Wisata Kuliner Kebun Kelapa Kopyor Ada di Pati Jawa Tengah

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi air kelapa. shutterstock.com

    Ilustrasi air kelapa. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Wisata kuliner biasanya dilakukan di restoran di destinasi wisata tertentu atau bisa juga di pusat perbelanjaan. Tapi wisata kuliner yang satu ini dilakukan langsung di kebun, tempat jenis kuliner itu ditanam.

    Namanya Wisata Kuliner Kelapa Kopyor di Desa Kenanti, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Pemilik wisata kuliner kelapa kopyor, Ismail mengatakan awalnya tidak berniat membuat destinasi wisata kuliner seperti sekarang.

    Semua bermula saat dia membeli sebidang tanah berukuran 600 meter persegi di pinggir pantai beberapa tahun lalu. "Saya mencoba menanam 50 pohon kelapa kopyor jenis pohon pendek dan akhirnya berbuah pada 2016," kata Ismail.

    Semula buah kelapa kopyor dari kebon Ismail itu diborong oleh distributor dari Semarang, Yogyakarta, Bandung, dan Surabaya. Seiring waktu, kebun kepala kopyornya kian populer dan mulai banyak orang datang untuk langsung menikmati kelapa kopyor di sana.


    Destinasi wisata kuliner di kebun kelapa kopyor milik Ismail di Desa Kenanti, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Foto: Krjogja.com

    Ismail tak kuasa menolak para pelancong yang datang untuk bisa langsung meneguk segarnya air kepala kopyor di kebunnya. "Sekarang kelapa kopyornya biasanya habis oleh wisatawan," kata Ismail. Biasanya mereka datang dari Jepara, Rembang, Kudus, Grobogan, dan Pati.

    Untuk menambah kepuasan pengunjung, Ismail juga berbagi pengetahuan bagaimana menanam dan merawat kelapa kopyor. Destinasi wisata kuliner kebun kelapa kopyor ini menjadi alternatif bagi wisatawan karena umumnya masyarakat di daerah itu menyediakan pemancingan.

    TERAS.ID | KRJOGJA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.