 72 pesawat, dan sekitar 30 traktor untuk bekerja di kebun-kebun anggur. 

    Pont juga membangun sembilan museum lain untuk menyimpan koleksi mobil balap tuanya. Foto: Christope Finot/Atlas Obscura

    Chateau de Savigny-lès-Beaune sekarang menerima sekitar 40.000 pengunjung setiap tahun, sebuah fakta yang membuat Pont pria yang bahagia. Berbicara dengan Guinness, dia menjelaskan alasan di balik koleksinya dan kegembiraannya melihat orang lain tertarik.

    Katanya, ia menikmati menyelamatkan benda-benda yang tidak diinginkan orang lain lagi, “Jika saya tidak cukup gila untuk membeli pesawat ini, semua pesawat itu akan dipotong-potong dan dibuat menjadi batangan aluminium,” ujar Pont. Ia mengaku bahagia dengan koleksinya. Dan bersemangat ketika pengunjung juga senang.

    Bila ingin Anda di Prancis, mampirlah ke Kastil Chateau de Savigny-lès-Beaune terletak di Rue Général Leclerc, 21420 Savigny-lès-Beaune. Chateau buka setiap hari dari jam 9 pagi sampai tengah hari dan jam 2 siang sampai jam 5:30 sore. Pengunjung dikenai tariff 12 euro (sekitar US$ 13).

    Pont juga mengoleksi model pesawat dan berbagai benda bermesin di kastilnya. Foto: Christope Finot/Atlas Obscura


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.