Patiseri Jepang Lezat di Kota Kediri

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pistachio chocolate berbasis kacang-kacangan. Kue ini dijual Rp33.000 di toko Patisserie Achmad Aris Udagawa. TEMPO/Abdi Purmono

    Pistachio chocolate berbasis kacang-kacangan. Kue ini dijual Rp33.000 di toko Patisserie Achmad Aris Udagawa. TEMPO/Abdi Purmono

    TEMPO.CO, Malang - Jajanan kue Prancis bercita rasa Jepang secara umum enggak mudah didapatkan di Indonesia. Para penggemarnya biasa mendapatkan patiseri ini di kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Bandung.

    Namun, kini warga Jawa Timur, khususnya Kediri, bisa menikmati pasteri -- aneka pastri -- Prancis berstandar tinggi dengan cita rasa Jepang. Tepatnya di toko “Patisserie Achmad Aris Udagawa” yang beralamat di Jalan Panglima Sudirman 37, Kelurahan Ringin Anom, Kecamatan Kota. 
     
    Toko merangkap kafe itu didirikan Achmad Aris Chakim Badrut alias Aris Udagawa pada 2014 dan buka setiap hari kecuali hari Selasa mulai pukul 11 siang dan tutup jam delapan malam.  
     
    Para pembeli patiseri buatan Aris didominasi warga negara Jepang (sekitar 70 persen), serta 30 persen lagi campuran orang Eropa dan orang lokal. Kebanyakan pembeli berkebangsaan Jepang tinggal di Surabaya dan Malang, maupun mereka yang bekerja di kawasan industri di Sidoarjo dan Pasuruan. 
     
    Kebanyakan ekspatriat Eropa yang jadi pembeli berdomisili di Surabaya. Sedangkan pembeli lokal didominasi peranakan Cina di Kediri dan sekitarnya, serta instansi pemerintah di kabupaten dan kota Kediri. 
     
    Salah satu pembeli berkebangsaan Jepang tinggal di Kota Malang yang bernama Mako Sugegaya. Dia berasal dari Prefektur Shizuoka (Shizuoka-ken)—prefektur sederajat dengan provinsi. Mako mengatakan, kue buatan Aris Udagawa sudah memenuhi standar tinggi kesehatan dan selera orang Jepang. Dia beberapa kali membeli. Terakhir, dia memesan sekitar 13 menu patiseri pada Aris Udagawa.
     
    Japanese roll cake kecil Rp22.000 favorit konsumen Kediri dan orang Jepang di toko Patisserie Achmad Aris Udagawa. TEMPO/Abdi Purmono
     
    “Pemesannya bukan saya saja, tapi orang-orang Jepang yang ada di Malang dan juga orang Indonesia yang suka cake buatan Aris-san,” kata Mako, Senin, 7 Oktober 2019. 
     
    Mako sangat menggemari Japanese roll cake alias bolu gulung dan Japanese cheese cake. Umumnya orang Jepang sangat menyukai dua varian kue ini karena rasanya tidak terlalu manis dan teksturnya sangat lembut sehingga lumer di lidah. 
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?